Jenggot Rp 2.000 dan Cukur Kilat
TAK SEMUA YANG SERBACEPAT ITU MENARIK.

“Cukur jenggot Rp 2.000.” Saya dan anak saya tertawa membaca itu. Dipasang di sudut cermin lebar kios pangkas dekat rumah, tulisan itu sungguh lucu bagi anak perempuan kecil. Mereka belum paham dunia pria: kumis-cambang-jenggot kadang tak bisa dibereskan sendiri.
Kalaupun bisa, pria kadang kurang waktu. Di kantor lama, dulu, saya sering mendapati wastafel toilet pria berisi rontokan bulu kaku yang pendek. Rupanya di rumah tak ada waktu.
Cukur-mencukur, pangkas-memangkas, potong-memotong rambut, memang bukan soal gampang. Untuk pria saja susah apalagi wanita. Maka ketika Day, anak saya, tanya apakah saya ada waktu untuk mengantarnya ke salon, saya menawari pangkas kilat sepuluh menit, waralaba dari Jepang yang menarik ongkos Rp 20.000 tanpa tip.
“Uh! Bapak yang botak aja nggak mau ke sana lagi, apalagi aku,” ujarnya dengan sok bersungut lalu disusul tawa bersama adiknya. Tentu seperti biasanya dia akhirnya memilih memotongkan rambut di sebelah 10 Minute Haircut.
Sepuluh menit bagi orang kota besar (sok) sibuk, yang mendapatkan tempat parkir sehat di gedung yang salah, setara dengan jalan kaki menuju titik tujuan. Apa, sehat? Semakin jauh kendaraan terparkir berarti kakinya semakin banyak melangkah.
Untuk makanan sudah ada kedai siap saji. Untuk cukur juga ada. Tapi semuanya terpulang kepada kecocokan. Waktu bukan segalanya.
Untuk makanan siap saji dan siap santap, kalau tak cocok di lidah bisa ditinggal di tengah penyantapan, lantas pindah ke kedai lain. Lha kalau cukur dan potong rambut?
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Etalase yang tak Sopan May 16, 2012Etalase ini memuat ketidaksopanan. Pokoknya bertentangan dengan ketimuran. Berseberangan dengan moral dan kebudayaan bangsa Indonesia. Tidak layak dipertontonkan kepada khalayak ramai maupun sepi. Misalnya seorang perempuan mencengkeram d... […]postyorous menerous »»»
- Etalase yang tak Sopan May 16, 2012
Cicitcuit!- RT @cho_ro: Bagi pencemburu berat, kecemburuan itu soal eksistensial: "aku cemburu maka aku ada". ~ @PamanTyo May 16, 2012 AmmaRahmawati (Rahmawati)
- RT @cho_ro: Bagi pencemburu berat, kecemburuan itu soal eksistensial: "aku cemburu maka aku ada". ~ @PamanTyo May 16, 2012 alienized (Simply A to the L)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Buah Tangan dari Kebun Sendiri
February 14, 2009 by AntyoJUSTRU MEWAH KARENA DARI RUMAH.
Coba ingat, kapankah terakhir kali Anda mendapatkan (maupun memberikan) buah yang dipetik dari pohon pemilik. Tadi? Kemarin? Tahun lalu? Sepuluh tahun silam? Atau jangan-jangan Anda lupa. Bisa jadi itu malah tak penting — emangnya napa, gitu kan?
Baiklah. Mungkin memang tak penting. Tapi bagi saya penting. Kemarin siang, di [...]
Recent Comments
dihas» semuanya akan mempertanggungjawabk an di mata Tuhan… itu juga kalau Tuhan tdk sedang tidur dan mogok bicara….
danparjo» aku duda 38 tnpa anak…krj ngajar musik…. aku cri janda to serius nikah bkn main main….umur 33-45..suku bebas
Totot» Buat saya tidak sulit. Dalam sejarah peradaban manusia, radikalisme selalu ada di semua tempat dan di setiap zaman. Jika tersedia ruang, mereka juga selalu menjadi ofensif. Menurut saya ini bukan persoalan FPI. Jika Sodara rajin mengikuti Metro Malam, setiap hari sedikitnya ada lima...
