Rayuan Pelipat(ganda)an Uang
NITIP DUIT SEDIKIT HASILNYA SEBUKIT.
Ada saja ajakan untuk menaruh duit sedikit, tanpa bekerja, lantas bakal dapat uang banyak. Apapun namanya, saya tak mau mempelajari skema pelipatgandaan uang itu. Malas karena kadung tidak percaya — bahkan dengan setoran Rp 1.000 pun saya ogah.
Memang biasanya ada testimoni sejumlah orang. Tapi saya menganggap mereka itu lingkar terdalam dalam obat nyamuk bakar. Taruh kata 50 orang sudah terbukti beruntung, maka saya mengandaikan jika masuk akan menjadi orang yang ke-201 — padahal ujung terluar spiral bakar ada pada orang ke-210.
Gimana rumusnya? Nggak ada. Ngawur saja. Nah, soal pembedahan rasional, dengan pendekatan matematis, biasanya Priyadi lebih telaten. Saya sih pakai kebatinan saja. Maksud saya dengan membatin, “Ah paling-paling cuma ngapusi…”
Yang saya percayai selama ini cuma bank (itu pun bisa bobol) dan koperasi. Pengelolanya sadar, bahwa duit orang harus diurus secara prudent. Arisan secara tatap muka? Saya nggak pernah ikut, tapi kayaknya bisa dipercaya.
Kalau ada iming-iming lebih empuk, merdu, dan sexy, saya nggak percaya. Lho bukannya bank bisa kasih hadiah bernilai total Rp 10 miliar (dengan undian) dalam setahun? Itu kan lebih murah ketimbang menaikkan bunga satu persen untuk tabungan belasan juta nasabah.
Begitu pula iming-iming hadiah dari operator selular. Masuk akal. Kalau mau dapat mobil (diundi), tukarkan lima poin. Kalau mau dapat 50 SMS gratis (tanpa diundi), kumpulkan saja ratusan poin. Di satu sisi kita memanfaatkan hak sebagai konsumen (dapat poin tanpa meminta), tapi di sisi lain (apa boleh bikin) kitalah yang menanggung biaya promosi mereka.
Masalahnya, tawaran muluk-muluk penyelenggara pemutaran dan pelipatgandaan uang itu tak menyebut soal kemujuran maupun kemalangan. Mereka mengaku semuanya pasti, dan bakal selalu pasti. Adapun penitipan uang buat diputarkan oleh bank — di luar tabungan dan deposito — setahu saya sudah ada wanti-wanti soal risiko.
Ah, masih lebih saya percayai penyelenggara lotere legal yang diaudit. Silakan bayar, dan nggak dapat apa-apa selain peluang dan impian, kalau mujur dapat hadiah. Tapi makin gede hadiah, probabilitas kian tipis. Kalau duit habis, salah sendiri.
Kalau penggandaan uang yang ala sulap (dollar hitam), lebih tidak saya percayai lagi. Misalkan dia memang bisa menggandakan uang, mestinya diam saja, kan?
14 Responses to Rayuan Pelipat(ganda)an Uang
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Etalase yang tak Sopan May 16, 2012Etalase ini memuat ketidaksopanan. Pokoknya bertentangan dengan ketimuran. Berseberangan dengan moral dan kebudayaan bangsa Indonesia. Tidak layak dipertontonkan kepada khalayak ramai maupun sepi. Misalnya seorang perempuan mencengkeram d... […]postyorous menerous »»»
- Etalase yang tak Sopan May 16, 2012
Cicitcuit!- RT @cho_ro: Bagi pencemburu berat, kecemburuan itu soal eksistensial: "aku cemburu maka aku ada". ~ @PamanTyo May 16, 2012 AmmaRahmawati (Rahmawati)
- RT @cho_ro: Bagi pencemburu berat, kecemburuan itu soal eksistensial: "aku cemburu maka aku ada". ~ @PamanTyo May 16, 2012 alienized (Simply A to the L)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Maria Eva (Lho?)
May 5, 2007 by AntyoBIAR BASBANG, NAMANYA MASIH BEREDAR…
Ya, ya, ya. Maria Eva. Saya ingat nama itu. Belum sempat kenal secara pribadi sih.
Tapi ya, ya, ya… saya ingat nama itu. Ya nama itu. Pernah mengemuka di media seperti balon gas yang menggembung kemudian terbang ke udara sampai mengempis dan entah jatuh ke mana.
Maria Eva. [...]
Recent Comments
dihas» semuanya akan mempertanggungjawabk an di mata Tuhan… itu juga kalau Tuhan tdk sedang tidur dan mogok bicara….
danparjo» aku duda 38 tnpa anak…krj ngajar musik…. aku cri janda to serius nikah bkn main main….umur 33-45..suku bebas
Totot» Buat saya tidak sulit. Dalam sejarah peradaban manusia, radikalisme selalu ada di semua tempat dan di setiap zaman. Jika tersedia ruang, mereka juga selalu menjadi ofensif. Menurut saya ini bukan persoalan FPI. Jika Sodara rajin mengikuti Metro Malam, setiap hari sedikitnya ada lima...
