DARI MEMIKAT LAWAN JENIS SAMPAI IKAN.

Sekian lama saya terkungkung oleh persepsi bahwa yang namanya dukun sakti itu tinggal di tempat terpencil, tidak butuh uang (karena punya pekerjaan utama), dan tidak haus publisitas.
Saya belum pernah mencobanya sih, tapi pernah saya bayangkan untuk mencapai tempatnya harus bertanya berulangkali. Bahkan mungkin akan bertemu ular di jalan setapak dan dicegat penyamun di tikungan bertebing.

Ternyata tak serumit itu. Sekarang makin rajin saja para dukun beriklan. Infonya lengkap: jenis layanan, alamat, ancar-ancar, dan nomor telepon.
Tak lama lagi mereka mungkin akan mencantumkan koordinat agar pemilik GPS tak tersesat. Atau setidaknya mereka menunjukkan posisinya menurut Google Maps.

Lebih bagus kalau mereka mengintegrasikan semua info itu ke dalam blog masing-masing. Bila perlu galeri fotonya memampangkan perolehan duniawi: mobil mewah, rumah bagus. Oh ya, ada lagi: foto bersama seleb cantik.
Profesi lain, yang dikungkung oleh etika profesi, tak semuanya berani beriklan terang-terangan.
2mg bar overnight xanaxstatistics 2000 daily cheap feb viagraxanax paxil adhdand viagra amlodipine2mg online no needed prescription xanaxviagra 2buy levitra onlinexanax mix ambienviagra levitra 2buy Map







