Pakai www
INI ZAMAN INTERNET, BUNG!

Saya tak tahu apakah papan nama badan pemerintah lainnya, termasuk kantor kelurahan, juga mencantumkan URL dan alamat e-mail. Mungkin ada yang nanya, “Emang seberapa perlu dan ngaruh?” Embuh. Sumangga Pak Lurah, kapan panjenengan mengurus domain?

21 Responses to Pakai www
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Etalase yang tak Sopan May 16, 2012Etalase ini memuat ketidaksopanan. Pokoknya bertentangan dengan ketimuran. Berseberangan dengan moral dan kebudayaan bangsa Indonesia. Tidak layak dipertontonkan kepada khalayak ramai maupun sepi. Misalnya seorang perempuan mencengkeram d... […]postyorous menerous »»»
- Etalase yang tak Sopan May 16, 2012
Cicitcuit!- RT @cho_ro: Bagi pencemburu berat, kecemburuan itu soal eksistensial: "aku cemburu maka aku ada". ~ @PamanTyo May 16, 2012 AmmaRahmawati (Rahmawati)
- RT @cho_ro: Bagi pencemburu berat, kecemburuan itu soal eksistensial: "aku cemburu maka aku ada". ~ @PamanTyo May 16, 2012 alienized (Simply A to the L)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Kisah Dua Keluarga Kretek
April 7, 2012 by AntyoASMARA, KECEMBURUAN, PERSETERUAN BISNIS, DAN PENEBUSAN DOSA.
Di tengah perseteruan kaum protembakau dan antitembakau, yang juga sampai ke media sosial, muncullah Gadis Kretek. Itulah novel karya Ratih Kumala yang diluncurkan awal tahun ini.
Membaca novel ini pembaca akan disinggungkan dengan romantisisme industri kretek: sesuatu yang mengindonesia karena unsur cengkeh dan saus, beserta [...]
Recent Comments
dihas» semuanya akan mempertanggungjawabk an di mata Tuhan… itu juga kalau Tuhan tdk sedang tidur dan mogok bicara….
danparjo» aku duda 38 tnpa anak…krj ngajar musik…. aku cri janda to serius nikah bkn main main….umur 33-45..suku bebas
Totot» Buat saya tidak sulit. Dalam sejarah peradaban manusia, radikalisme selalu ada di semua tempat dan di setiap zaman. Jika tersedia ruang, mereka juga selalu menjadi ofensif. Menurut saya ini bukan persoalan FPI. Jika Sodara rajin mengikuti Metro Malam, setiap hari sedikitnya ada lima...
Judhianto» Yang lebih sulit adalah memahami Polri dan Pak Beye. Lha sudah jelas melanggar hukum kok dibiarkan, malah kesannya malah merestui kelompok psikopat itu. Jangan-jangan si Rizieq bakal punya kantor sendiri di Mabes Polri untuk memudahkan koordinasi?
hedi» Tuhan memelihara perbedaan di muka bumi selama jutaan tahun. Jangan coba-coba menyatukan perbedaan itu. Akan sia-sia. Demikian kata seorang bijak suatu waktu :D
Recent Trackbacks
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





sandra bullock nude
Alah situs pemerintah jarang ada yang beres…
Apalagi pemerintah daerah.
Hanya alasan untuk menghamburkan anggaran. Hasil minimal dengan biaya maksimal.
Ingat kasus mentawai.
ngapain harus dipajang ya?
kan gampang search di google lagi :D
pake http://www…..
INI ZAMAN INTERNET, BUNG!…
Saya bangga dan puas kalau alamat imel dan URL dengan jelas dan terang diumumkan kepada pembacanya.
Saya suka jengkel dan mangkel, geli dan kesal, kalau membaca iklan produk tanpa alamat imel dan URL! (Padahal, dia punya alamat itu.)
“Apa-apaan ini, iklan kok malu-malu mencantunkam alamat imel dan URL,” demikian komentar cewek pemilik blog tetangga. Saya pun tersipu-sipu kegelian karena lembaga bisnis dan lembaga pendidikan sering menganggap sepele alamat ini; menyempil bahkan cenderung tidak kelihatan alamatnya. Kalau mau bukti tambahan yang masih malu-malu mencantumkan alamat imel dan URL silakan baca koran atau majalah yang mencantumkan keterangan itu. Hitunglah jumlahnya, maka semakin memperbesar kemaluan Anda ‘kan, hahahahahaha.
Lah, masa gak ngerti2 toh, dgn di tambah alamat web dan email otomatis ukuran papan namanya semakin GEDE, otomatis jg proyeknya semakin GEDE, dan otomatis jg [Sonsorrr] GEDE donk…!
huruf “D” di tulisan TIM KOORDINASI sengaja dimiringin biar fangkeh! :p
jaman sudah berubah
untung gak nulis emailnya: http://www.info@depkominfo.go.id … :P
masih untung ga ditulis: email: http://www.depkominfo.go.id hahaha
sekitar taun 1997 lalu, sewaktu internet menjamah jatinangor, ada teman saya sesama mahasiswa yang saking bangganya punya email, nulis alamat emailnya pakai tip-ex di tasnya.
ini jaman internet bung .. emang … jamannya INdomie TElor koRNET .. ataw INgkang TElmi kaRo NjelimET –maksa–
pernah sekilas baca surat tentang pencantuman situs web dan email di kop surat dan papan nama untuk instansi pemerintah. mang keknya diharuskan pak tyo.
eh ngomong2 soal www, saya nemu www-nya ananda mikola dari sini:
http://www.eurospeedway.de/images/news/upload/1de_412_a1_1a.jpg
kemudian saya coba tengok itu:
http://www.ananda-mikola.com/
hihihi dasar gaptek :p
zaman internet, tapi ngurus ini-itu masih sulit dan masih lama. software secanggih apa pun nggak bisa buat nggunting red tape :(
endonesa pak dhe…
jaman internet, papan nama tak terawat
http://no-www.org/
tapi ada baiknya, papan namanya juga dibenerin dari hilang/miripng nya huruf :D
ah paling websitenya isinya buruk. Kayak depkeu masak tak ada laporan keuangan yang benar-benar transparan. saya nyari laporan keuangan tiap-tiap departemen susahnya setengah mati, mana nih transparansi…
polri apalagi payah betul situsnya.
itu depkominfo koq ga da #talipunnya, ka’nya lbh penting #tlp deh dibanding url. tp url emang perlu pkdhe, biar qt ga repot2 nanya ke mbah google. langsung ketik…ta..ra….
Lah yg gambar 2 bukan TIKI titipan kilat itu to, weeee kecele
jangan coba-coba masuk :
http://www.gombel.com