Syarat Suami: Serdadu Berwibawa Lagi Jenaka
WANITA KETURUNAN CINA TAK MEMILIH TENTARA?
Saya tak tahu apakah di negeri lain, yang sipilnya kuat, tentara termasuk preferensi dalam memburu calon suami.
Tapi misalkan urusan politik kita kesampingkan, pemilihan calon atau buruan berdasarkan jenis profesi sesungguhnya wajar. Si pencari suami pastilah punya persepsi sendiri terhadap profesi tertentu, dari dokter sampai serdadu.
Memilih dokter, mungkin diandaikan kesehatan keluarga akan lebih terjaga. Memilih dokter hewan, piaraan akan lebih terawat. Memilih pengacara, urusan legal akan beres. Memilih petinju, istri akan punya sparring partner. Memilih paranormal, istri akan selalu merasa normal. Memilih polisi atau serdadu, keamanan keluarga lebih terjamin. Sayang, presiden bukan profesi.
Preferensi, boleh jadi, juga dipengaruhi oleh latar belakang wanita pemburu suami. Sejauh saya tahu, wanita keturunan Cina jarang atau malah tidak pernah memasukkan “Polri/TNI” dalam jenis pekerjaan lelaki idaman. Tampaknya ini perlu penggalian lebih dalam.
Teman saya, seorang wanita cantik keturunan Cina yang melajang karena pilihan — bukan kepepet, karena yang naksir toh bejibun — waktu bersekolah di SMA Katolik kadang ikut pestanya akademi militer. Para siswi itu berangkat atas dorongan suster. Ada dansa dengan taruna. Tapi baginya, dunia tangsi bukanlah pilihan dalam mencari pacar apa lagi suami. Alasannya, “Kayaknya mereka itu gimana gitu.”
Kembali ke rubrik jodoh, seperti termuat di Pertemuan Kompas Minggu hari ini. Syarat lain, dari agama sampai pola hidup (alkohol, narkotik, sampai rokok) itu wajar. Tapi karena kesulitan hidup harus dihadapi dengan tegar, maka sifat humoris pun belakangan lumrah sebagai syarat.

21 Responses to Syarat Suami: Serdadu Berwibawa Lagi Jenaka
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Etalase yang tak Sopan May 16, 2012Etalase ini memuat ketidaksopanan. Pokoknya bertentangan dengan ketimuran. Berseberangan dengan moral dan kebudayaan bangsa Indonesia. Tidak layak dipertontonkan kepada khalayak ramai maupun sepi. Misalnya seorang perempuan mencengkeram d... […]postyorous menerous »»»
- Etalase yang tak Sopan May 16, 2012
Cicitcuit!- RT @cho_ro: Bagi pencemburu berat, kecemburuan itu soal eksistensial: "aku cemburu maka aku ada". ~ @PamanTyo May 16, 2012 AmmaRahmawati (Rahmawati)
- RT @cho_ro: Bagi pencemburu berat, kecemburuan itu soal eksistensial: "aku cemburu maka aku ada". ~ @PamanTyo May 16, 2012 alienized (Simply A to the L)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Tembaaakkkkk!
December 19, 2007 by AntyoBEKU! ATAU KUTIUP OTAKMU! *)
Gambar ini saya dapatkan dari koran pembungkus belanjaan. Saya lupa nama korannya, pokoknya city paper, edisi awal Desember.
Bagus. Benar. Memang menembak itu melatih konsentrasi dan (mestinya) kontrol diri. Di tangan orang yang kurang matang, lagi pula mengidap trigger happy, beceng dan pelor bisa amat sangat berbahaya banget.
Dalam [...]
Recent Comments
dihas» semuanya akan mempertanggungjawabk an di mata Tuhan… itu juga kalau Tuhan tdk sedang tidur dan mogok bicara….
danparjo» aku duda 38 tnpa anak…krj ngajar musik…. aku cri janda to serius nikah bkn main main….umur 33-45..suku bebas
Totot» Buat saya tidak sulit. Dalam sejarah peradaban manusia, radikalisme selalu ada di semua tempat dan di setiap zaman. Jika tersedia ruang, mereka juga selalu menjadi ofensif. Menurut saya ini bukan persoalan FPI. Jika Sodara rajin mengikuti Metro Malam, setiap hari sedikitnya ada lima...