cialis | 12 02 2007 @ 15.08.17
cialis…
news…
foradil | 03 02 2007 @ 20.32.08
foradil…
news…
The Susiloadhy’s Log » Blog Archive » Polisi dan Paranormal | 29 10 2006 @ 10.27.12
[...] Tak bisa dipungkiri, image paranormal, dukun, dan sejenisnya masih sangat kental di negeri ini. Dari yang ingin cepat kaya, minta jodoh , sembuhkan penyakit, ingin tahu masa depan, sampai santet (voodoo). Bahkan di film bertema teknologi seperti the Matrix pun menggambarkan betapa kuatnya peran seorang paranormal di dalamnya. [...]
masrebo | 20 10 2006 @ 7.13.35
Walah saya malah punya pengalaman gak enak waktu pasang susuk besi (untuk kekuatan), pernah hampir dibawa ke kantor polisi karena dicurigai membawa senjata ketika melalui pengecekan alat pendeteksi di Bandara, Hehehe….?????
sOnniE | 19 10 2006 @ 16.55.55
ya ampun..bahasane iklane ra nguati..hihihihi
topan | 06 10 2006 @ 7.43.13
Penghasilan mereka bener2 fantastis loh boss. Tetangga gw waktu bisa nyembuhin pasiennya dihadiahin Mobil sedan gress.Ada yg memberi 100 jt karena burungnya bisa ngoceh lagi.
Sumprit itu beneran.Piye jal..?
siberia | 06 10 2006 @ 7.14.50
mereka kira2 dari padepokan mana ya? :P *ingat cerita silat*
doel | 05 10 2006 @ 22.30.18
Pengobatan alternatif jg banyak, paman. Bahakn ada yg beriklan bisa mengobati segala macam penyakit. Lah, kasihan dokter dong lahannya diambil..
kunderemp | 05 10 2006 @ 21.24.17
Tertarik ama Ki Sabdo Kencono nih.. Abis putus hari Sabtu kemarin.. :P
golda | 05 10 2006 @ 19.58.11
koq aku ngga tertarik yah?
pancaradis | 05 10 2006 @ 19.29.09
He he he he… sangat bhuaaanyaaak sekali yang pasang iklan tuh Paman…! coba aja iseng-iseng baca majalah misteri… lebih banyak iklan daripada isinya… dan itu dari…
Anang | 05 10 2006 @ 19.14.20
hehe… ini bagian dari marketing….
pepeng | 05 10 2006 @ 16.36.09
dukun juga manusia..butuh publikasi…!!!
Ben | 05 10 2006 @ 14.57.38
jadi didats juga adalah dukun? dukun css :))
atta | 05 10 2006 @ 14.54.44
mmm…
anu
saya …
mau pasang iklan diri
*berbicara malumalu di depan staf bagian iklan, berharap dapat space di klasika esok hari* -halah-
joko | 05 10 2006 @ 13.40.04
wah kalo cuma urusan melet aja gampang, ndak usah kedukun. sini tak ajari. klik YM (login) cari lawan chating, IM dia. ketikan “:P” (titik dua diikuti huruf “P”) kemudian enter. kamu bakalan meleti dia deh
didats | 05 10 2006 @ 13.10.39
pakde kapan pasang iklan? :D
—–
kan sudah punya blog? pakai konsultan teknis ahli gendam css pula. :D
[tyo]
Andry | 05 10 2006 @ 12.58.23
Yang jelas tidak beriklan seperti ini di Koran Tempo atau Kompas kali ya.
Bisa salah audience ;)
PosKota?
april | 05 10 2006 @ 12.47.27
Wah itu dukun ada yg terima bongkar pasang susuk sgala ik! tp jenis susuk sate koq ga ada ya?
wku | 05 10 2006 @ 11.51.25
jadi curiga nih, sekarang banyak cinta yang enggak murni lagi. kasihan para buaya darat yang selama ini mengandalkan mulut, tampang dan harta untuk memikat lawan jenis. bisa-bisa kalah sama kaisar cinta pawang asmara:)
alamak! | 05 10 2006 @ 11.31.59
perlu dibikinin paranormBlog.com
buat nampung iklan mereka..
Deny | 05 10 2006 @ 11.14.44
peluang kayanya nih..
mbikinin blog untuk para dukun.
tolong diperluas gemanya, om.
supaya para dukun sadar akan manfaat blog.
Irwin | 05 10 2006 @ 11.12.08
Bengkel M&M, memperbaiki Motor dan Manusia ;)
windede | 05 10 2006 @ 10.46.08
gimana kalo paman beriklan juga di koran…
#blogombal | catatan ringan angin-anginan | terbit setiap sempat dan ingat, tanpa mengenal tenggat…#
saya yakin, bayak yang bakal pasang banner di blog ini hihihi :p
—-
yup! saya mau pasang iklan di radar banjarmasin. ada diskon nggak? :D
[tyo]
luwak | 05 10 2006 @ 9.44.41
kayaknya di jakarta timur banyak bener yg praktik gini yak?
jadi inget pawang luwak.. hihih =’.'=
b0wo | 05 10 2006 @ 9.37.55
gendam…well bahasa ilmiahnya hypnosis…berdasarkan yg pernah gw ikuti, hypnosis itu hanya bisa terjadi dua arah..(yg menghipbotis dan yg di hipnotis), artinya walau kita piawai menghipnotis tapi harus pilih2 lawan juga…(secara statistik 10% orang sulit di hipnotis, 15% mudah, dan sisanya rata2..), dan dari sisi penghipnotis…gak ada unsur “klenik” sedikitpun… murni fenomena mental
Mbah Dipo | 05 10 2006 @ 9.26.59
Mbah Dipo, ilmunya tidak diperjualbelikan… :P
josephine | 05 10 2006 @ 9.21.33
kenapa sih nama dukun itu harus bernuansa jawa, apa dr suku laen ga ada perguruan perdukunan. emang jaman dag makin maju pk dhe, liat aja titelnya yg dah mengalami kemajuan juga, ada yg make master of; pakar (pakar??? ups ada yg ngrasa kesaing ga ya..hai T..ah ga jadi ah lg puasa)
bahtiar | 05 10 2006 @ 9.12.32
akhirnya … semua propesi ga bisa idup tanpa iklan … :)