Bush Yet!
KENAPA TAK DI JAKARTA ATAU BALI SAJA?
Akhirnya saya tak tahan juga untuk diam. Itu lho, soal kedatangan Presiden Bush yang bikin kita repot. Saya lihat masalah ada pada SBY.
Soal hubungan bilateral, soal jadi tuan rumah yang baik, soal ini dan itu, okelah saya mau memahami. Setidaknya mencoba memahami. Begitu pula dengan resistensi di sana-sini terhadap Bush: saya memahami. Lebih dari itu, saya termasuk orang yang kesal terhadap Bush.
Nah inilah yang mengganggu benak saya. Kenapa Bush tak diterima di Jakarta saja? Ada Wisma Negara di kompleks istana, yang tak terlalu jauh dari Kedutaan Amerika. Aparat keamanan sejak dulu tahu cara mengamankan kawasan itu. Kalaupun butuh pengamanan ekstra, ya tinggal tambah personel, tambah alat, dan memperluas radius ring.
Kalau penolakan di Jakarta dirasa terlalu kuat, ya diterima saja di Bali, lagi pula Pulau Dewata (menurut kesan saya) tak terlalu menolak Bush. Dari segi protokoler dan keribetan diplomatik mestinya nggak ada masalah kan? Yah sekalian buat nunjukin kalo Bali itu aman.
Pikiran saya memang dangkal dan naif, tapi boleh dong saya menyoal buat apa bikin pertemuan di Bogor dan merepotkan warga Kota Hujan, juga warga di pinggir-luar Ibu Kota, kalau ada cara yang lebih enak, sopan, dan aman?
Hmmm… gerundelan basi? Mungkin. Tapi ketimbang ngganjel, lebih baik saya lontarkan.
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Etalase yang tak Sopan May 16, 2012Etalase ini memuat ketidaksopanan. Pokoknya bertentangan dengan ketimuran. Berseberangan dengan moral dan kebudayaan bangsa Indonesia. Tidak layak dipertontonkan kepada khalayak ramai maupun sepi. Misalnya seorang perempuan mencengkeram d... […]postyorous menerous »»»
- Etalase yang tak Sopan May 16, 2012
Cicitcuit!- RT @cho_ro: Bagi pencemburu berat, kecemburuan itu soal eksistensial: "aku cemburu maka aku ada". ~ @PamanTyo May 16, 2012 AmmaRahmawati (Rahmawati)
- RT @cho_ro: Bagi pencemburu berat, kecemburuan itu soal eksistensial: "aku cemburu maka aku ada". ~ @PamanTyo May 16, 2012 alienized (Simply A to the L)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Selamat Ultah, Jenderal (dan Kopral)!
October 5, 2006 by AntyoHARI INI TNI 61 TAHUN. FUNKY & FASHIONABLE.
Wedding fair dengan membawa-bawa nama Kodim kayaknya langka. Lumrahnya sih melibatkan industri kosmetika, tekstil, fotografi, dan jasa boga. Tak apa, toh keamanan itu di atas segalanya. Dengan bekal sejarah hubungan sipil dan militer maka konteks umbul-umbul ini dapat kita pahami. Selamat, Bos!
Recent Comments
dihas» semuanya akan mempertanggungjawabk an di mata Tuhan… itu juga kalau Tuhan tdk sedang tidur dan mogok bicara….
danparjo» aku duda 38 tnpa anak…krj ngajar musik…. aku cri janda to serius nikah bkn main main….umur 33-45..suku bebas
Totot» Buat saya tidak sulit. Dalam sejarah peradaban manusia, radikalisme selalu ada di semua tempat dan di setiap zaman. Jika tersedia ruang, mereka juga selalu menjadi ofensif. Menurut saya ini bukan persoalan FPI. Jika Sodara rajin mengikuti Metro Malam, setiap hari sedikitnya ada lima...
Judhianto» Yang lebih sulit adalah memahami Polri dan Pak Beye. Lha sudah jelas melanggar hukum kok dibiarkan, malah kesannya malah merestui kelompok psikopat itu. Jangan-jangan si Rizieq bakal punya kantor sendiri di Mabes Polri untuk memudahkan koordinasi?
hedi» Tuhan memelihara perbedaan di muka bumi selama jutaan tahun. Jangan coba-coba menyatukan perbedaan itu. Akan sia-sia. Demikian kata seorang bijak suatu waktu :D
Recent Trackbacks
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





ngapain ngurusin bush yang notabene adalah penjahat perang kelas wahid… pembunuh berdarah dingin yang mengatasnamakan kepentingan dunia…. pembohong paling handal di muka bumi ini… binasakan saja dia… dunia tidak perlu orang seperti dia….
