Gombal + Didats. Sebuah Kolaborasi
MAUNYA SIH DESAIN YANG SIMPEL DAN BERSIH. GARING, KATA YANG TAK SUKA. :)
TAMPAKNYA inilah desain blog yang paling lama rampungnya. Kenapa? Baik pemesan – tepatnya: pemohon pertolongan – maupun sang desainer terjangkit penyakit yang sama. Disela oleh pekerjaan. Sibuk dengan blog masing-masing. Asyik dengan urusan pribadi. Lalu lupa. Dan, ehm, sempat malas.
Kadang saya sampai di-SMS oleh Didats untuk melihat dummy. Lain waktu saya yang meninggali Didats catatan di dummy, bila perlu dengan gambar-gambar lucu.
Yah, pokoknya sesempatnya untuk domain sendiri ini. Tapi kadang disempat-sempatkan. Lantas berapa lama waktu pemesanan hingga online-nya blog ini? Hampir empat bulan. Itu pun disela pesan dari Didats, “Kapan nih online?”
Bagaimana dengan gambar-gambar lucu itu? Biarlah Didats yang menunjukkannya kepada Anda. Adapun gambar dari saya, cukup bidikan layar dari tampilan lama web ini (index.html). Sebagian dari Anda sudah tahu, dan untunglah cuma mesem (lalu meledek via SMS), bukan menyebarkannya via blog masing-masing.
Dari sejumlah alternatif dan bongkar pasang, inilah desain yang paling cocok di hati saya.
Bagaimana dengan hati sang desainer? Entahlah. Tampaknya dia mengalah, sebagai anak muda kepada orang tua. Daripada direcoki melulu lebih baik menyerah, supaya bisa mengerjakan desain lain yang sesuai standar diri. Begitulah kira-kira suara batinnya.
Terima kasih, Nak Didats! Selamat memanen pesanan secara prodeo atawa rodi. Tapi ingat, mengurusi klien yang sok tahu dan banyak mau itu lebih melelahkan daripada mendesain. :D
13 Responses to Gombal + Didats. Sebuah Kolaborasi
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Etalase yang tak Sopan May 16, 2012Etalase ini memuat ketidaksopanan. Pokoknya bertentangan dengan ketimuran. Berseberangan dengan moral dan kebudayaan bangsa Indonesia. Tidak layak dipertontonkan kepada khalayak ramai maupun sepi. Misalnya seorang perempuan mencengkeram d... […]postyorous menerous »»»
- Etalase yang tak Sopan May 16, 2012
Cicitcuit!- RT @cho_ro: Bagi pencemburu berat, kecemburuan itu soal eksistensial: "aku cemburu maka aku ada". ~ @PamanTyo May 16, 2012 AmmaRahmawati (Rahmawati)
- RT @cho_ro: Bagi pencemburu berat, kecemburuan itu soal eksistensial: "aku cemburu maka aku ada". ~ @PamanTyo May 16, 2012 alienized (Simply A to the L)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Work Smart, Play Hard, Highly Paid
May 26, 2008 by AntyoAPA SIH YANG KITA CARI DARI PEKERJAAN?
Stiker jip itu membuat saya tersenyum. Misalkan betul begitu kenyataannya, saya pun tak akan dengki. “Work sucks! I’m going paragliding.” Nyaman betul. Bersyukurlah.
Saya teringat para pendaki, perambah rimba, pengarung air deras, dan penyusur gua yang membuat perusahaan wisata petualangan dan pelatihan luar ruang. Hobi bisa jadi [...]
Recent Comments
dihas» semuanya akan mempertanggungjawabk an di mata Tuhan… itu juga kalau Tuhan tdk sedang tidur dan mogok bicara….
danparjo» aku duda 38 tnpa anak…krj ngajar musik…. aku cri janda to serius nikah bkn main main….umur 33-45..suku bebas
Totot» Buat saya tidak sulit. Dalam sejarah peradaban manusia, radikalisme selalu ada di semua tempat dan di setiap zaman. Jika tersedia ruang, mereka juga selalu menjadi ofensif. Menurut saya ini bukan persoalan FPI. Jika Sodara rajin mengikuti Metro Malam, setiap hari sedikitnya ada lima...
Judhianto» Yang lebih sulit adalah memahami Polri dan Pak Beye. Lha sudah jelas melanggar hukum kok dibiarkan, malah kesannya malah merestui kelompok psikopat itu. Jangan-jangan si Rizieq bakal punya kantor sendiri di Mabes Polri untuk memudahkan koordinasi?
hedi» Tuhan memelihara perbedaan di muka bumi selama jutaan tahun. Jangan coba-coba menyatukan perbedaan itu. Akan sia-sia. Demikian kata seorang bijak suatu waktu :D
Recent Trackbacks
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





Salam kenal, Paman Tyo.
Waawww keren :)
Memang simpel.
Memang bersih.
Nasionalis lagi (menurut saya setelah lihat merah putihnya).
[...] Tapi khusus soal tampilan, saya tidak bisa melupakan Didats. Inilah desain kolaboratif. Saya puas, semoga begitu pula Didats. [...]
hahaha.. kalau mas tyo telat sedikit minta tolong mendesain blog, bisa2 di charge mahal tuh.. secara didats sudah mulai money oriented unt sesama teman..
Akhirnya perburuan saya berakhir sudah, ada foto paman Tyo diblog saya..
hmmm, another great work from didats. i love it!
btw, kenapa jadi paman tyo?? bung kere kemplu dikemanakan? krisis identitas mas? hehehe…
Akhirnya… Selamat pindahan, Paman.
met pindahan pak, lebih semangat nih :) wass
ckckckck! desainer handal rupanya Didats ini ^–^
dibalik gombal.blogdrive.com!
Dan akhirnya pakde itu pun menyeruak kepermukaan. Setelah sekian lama bersembunyi dibalik anonimitas gambar pak tua berkacamata..
Selamat datang pak kemplu, pak kere, mister kere. Bukalah blognya yang baru, yang tanpa malu-malu.
di sini ternyata rumah baru yang dinanti-nanti itu toh. sederhana tapi sarat makna. ditunggu MAKAN-MAKAN!™ -nya. :)
*update link*
Wah, tampaknya desain ini berbeda jauh dibanding desain yang bocorannya sempat beredar dari email ke email. (Ups… keprucut ngomong….)..
Didats memang hebad, kok…