Judhianto» Yang lebih sulit adalah memahami Polri dan Pak Beye. Lha sudah jelas melanggar hukum kok dibiarkan, malah kesannya malah merestui kelompok psikopat itu. Jangan-jangan si Rizieq bakal punya kantor sendiri di Mabes Polri untuk memudahkan koordinasi?
hedi» Tuhan memelihara perbedaan di muka bumi selama jutaan tahun. Jangan coba-coba menyatukan perbedaan itu. Akan sia-sia. Demikian kata seorang bijak suatu waktu :D
Recent Trackbacks
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





Wah, kalo gak bisa bhs Jepang, disini gak bisa motong rambut di 10-minute hair cut shop. Soale, ngertiin bhs tarzan-nya aja udah makan waktu lebih dari 10 menit hehehe…
gak enak. enakan sama kang cecep di deket rumah. 15.000 cukur plus pijet. uenaaak!!
Wah, kalo cuma lima menit, saya tak sempat tidur dong! Soalnya kalo saya cukur mesti tertidur walau tak lelap!! hee..hee….
kena penalti ga ya kalo lebih dari 10 menit?
kalo kata temen sih,
“prefer a good work than a fast work.”
ngeri juga kalo nyukur 10 menit.
takut kecepetan, salah motong.
ada timernya gak tuh?
kalau-kalau ngerjainnya lebih dari 10 menit? :D
nah, begini donk…. ringan, renyah, dan asyik
nyukur jenggor bayar 2000 ? emang jenggot bagian mana sih yg sulit dicukur ?
wah, wonten soeroboyo kadhosipun dhereng wonten :)
namung cukur rambut ingkang kathah, yen jenggot meniko kulo inggih bingung … hahahaha… kale ewuh rupiah, awis nggih …,
ija, ik baroe ‘ngeh’ djikalaw ada belahan pantat njemboel di itoe depan toekang tjoekoer …..brangkali mahoe itoe tjoekoer ramboet iang ada di dia orang poenja pangtie ? :P
[...] Warung pangkas dekat rumah Pak Gombal masang tarif untuk cukur jenggot dengan patokan harga 2000 rupiah. Mau bilang murah? Tapi yang jelas bandrolnya sudah tetap. Dan distruk pasti tertera. Aku lebih senang yang beginian, dibandingkan kejadian malam tadi. [...]
Wah…klo suami seneng cukur ABCD (Abri Bukan Cepak Doang) udh mulai botak sih…biar nggak keliatan, babat abis aja…
Wah, jadi inget pengen cukur rambut nih…
ada jodoh siap saji ngga gan? saya butuh nih…
eh itu yang pake baju pink k*lornya keliatan…
sampai saat ini masih membiarkan JJR *Jambang Jenggot Rambut* tumbuh liar :D
masih setia dengan “barber shop” enam ribuan di dekat rumah… :)
Wah? si Day ngajak ke salon? Bukannya tu anak tomboy?
haa..yang beginian sampe antri di singapur sini..
lha kalo potongannya seperti saya yang bablas satu senti, di manapun rasanya cocok…
kalo soal potong rambut, emang cocok-cocokan, Oom… Saya yg cemen, selalu kena protes, nggak cuman bokin, tapi juga para saudari dan juga nyokap… weleh… eh… tapi nyokap tahu, kalo potong di Meruya, katanya bagus, pas, sama saya yg culun,…Nyokap nggak tahu, tuh, Oom, kalau tukang cukurnya, TURBO (maaf)… saya berpikir, kenapa dia yg TUBO (maaf) bisa ngepasin model buat saya? mungkin, karena TURBO (maaf)… doski jadi memindahkan khayal rambut idamannya lewat potongannya yg apik di rambut saya…entahlah?!?
lebi bae koweorang ka itoe toekang tjoekoer barbaar van garoet boeng, toedjoe goelden pluus itoe pidjit sakmodhare…..genah mantebh !
Saya selalu dicukur istri. Bayarannya kartu ATM dan kadang pake dikeplaki. Susah memang ganti tukang cukur.
cukur kilat, langsung gosong!
cukur kilat..?? bar cukur disamber mbledhek..??
*piktor mode on*
apalagi kalo peltu alias nempel langsung metu..
hihihihihii..
langsung ke ON clinic aja..
–budiw