Bagus untuk dibaca >>
http://nofieiman.com/2006/11/tolak-kedatangan-bush-di-indonesia/
iya, sebenernya ngapain dateng yah? apa tujuannya?
*maap telat, ga punya TV dirumah..*
Sapa suru milih SBY…!!!
Woeeek…!
Tuh presiden kita kok jadi sherif kedua setelah howard sih, jijai bener gw liat dia overacting carmuk sama si bus-nggedebus yang di amrikaja udah kalah pemilu..:(
SBY payah, kelaut aje!
mungkin, ini cuma mungkin pakde…
ada pertimbangan lain..
eh, mohon maaf kalo ada komentar saya yang nyangkut di hati pakde…
maaf.. pakde.. maaf..
–budiw
DIKUTIP radio? Wah?
IMHO, penyambutannya begitu berlebihan karena reaksinya juga terlalu berlebihan..
kalo di jakarta pasti lebih banyak yang repot, demo, macet, de el el. Mungkin kantor saya juga harus libur karena gak jauh dari monas :-)..
Yah maklum, Bush kan banyak musuhnya, maka mesti repot gitu
mungkin perlu diterima di gunung kidul saja. sepi…
di radio mana?
santai aja paman… :)
pakai 3G saja
Di Bali gak dibom paman? di Jakarta juga. Takut dia pastinya.. Kan dia manusia super paranoid atau pura2 paranoid buat tujuan tertentu..
nuwun sewu paman, saya nggak mau ngrasani wong liyo, dozaaa.. mau nyebelin poraaah, mau apik’an poraaah…
coba njenengan pikir.. kalo di Bali diterimanya malah susah.. nanti om Bush malah bertamu kenegaraan sambil udo kathokan kolor kocomotonan ireng.. kasihan SBY harus menyesuaikan dengan tamu..
Emang kita dapet apaan, sih, Oom?
Biar nggak bikin rusuh, seharusnya pertemuan dengan Bush dilakukan di salah satu pulau kecil di Indonesia. Kan ada ribuan tuch pulau kecil, tinggal pilih. Pengamanannya mudah, dan tidak ikut menyusahkan rakyat banyak.
Radio beberapa kali ngutip blog ini soalnya memang hebat dan memang layak kok. Makan-makan dong om !!!
Gerundelannya aktual lagi, enggak basi dan bukan basa-basi kok, melainkan tepat waktu dan sasaran, hehehehehe.
Segalanya memang jadi merepotkan sebab “Tuan Besar” datang ke “Rumah yang Besar”.
Sebaiknya “Tuan Besar” melakukan apa ya selama di “Rumah yang Besar”?
saya denger usul di radio yang dibacain dari blog ini. usul bagus tapi mustinya ini dilontarkan 2 minggu lalu sama sby lewat blog presidensby.info atau surat pembaca di koran2 dan majalah. kalo ditahan lama lantas dikeluarinnya baru ini hari yah usul anda kurang efektif. tapi moral of the story is pemerintah mustinya sadar bhw banyak blog tuh punya usul yang konstruktif, jadi mustinya staf presiden banyak baca blog
mending..daripada repot-repot pakai 3G aja ..video call :p .
BUSH, orang nya keras kepala, mudahan aja ntar santet nya kena!
eh saya tak ikut nggerundel ndek sini pisan yah… moga2 santetnya kena! :D
Josh Bush bagi orang Jawa pedalaman (seperti saya), tetaplah tukang nggedeBush. suka berkoar memantik perselisihan lantaran tak sanggup menanggung beban hujatan di negeri sendiri (betul kata mpokb). anehnya, ‘pemimpin’ kita lebih suka menjilat-jilat Amerika. takut gak dapat utang lagi, kali ya?
Kan Jakarta ama Bali udah pernah di bom Om. Pamali atuh kata orang.
Bush gedebus mau ke sana udah cium bau pesing…..eh bom :P
kenapa penyambutannya begitu berlebihan, itu yg aneh. dulu waktu ktt apec nggak seheboh ini..
tapi ini orang emang unik sih, dicap idiot, nggak pantes jadi presiden.. rakyatnya sendiri aja banyak yg musuhin.. nggak enak buanget lah hidupnya :P