Chatboard: Benda yang Anhehhhh
ANDAIKAN KONTAK BATIN KITA EFEKTIF.

Saya temukan ini dalam kardus barang lawas. Namanya Chatboard CHA-10. Terbikin oleh Ericsson sebelum divisi komunikasi mobilnya merger dengan salah satu anak kumpeni Sony.
Ini produk kelas “gagal punya”. Nggak popular. Mulanya untuk seri T10 (kalau tak salah enam tahun lalu), terus bisa dipakai untuk seri sebangsa R600, lantas dibonuskan gratis. Tapi tetap saja tidak popular.
Sempat dijual terpisah, harga papan ketik mini ini dulu sekitar Rp 150.000. Kalau sekarang pemiliknya mau menjualnya sebagai barang bekas, bisa saja orang yang ditawari malah minta dibayar karena akan menerima limpahan benda tanpa guna.
Yah, lebih mudah ber-SMS pakai jempol. Jadi kenapa barang ini dibikin? Entah. Yang saya tahu, responnya lamban, tak secepat hasil pemencetan keypad pada handset, padahal terhubung melalui tancapan — jangan bandingkan dengan kibor nirkabel untuk 02 Xda Atom Exec.
Pemakaian alat baru butuh penyesuaian. Celakanya, juri tulen ada pada konsumen, bukan di kalangan internal produsen terutama orang-orang riset dan pengembangan produk serta pemasaran. Maka dalam kasus ini, juri tulen adalah konsumen yang kuciwa.
Ketika Sony Ericsson mengeluarkan M600 — dan Nokia bikin E61 (di luar Communicator) — maka konsumen tertentu pun berlatih lagi memakai keypad jenis QWERTY. Intuisi jempol kudu diasah ulang — tapi James Bond kayaknya langsung lancar.
Jika kelak ada hypersmartphone, maka keypad tak perlu lagi. Bahkan tombol Yes (atau OK) dan No pun tak ada lagi. Cuma ada display. Si bendalah yang mestinya lebih intuitif, bukan pemakainya.
Jika hypersmartphone digabung dengan kebatinan, maka pesawat ponsel cuma berupa kotak nirtombol dan nirlayar — bahkan mungkin nirbaterai.
Lho, kalau kontak batin bisa efektif, mestinya malah tak perlu handset dan frekuensi kan?
Sayang sekali, ilmu kebatinan yang kita kuasai cuma sebatas membatin teman dan tetangga. Juga: membatin penumpang lain dalam bus kota, karena tak ada tulisan “sesama penumpang dilarang saling membatin”.america loan autoloan mortgage home 2ndagency loansequity home 10 loan10 loans down investmentin 2nd us loans mortgagemortgage us loans 2ndcommunity america corporation loanloan mortgage 100in uk advice loans
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Etalase yang tak Sopan May 16, 2012Etalase ini memuat ketidaksopanan. Pokoknya bertentangan dengan ketimuran. Berseberangan dengan moral dan kebudayaan bangsa Indonesia. Tidak layak dipertontonkan kepada khalayak ramai maupun sepi. Misalnya seorang perempuan mencengkeram d... […]postyorous menerous »»»
- Etalase yang tak Sopan May 16, 2012
Cicitcuit!- RT @cho_ro: Bagi pencemburu berat, kecemburuan itu soal eksistensial: "aku cemburu maka aku ada". ~ @PamanTyo May 16, 2012 AmmaRahmawati (Rahmawati)
- RT @cho_ro: Bagi pencemburu berat, kecemburuan itu soal eksistensial: "aku cemburu maka aku ada". ~ @PamanTyo May 16, 2012 alienized (Simply A to the L)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Inu Kencana Undercover
May 9, 2007 by AntyoBIOGRAFI SEDERHANA YANG DIANIAYA OLEH JUDUL.
Beberapa praja STPDN/IPDN punya skandal seks dengan ibu rumah tangga di luar asrama.
Dosen cantik di kampus itu ikut membintangi video porno produksi internal.
Seorang pria dosen menyebarkan foto hot dirinya — sedang bercinta dengan seorang wanita sejawat — untuk menyanggah sangkaan pemerkosaan. Terus….?
Ada praja, [...]
Recent Comments
dihas» semuanya akan mempertanggungjawabk an di mata Tuhan… itu juga kalau Tuhan tdk sedang tidur dan mogok bicara….
danparjo» aku duda 38 tnpa anak…krj ngajar musik…. aku cri janda to serius nikah bkn main main….umur 33-45..suku bebas
Totot» Buat saya tidak sulit. Dalam sejarah peradaban manusia, radikalisme selalu ada di semua tempat dan di setiap zaman. Jika tersedia ruang, mereka juga selalu menjadi ofensif. Menurut saya ini bukan persoalan FPI. Jika Sodara rajin mengikuti Metro Malam, setiap hari sedikitnya ada lima...
Judhianto» Yang lebih sulit adalah memahami Polri dan Pak Beye. Lha sudah jelas melanggar hukum kok dibiarkan, malah kesannya malah merestui kelompok psikopat itu. Jangan-jangan si Rizieq bakal punya kantor sendiri di Mabes Polri untuk memudahkan koordinasi?
hedi» Tuhan memelihara perbedaan di muka bumi selama jutaan tahun. Jangan coba-coba menyatukan perbedaan itu. Akan sia-sia. Demikian kata seorang bijak suatu waktu :D
Recent Trackbacks
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





28 Responses to Chatboard: Benda yang Anhehhhh