Judhianto» Yang lebih sulit adalah memahami Polri dan Pak Beye. Lha sudah jelas melanggar hukum kok dibiarkan, malah kesannya malah merestui kelompok psikopat itu. Jangan-jangan si Rizieq bakal punya kantor sendiri di Mabes Polri untuk memudahkan koordinasi?
hedi» Tuhan memelihara perbedaan di muka bumi selama jutaan tahun. Jangan coba-coba menyatukan perbedaan itu. Akan sia-sia. Demikian kata seorang bijak suatu waktu :D
Recent Trackbacks
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





Coba aja yang ini anda bisa pelajari, spiral terdalam menjadi milik anda ketika mendaftar. dan orang2 spiral terluar yang mendaftar ke anda, sebetulnya ia menjadi spiral terdalam.
http://www.asiabersama.com/erhan
ambien…
news…
ROYALTI MARKETING :
SOLUSI BAGI ANDA YANG INGIN MENJADI MILYUNER TANPA HARUS BEKERJA!
Jika Anda adalah tipe orang yang tidak suka bekerja, maka sekarang Anda telah menemukan jalan untuk membuat uang Rp.10 milyar menjadi milik Anda dalam waktu 5 tahun, hanya dengan menjadi member kami!
Bagaimana kami menghasilkan Rp.10 milyar untuk Anda dalam waktu 5 tahun, tanpa menuntut Anda untuk bekerja sedikitpun …
Setelah Anda menjadi member kami, maka Anda akan mendapatkan uang royalti setiap bulan yang besarnya dihitung berdasarkan omset royalti perusahaan bulanan (ORPB) pada bulan itu. Uang royalti tersebut berhak Anda peroleh tanpa harus bekerja sedikitpun. Begitu Anda menjadi member, maka perusahaan yang akan melakukan pekerjaan untuk menghasilkan uang bagi Anda. Ini berarti, sama seperti Anda adalah pemegang saham di perusahaan kami dan Anda berhak atas keuntungan yang diperoleh perusahaan setiap bulannya.
Ini benar-benar program real yang baru di-launching perusahaan pada tanggal 21 Februari 2006 dan bukan teori! Sampai saat ini, sebanyak 5315 orang telah bergabung menjadi member kami dan akan mendapatkan uang royalti mulai bulan ini. Bahkan beberapa diantaranya telah memperoleh royalti mereka yang pertama. Sebagian nilai uang tersebut akan digunakan untuk program royalti yang akan diberikan kepada semua member tanpa kecuali.
Besarnya nilai uang royalti yang akan Anda peroleh setelah menjadi member, dapat Anda lihat setiap hari di Internet.
Untuk melihat siapa saja member-member yang akan memperoleh uang royalti pada bulan ini dan berapa besar nilainya, dapat Anda lihat pada halaman royalti!
http://www.RoyaltiMarketing.com?id=eslima
tipuan apalagi ini?
No pain, No gain man..
Ya.. kalo contoh yg udah disebutin oleh pakde saya setujuh. Sebelas malah, ga cuman tujuh. Kalo misal kita punya duit terus beli rumah buat dikontrakin, itu termasuk pelipatgandaan uang ga ya? Kan rumah pasti tambah mahal. Ato kita beli emas, soalnya saya belum pernah ngalamin (ato emang ga pernah tau) emas turun harga.
mestinya yang bisa ngelipatgandain uang itu sudah kaya duluan karena uangnya kan bisa bertambah banyak dengan sendirinya.. kenapa kok masih banyak orang yang percaya sama yang kaya ginian… urusan tepu menepu seperti ini mestinya sudah ga jaman lagi…. yang harus dilakuin kudu kerja keras… biar dapat uang banyak…
Tidak ada jalan cepat menuju kekayaan kecuali melalui kerja keras. Kalau ada yang kaya dalam sehari musti dicurigai :p
kerja sedikit (atau tanpa kerja) dapat uang banyak.. apa yakin 100% nggak ada pihak yg dirugikan? ;)
Haha. Jadi inget “Extravaganza” minggu lalu. Selembar uang Rp.10,000 dilipatgandakan jadi 10 lembar uang x Rp.1,000.
1 jadi 10.
Jadi, pelipatgandaan uang itu nggak ngapusi juga ya kesimpulannya?
:)
Saya paling senang menggandakan uang saat bermain monopoli. Sebab tidak ada yang dirugikan, semua senang, dan saya tambah kaya :D
kalo bisa menggandakan uang, buat apa berbagi resep sama orang lain?! ;D
wowowowo … sempet dikejar kejar ma salah satu penyelenggara arisan impian, cuma karena submit salah satu penawaran, iseng pengen tahu lebih banyak, tapi saya batalkan
reksadana? gambling …
Kalau reksadana bagaimana pakde?
“Kalau penggandaan uang yang ala sulap (dollar hitam), lebih tidak saya percayai lagi. Misalkan dia memang bisa menggandakan uang, mestinya diam saja, kan?”
:D
pakdhe kere kemplu punya bakat pelit klo bs jd dukun!!