Kamar untuk Mbak Sri
SEBUAH PESAN DAGANG YANG SANGAT INDONESIA…
Iklan yang cerdas, sederhana, sangat mengindonesia. Rumah idaman adalah rumah dengan satu kamar untuk setiap penghuni (suami + istri dianggap satu, ya).
Ah, nggak ada yang baru. Semua orang juga tahu kan? Justru di situ kesederhanaannya: terukur dan mudah dibayangkan (tapi sulit untuk mewujudkannya).
Lantas di mana mengindonesianya? Baiklah, saya ralat. Saya sebut saja menjakarta dan menjawa. Ada kamar untuk pembantu. Lihat iklan. Tak perlu denah atau aksonometri. Cukup gantungan kunci. Keluarga menengah di Indonesia, seperti juga di beberapa negara tetangga, masih sanggup mempekerjakan pembantu dan pengasuh bayi. Dan nama pembantu itu, sungguh generik, adalah Mbak Sri. Artinya Jawa.
Saya belum tahu statistiknya, tapi saya andaikan mayoritas pembantu di Jabotabek dan tentu saja di Jawa Tengah dan Jawa Timur, juga DIY, adalah orang Jawa.
Saya bukan pengamat maupun pakar iklan. Sama seperti umumnya konsumen, saya menyerap iklan sesuai bingkai di benak dan hati. Bahwa serapan dan pengenalan saya ternyata meleset, maka masalahnya ada pada perumus pesan.

Maka ketika saya menyebut sebuah iklan sangat mengindonesia, dasarnya adalah pengandaian saya yang seringkali tak butuh bukti karena saya malas membuktikan.
Salah satu pengandaian saya tentang iklan yang mengindonesia adalah jika orang asing nggak paham. Kamar pembantu, Mbak Sri pula, tak segera dipahami oleh ekspatriat anyar nan lugu.
Hal serupa berlaku untuk adegan iklan TV Pepsodent, dulu sekali, yang membuang gigi tanggal ke genting. Sangat lokal, cerdas, dan mengena (haha, tradisi ini sudah luntur ding). Bule yang sudah lancar berbahasa Indonesia pun belum tentu paham di mana lucunya.
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Etalase yang tak Sopan May 16, 2012Etalase ini memuat ketidaksopanan. Pokoknya bertentangan dengan ketimuran. Berseberangan dengan moral dan kebudayaan bangsa Indonesia. Tidak layak dipertontonkan kepada khalayak ramai maupun sepi. Misalnya seorang perempuan mencengkeram d... […]postyorous menerous »»»
- Etalase yang tak Sopan May 16, 2012
Cicitcuit!- RT @cho_ro: Bagi pencemburu berat, kecemburuan itu soal eksistensial: "aku cemburu maka aku ada". ~ @PamanTyo May 16, 2012 AmmaRahmawati (Rahmawati)
- RT @cho_ro: Bagi pencemburu berat, kecemburuan itu soal eksistensial: "aku cemburu maka aku ada". ~ @PamanTyo May 16, 2012 alienized (Simply A to the L)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Maju (tak) Lancar Membelah Kota
March 19, 2010 by AntyoSECARA BERTAHAP POTRET KITA BERUBAH.
Tangan saya bisa menyentuh bodi bus Maju Lancar di samping kanan. Sangat mepet untuk kerapatan antarmobil. Tak menyisakan celah, baik bagi pengasong, penyeberang, apalagi sepeda motor. Asap knalpot menjadi konsumsi bersama. Jangan heran jika bungkus permen asongan pun berjelaga, terlekati arang berminyak.
Sepanjang sekitar enam kilometer saya merambati jalanan [...]
Recent Comments
dihas» semuanya akan mempertanggungjawabk an di mata Tuhan… itu juga kalau Tuhan tdk sedang tidur dan mogok bicara….
danparjo» aku duda 38 tnpa anak…krj ngajar musik…. aku cri janda to serius nikah bkn main main….umur 33-45..suku bebas
Totot» Buat saya tidak sulit. Dalam sejarah peradaban manusia, radikalisme selalu ada di semua tempat dan di setiap zaman. Jika tersedia ruang, mereka juga selalu menjadi ofensif. Menurut saya ini bukan persoalan FPI. Jika Sodara rajin mengikuti Metro Malam, setiap hari sedikitnya ada lima...
Judhianto» Yang lebih sulit adalah memahami Polri dan Pak Beye. Lha sudah jelas melanggar hukum kok dibiarkan, malah kesannya malah merestui kelompok psikopat itu. Jangan-jangan si Rizieq bakal punya kantor sendiri di Mabes Polri untuk memudahkan koordinasi?
hedi» Tuhan memelihara perbedaan di muka bumi selama jutaan tahun. Jangan coba-coba menyatukan perbedaan itu. Akan sia-sia. Demikian kata seorang bijak suatu waktu :D
Recent Trackbacks
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





sip
top_Ex recently posted..BLOG PENDIDIKAN: Formasi CPNS 2012
Sri, nama populer khususnya di kalangan orang jawa. sampai ada lagunya: “Sri … kapan kowe bali… (Sri kapan kamu pulang)”.