Judhianto» Yang lebih sulit adalah memahami Polri dan Pak Beye. Lha sudah jelas melanggar hukum kok dibiarkan, malah kesannya malah merestui kelompok psikopat itu. Jangan-jangan si Rizieq bakal punya kantor sendiri di Mabes Polri untuk memudahkan koordinasi?
hedi» Tuhan memelihara perbedaan di muka bumi selama jutaan tahun. Jangan coba-coba menyatukan perbedaan itu. Akan sia-sia. Demikian kata seorang bijak suatu waktu :D
Recent Trackbacks
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





hai aku gemana oke gak
aku ada di 0818-407-453
sapa mau mengenali diri saya
aznan_1966@yahoo.com
salam perkenalan
wah bagus juga ada ajang seperti ini, saya setuju dgn mas eddy , bahwa tak ada salahnya kalau memang anda butuh seorang teman hidup , salah satunya dgn lewat biro jodah atau sejenisnya kalau memang memungkinkan , saya juga ingin kenal dgn anda seorang cowok , katolik , berumur antara 40s/d45,kerja mapan , sayang dan berkepribadian baik nantinya sayang samakeluarga , dan ini saya memang mau serius , kira2 siapa ya….adakah….kalu ada yg berminat bisa menghubungi keemail saya : frisca_smile05@yahoo.com, saya tunggu email2 dari anda…
[...] Seputar rokok: + Cara untuk berhenti + Syarat untuk calon suami: bukan perokok + Rokok dan kejahatan molimo + Tanpa perokok, korek api akan berkurang (?) [...]
salam kenal..?
lam kenal ,
vdfvcvbhfgdgcxgc
spek nya ketinggian tuh!
Oom, kok perhatian banget sama iklan2 ini… lagi cari kah? heheheheheheh
he he he…saya juga liat iklan yang sama waktu balik dari medan ke banda aceh hari minggu yang lalu.
jodoh ditangan tuhan, tapi masih perlu usaha dengan iklan :).
i know her lah… :P
yok opo kabare temen2 ex-palm3 pak?
gue nyante aja kalo belon ada yg cocok ya gak usah married tapi sialnya co yg gue taksir udah pada married… emang sih laki orang tuh lezat buat pengisi sepi, betul kan mas paman ?
:D
kekurangan saya adalah tidak bisa percaya pada laki2, maka lebih baik saya tidak menikah. pesimistis, tapi realistis and less painful. kalo memburu suami orang aja gimana..? ;)
wah..boleh juga tuh janda jawa..
sayang, umur sayah gak menuhin syarat..
he..he..
‘met lebaran, tulang..
wanita yang berani umumkan diri butuh suami adalah wanita yang TIDAK MUNAFIK krn itu hrs dihargai dan dihormati krn mrk sdh menempuh resiko malu diketahui orang laen.
bandingkan sama wanita jomblo yang takut jadi perawan tua tapi tidak berani mengaku butuh dan sedang cari lelaki malah berlagak seolah2 siap hidup mandiri tanpa suami padahal hati kecilnya inginkan lelaki pendamping hidup. mereka itu munafik soalnya anggap ngiklankan diri sebagai menjajakan diri yang menurunkan martabat padahal butuh dan sdh panik dikejar umur.
dari yang tidak munafik itu apa salahnya mengaku butuh suami berpangkat karena memang kodrat wanita untuk selalu pengin dapet suami yang lebih tinggi drpd dirinya
begitu khan mbah ??? :D
Yee… saya emang perwira AURI.. Angkatan Udara Radio Internasional… hehe.. Mana masuk kriteria si tante cakep ini..
Masih heran, kenapa ya ayu-ayu ngene masih majang di biro jodoh… Kemana gerangan para lelaki..
Eh, mbah.. omahe ning Bekasi jeh.. Jangan2 deket sama panjenengan.. kekekekekkkk..
kalau cocok sama kriteria dan diterima jadi pasangan yg masang iklan itu, kira-kira gaji per bulannya berapa ya? :))
hihihi… emangnya lowongan kerja! hahaha…
Wua ha ha ha ha.. Baru ditinggal sebentar udah ada posting baru.. gile benerrr…
Eh.. yang di iklan itu boleh juga tuh. Sayang saya bukan TNI-Polri hihihihi