PERUT KITA ADALAH KUBURAN.

kedai swikee

kodokKedai kwetiau sapi memasang gambar besar sapi pada papan namanya. Warung tenda masakan sari laut memasang gambar ikan pada kain penutupnya. Resto masakan reptil di Mangga Besar, Jakarta Barat, memasang relief kobra dan biawak pada tembok luarnya.

Mereka masih memerlukan gambar untuk menyampaikan pesan. Begitu pula penjual swike di Kebonjeruk, Jakarta (enak, ini cabangnya yang di Jalan Biak): memasang patung kodok dalam kerangkeng.

Apakah gambar sapi, gambar ikan, relief biawak, dan patung kodok itu sama saja kesannya? Beda kepala beda pendapat, beda hati beda rasa.

Bagi penyayang binatang yang juga vegetarian, mungkin kesannya sama: alangkah kejamnya manusia, tega menyantap sesama makhluk hidup. Dulu keluarga Paul dan Linda McCartney menjadi vegetarian setelah mereka menyantap daging domba pada suatu siang sambil memandang sekawanan domba berlarian di rerumputan.

Tapi bagi banyak orang bisa saja persoalannya sederhana: manusia memang omnivora. Dalam ungkapan teman saya, “Untuk itulah kita punya taring.” Dan saya pun bertanya, apakah gigi taring manusia itu hasil evolusi?

Adapun seorang dokter spesialis kulit dan kelamin di Jakarta selalu menanya pola makan pasiennya, lantas dia menganjurkan mereka agar banyak makan sayur, bahkan kalau bisa menjadi vegetarian, demi kesehatan kulit.

Inilah kalimat sakti sang dermatolog, “Macan itu kalau makan daun, keluarnya ya daun, karena ususnya pendek. Kita, manusia, punya usus lebih panjang. Makanan diolah di dalam lebih lama. Kalau Saudara banyak makan daging, bayangkan apa saja yang ada dalam perut, padahal itu belum tentu bagus untuk kesehatan.”

Ah, saya ingat ungkapan vegetarian: perut kita adalah kuburan.

Saya bukan vegetarian. Tapi kadang saya membatin alangkah kejamnya kita ketika bersantap di rumah makan berkolam atau berakuarium. Kitalah yang memilih mangsa kita selagi ikan-ikan itu masih hidup. Sama seperti memilih kepiting hidup (bertelur pula) di kedai sari laut.

Dengan jarak waktu dan tempat yang lebih panjang — yaitu dari memilih ikan dan memasak lalu menyantapnya — hal sama terjadi saat kita berbelanja ikan air tawar di pasar swalayan. Kita memang pemangsa.

Tapi, ahhh itu tak terlalu mengganggu. Cuma lamunan gombal. Sama gombalnya ketika saya menyantap bebek panggang sambil membayangkan Paman Donal — padahal sesama paman tak boleh saling makan, kan?

Meskipun begitu ada hal yang lebih mengganggu. Apa? Dulu di Cililitan, Jakarta Timur, ada beberapa warung penjual daging anjing. Tubuh anjing yang sudah dikuliti (tentu sudah mati) itu ditaruh dalam posisi seperti sedang duduk, di bawah timbangan gantung, menantikan pembeli. Tak tega saya…

 

21 Responses to Ada Sedia Kodok tak Melompat

  1. qodoq INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    Wah ini tempat pembantaian kodok besar-besaran. Asal muasal terjadinya tragedi berdarah-darah.

  2. budi TAIWAN Internet Explorer Windows says:

    saya…setuju

  3. farhan INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    Wach….loe orang purwadadi yach,ga malu tuch jualan swike ditempat umum.emang see kita bukan negara islam.Tp harusnya loe tau kan Indonesia mayoritas islam,jualannya di Pecinan aja dech.Aku malu jadi tetangga kabupaten loe.

  4. babu negara INDONESIA Opera Windows says:

    “apa saja itu boleh kok buat manusia”, kata manusia!!

    nanti kan ada adegan di sinetron atau film seorang ibu lagi ngomentarin berita aborsi bayi di tipi sembari makan telor asin…

    (lha telor asin kan juga aborsi!!!!)

