Bolam Disegel, Remote Controller Dirantai
CERITA DARI SEBUAH HOTEL DI JAKARTA…

Saklar saya tekan. Tapi salah satu lampu pengapit ranjang tetap padam. Maka saya pun melongok kap lampu. Aha! Tampaklah segel timah seperti dipakai orang PLN. Betul, hotel ini menyegel bolam-bolam yang terkungkung kap lampu. Yah, harga bolam hemat energi cap Philips atau Megaman kan di atas Rp 20.000.
Lengkap sudah pengamanan mereka. Remote controller dirantai pada meja pengapit ranjang. Bolam di atasnya disegel. Uh, dunia ini memang tidak aman dari para klepto.
Nana mungkin lebih tahu, apakah di hotel mahal juga ada kemungkinan properti kamar ikut check out — dari asbak sampai handuk. Andaikan kulkas bisa dilipat, mungkin juga akan ikut check out.
Hmmm, colong-mencolong. Seorang kepala keamanan rumah sakit mahal di Jakarta pernah bercerita kepada saya, dia pernah menangkap pria perlente yang mencopoti bolam toilet.
Kisah lain? Di sebuah kantor mentereng, satpam memergoki ransel seorang karyawan berisi tabung pemadam kebakaran. Barang serupa juga pernah raib di sebuah apartemen, diambil oleh anak ekspat penghuni kondo.
Rasa memiliki. Rasa menguasai. Mungkin kedua hal itu memang berbeda, terutama jika menyangkut barang milik pihak lain — termasuk penutup got.

38 Responses to Bolam Disegel, Remote Controller Dirantai
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012Ada saja cara membangun suasana spasial kedai agar tetamu mendapatkan kesan mendalam. Misalnya ala modiste, dengan mesin jahit dan baju baru terpajang. Lho, bukannya kalau kita bertandang dan makan di tempat tetangga atau saudara yang pe... Continue reading → […]postyorous menerous »»»
- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012
Cicitcuit!- @kelakuan mana urlnya? /@PamanTyo May 22, 2012 snydez (snydez)
- pagi2 buka blog sendiri dan ngeliat @PamanTyo nge-like dan komentar di sana itu mendatangkan kegembiraan :D May 22, 2012 kelakuan (arya p)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Kasih Ortu Sepanjang Jalan
January 14, 2008 by AntyoBOCAH DAN KENDARAAN RODA DUA.
Dari spion kiri saya tampaklah bebek yang tenang melaju. Si bocah yang duduk di depan terkantuk-kantuk dibuai angin. Bagaimana kalau dia terjatuh, padahal kedua tangan pengendara motor memegang setang?
Oh, dia tidak akan terjatuh. Selendang batik pesisiran bermotif Cina akan menjaganya. Bulevar Pondok Indah, Jakarta Selatan, mereka susuri dengan [...]
Recent Comments
MY.O.Bz» ayo kunjungi situs kami yg akan memberi segala informasi yg anda butuhkan.. blog terdasyat di tahun 2012… yg paling penting akan diajarkan bagaimana mencari uang dengan blogspot secara GRATIS!! sekali lagi GRATIS!! kunjungi dan buktikan situs kami.. anda bisa mencotoh bagaimana...
obat alami jantung» bagus sekali artikelnya pak , semoga artikelnya bermanfaat bagi semua orang dan berguna :) sukses selalu iyah pak .
motorselow» wah memang mereka kepalanya sudah dari batu. gitu juga hatinya. ngatasin nya ya dengan air dari kehangatan kita
Cara Bisnis Pulsa» Kusimpan buat nambah pegetahuan..
jimmy» bagus sekali artikelnya, thx
Recent Trackbacks
- agcgoblog.info: Mainan Jadul,Perahu Kaleng Othok-othok
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





[...] Itu sama mengesalkannya dengan renungan saya: sungguh sebuah negeri yang menyedihkan, ketika bolam, tutup parit, dan tangga bisa diuangkan untuk makan. [...]
pernah di hotel lain rante remotnya kayaknya dari rante kaleng biskuit regal!!!
mungkin untuk diamankan sementara waktu di rumahnya.
Gue pernah ngembat cangkir di dunkin donat( yang bentuknya gemuk itu ), tapi umurnya gak lama, jatuh langsung pecah …. dasar gak halal.
hmmmmmmmm gue pernah ngembat apa ya… ah opaling sendal doank.. cuma gue n teman2 pernah ngembat asbak pizza hut…. kriminil bangetttt
pengakuan dosa: nginep di puncak ngembat piring cantik; di kemang ngembat sandal&handuk. tp yg parah pas ada seminar di pusdai (jaman kuliah) byk bgt mahswa yg ambil kenang2an dr cattering (cangkir, mangkuk, piring, sendok) wuakakakk abis lucu2 sih (halah alesan). Hayo siapa yg alumni ilmu tanah yg ngembat di pusdai???
kalo ngambil bolam lamu ato remot, asli sumpah gak kepikiran. kalo asbak mungkin iya.. :)
Believe it or not, saya pernah ditawari boks telepon sama orang mabok.
Itu tuh boks telepon warna biru yang biasa dipasang dengan tiang. Lengkap dengan teleponnya. Ditawari cuma 100 ribu.. gileee..
tau deh, pamanku, kesel banget dengan segala sesuatu yang dirantai, rasanya kayak dicap maling. tapi, kadang salut juga ama yang jagoan bikin barang2 terkunci tapi tidak tampak digembok. itu namanya desain yang pintar
hotel apa sih bos ? :D
Semua itu untuk mengantisipasi moral orang Indonesiah yang suka maling!
pelayan hotelnya (yg cewek) dirantai disitu juga gak paman? :D … maksudnya biar simbah lepasin… :P
kuwi jenenge melu Handarbeni
terus Hangayomi
di akhiri Hangrungkepi