Moralitas dan Taksi Sontoloyo
TARIF LAMA, PAKAI ARGOMETER KUDA.

Apa boleh buat. Sore itu di lobi sebuah gedung banyak orang berebut taksi. Blue Bird yang tarif baru pun diantre. Taksi tarif lama akhirnya jadi pilihan.
Sial, saya dapat yang sontoloyo. Saya sebut sontoloyo karena saya pernah terkecoh oleh taksi lain dari armada yang sama: argometernya kencang, bahkan hasil akhir bisa melebihi Blue Bird.
Aha! Benar! Segel argometer sudah dijebol, tinggal kawat pengikat saja.
Kenapa saya tak melaporkan ke juragannya? Ehm, saya nggak percaya taksi sontoloyo itu dikelola oleh perusahaan yang genah.
Maksud saya bukan jenis perusahaan yang setelah mendapatkan bukti positif pengaduan lantas menindak sopir — dari peringatan, skorsing, sampai pemecatan.
Ah, saya teringat seseorang. Dia bilang, sungguh egois dan tega kalau kita melaporkan maling kecil, koruptor tembre, dan pemeras cecere.
Lantas si bijak bertanya, “Anda nggak kasihan sama bini dan anak-anaknya kalau dia kehilangan pendapatan? Dia kan cuma meniru yang lebih tinggi?”
Yang namanya pelajaran etika dan moralitas kadang memang membingungkan. :)
Orang lain bisa saja punya pedoman sendiri: “Buka pintu, tarik keluar sopirnya, hajar!” Untuk soal yang ini, masalah bagi saya bukanlah moralitas melainkan usia dan nyali. :D
Oh ya, lagi pula sekarang ini bulan puasa, kan?
7 Responses to Moralitas dan Taksi Sontoloyo
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Etalase yang tak Sopan May 16, 2012Etalase ini memuat ketidaksopanan. Pokoknya bertentangan dengan ketimuran. Berseberangan dengan moral dan kebudayaan bangsa Indonesia. Tidak layak dipertontonkan kepada khalayak ramai maupun sepi. Misalnya seorang perempuan mencengkeram d... […]postyorous menerous »»»
- Etalase yang tak Sopan May 16, 2012
Cicitcuit!- RT @cho_ro: Bagi pencemburu berat, kecemburuan itu soal eksistensial: "aku cemburu maka aku ada". ~ @PamanTyo May 16, 2012 AmmaRahmawati (Rahmawati)
- RT @cho_ro: Bagi pencemburu berat, kecemburuan itu soal eksistensial: "aku cemburu maka aku ada". ~ @PamanTyo May 16, 2012 alienized (Simply A to the L)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Kata Hati Saat Ekonomi Berhati-hati
November 28, 2008 by AntyoSTRES, KERJA, KELUARGA, PERCERAIAN, GILA…
Mahalkah hati? Tergantung hati apa dan siapa. Buktinya setiap menjelang Lebaran harganya di konter atau los daging itu naik. Tak ada hubungannya, belakangan ini saya dihubungi beberapa orang yang ingin menuruti hati.
Intinya soal pekerjaan. Mau pindah bahkan keluar (dan pokoknya keluar, tanpa plan). Jawaban saya bisa beragam, bergantung [...]
Recent Comments
dihas» semuanya akan mempertanggungjawabk an di mata Tuhan… itu juga kalau Tuhan tdk sedang tidur dan mogok bicara….
danparjo» aku duda 38 tnpa anak…krj ngajar musik…. aku cri janda to serius nikah bkn main main….umur 33-45..suku bebas
Totot» Buat saya tidak sulit. Dalam sejarah peradaban manusia, radikalisme selalu ada di semua tempat dan di setiap zaman. Jika tersedia ruang, mereka juga selalu menjadi ofensif. Menurut saya ini bukan persoalan FPI. Jika Sodara rajin mengikuti Metro Malam, setiap hari sedikitnya ada lima...
Judhianto» Yang lebih sulit adalah memahami Polri dan Pak Beye. Lha sudah jelas melanggar hukum kok dibiarkan, malah kesannya malah merestui kelompok psikopat itu. Jangan-jangan si Rizieq bakal punya kantor sendiri di Mabes Polri untuk memudahkan koordinasi?
hedi» Tuhan memelihara perbedaan di muka bumi selama jutaan tahun. Jangan coba-coba menyatukan perbedaan itu. Akan sia-sia. Demikian kata seorang bijak suatu waktu :D
Recent Trackbacks
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





[...] untuk parodi. Sama-sama berniat mengecoh, hanya beda di kandungan guyon. Tapi sama-sama mengecoh, argo kuda jelas [...]
[...] Baca juga: + Taksi sebagai kamar tidur + Taksi sontoloyo + Taksi dan penyiar radio + Petisi Priyadi tentang taksi [...]
wae, “merk” taksi-nya ga diposting :)
anggap aja amal ama supir taxinya pakde.. hehehhe :D
Taksi Sontoloyo warnanya apa? Biar saya gak terkecoh.. :D
..eh, supir taksinya nggak serem kan?
Hajar bleeeeeeeeehhhhh….
mas mas .. mau bulan puasa atau bulan syawal, kalo emang keterlaluan emang perlu dihajar … huekekekekek …