  5. Anang INDONESIA Mozilla Firefox Linux says:

    ayo kang giat posting yang oke2 kaya dulu…. ga hanya ngomentari gambar.. hehe selingan mah boleh

  6. budiw INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    postingan paman sekarang gak asik lagi.. gak “nendang”..

    –budiw

  7. WawanWongWagu INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    Wow.. paman makan bebek sambil bayangin paman Donal. pernah bayangin Paman Micky Mouse ga ? Tentunya sambil makan……

  8. oón INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    wakakakak…biasa nongkrong dicililitan juga kah om? dulu emang tuh terminalnya b1 & b2, margitar, tuak & catur..hiks..masalalu yang indah ya! poko’nya semua yang berkaki empat enak dimakan, kecuali meja itupun karena keras saza!

  9. koeaing! INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    Boeng, pasal ik moslem, mangka tjoeba koweorang kasie gambaran matjemmanahitoe rasa kodok poen…..

  10. mbakDos INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    mungkin paman masih boleh menikmati swike kalau begitu

  11. kawula alit INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    wah susah juga ya paman..
    jadi vegetarian, kita makan ‘krokot’ nanti malah ‘krak krik krak krik’ kayak jangkrik jalitheng ato jrobang..??

    oh ya gimana kalo Sumanto manusia predator dari Purbalaingga buka warung? apakah hasil keletan manusia yang dijejeli kapuk dipajang..??

  12. alamak! INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    bah..di kampung kami, adalah hal yg biasa paman makan ‘tulang’..

    tulang = paman

  13. fahmi jelek INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    eh btw selain bebek kayu tangan, surabaya punya situs bebek lain yg nggak kalah keren. beberapa diantaranya: bebek ht karang empat, bebek cak yudi perak, bebek tugu pahlawan, bebek papin, bebek padin, bebek cjdw, dan sebagainya dan sebagainya… kapan kesini lagi? ntik saya anter jalan2 keliling numpuk kolesterol, yummy! :D

  14. wadehel INDONESIA Mozilla Firefox Ubuntu Linux says:

    Hehe, mulai gelisah ya paman? Jadi inget pernah baca: “Kegelisahan membuktikan bahwa kau masih hidup!”

    Apanya yang masih hidup

  15. preaxz INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    lho kok gajah bertaring .. gading kali .. huehehehehe

    *ralat

  16. preaxz INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    kadang memang manusia keblinger
    keblinger dan (sya pikir) menyalahi kodrat. Sialakn saja mau milih menjadi vegetarian, tapi bukan untuk menjustifikasi manusia biasa yang juga makan hewan. Pernahah terpikir, ayam-ayam, sapi-sapi, kambing-kambing, onta-onta itu akan menangis jika tidak disembelih untuk dimakan. Memakan hewan bukan kejahatan, membunuh seekor gajah – misalnya – hanya demi taringnya, itu kejahatan.

  17. agusset GERMANY Mozilla Firefox Windows says:

    ah terlalu berlebihan pola pikirnya orang2 seperti itu. coba apa bedanya makan ikan di pinggir kolam sambil ngelihat ikan yg berenang, dengan makan nasi di sawah sambil lihat tanaman padi yang menghijau dan subur? sama aja kan? sama-sama makhluk hidup yg dilihat, bedanya yang satu hewan yang lainnya tumbuhan.

  18. atta INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    ah ya
    belakangan saya ikut yoga. semua murid dianjurkan jadi vegetarian. sejak dulu saya memang mengurangi makan daging merah. tapi tak makan ayam? owowow, manalah mungkin.
    saya sukasukasukasuka ayam, ikan juga , udang juga, cumi juga, terus …
    *hahahhaha*

  19. kwakkwikkwek INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    iya, saya juga cenderung vegetarian sekarang…, kecuali seafood, ayam kentucky, mbok berek, ayam suharty,…:-)

  20. tito INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    Saya jadi vegetarian setelah diajak seorang paman ke pasar hewan.

  21. mpokb INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    jangan terlalu dipikir, paman.. tiap makluk kan sudah ada pitrahnya.. asal nggak berlebihan aja. makan sayur juga kalo berlebihan bisa kembung :P hayo, sekarang traktir aye bebek panggang… :P

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.