Pinochet dan Tempik Sorak Rakyat
BAGAIMANA DENGAN INDONESIA?
Diktator dan pembunuh itu meninggal dunia dalam usia 91 tahun. Sebagian rakyat Cile yang dendam kepadanya merayakan kepergian itu, dengan bonus penyesalan, “Sayang dia belum sempat dipenjara.” Begitu dia meninggal, semua kasus dan sangkaan terhadapnya ditutup oleh pemerintah.
Selain yang anti, tentu ada yang pro kepada Augusto Pinochet. Yang pro pastilah bersedih. Itu biasa, Dik.
Jika kita bicara tentang kepantasan, layakkah kita menari saat seseorang yang kita benci meninggal? Beda hati beda takaran.
Yang satu bilang, apa tidak boleh sakit hati yang memejal sekian lama dicairkan dengan keriangan sesaat?
Yang lain bilang, girang sih boleh saja tapi tak usah dinyatakan terbuka dan mencolok.
Yang lainnya lagi menyatakan, meski tak bersedih atas kepergiannya tak berarti kita pantas mendukung mereka yang merayakannya penuh suka cita.
Tentu masih ada suara lain, mungkin termasuk dari sebagian kalangan yang mengharapkan dia lekas meninggal agar urusan tak melebar ke mana-mana, “Ah sudahlah. Jangan membicarakan keburukan orang yang meninggal.”
Kasus Pinochet terjadi di Cile. Tapi dalam hal kejahatan terhadap kemanusiaan, batas negara bukanlah sekat terhadap nurani. Orang di luar Cile bisa dan boleh membenci Pinochet.
Sekarang tengoklah cara media di Indonesia memberitakan Pinochet. Berapa banyak yang menggunakan kata “meninggal”, dan berapa banyak yang menggunakan “wafat”. Bagaimana dengan “mangkat”? Ki Gugel bisa membantu.
Ada saja luka dalam sejarah, apalagi jika menyangkut tokoh. Ketika buku sejarah masih kita pegang untuk kita tulisi bersama, persoalan yang tampaknya sederhana tetap saja rumit karena menyangkut rasa. “Melupakan” dan “memaafkan” adalah dua hal yang berbeda tapi bertolak dari niat yang sepintas sama: membuka ranah kehidupan bersama yang lebih baik.
Mereka yang pro-pemaafan bertolak dari keyakinan bahwa kehidupan yang lebih baik hanya bisa dicapai dengan belajar dari kesalahan. Pintu maaf hanya bisa dibuka jika orang tersebut sudah dinyatakan bersalah (dan diganjar) melalui pengadilan yang berperikeadilan (bukan semata karena dendam maupun nafsu serigala mengerubuti mangsa), kemudian dia mengakui kesalahannya, dan meminta maaf kepada rakyat — bila perlu melakukan sesuatu untuk menebus kesalahan. Ketika dia meninggal, bolehlah diantar — bahkan dikenang — dengan segala kemuliaan.
Tanpa itu yang ada hanyalah dendam tak berkesudahan, dengan tambahan bukti maupun timbunan sangkaan baru, yang terus teracungkan kepada cucu demi cucu yang tak bersalah.
Tanpa itu — ya, pemaafan — kita akan meniti jalan berpagar kesumat, sambil berharap semoga sang pagar segera lapuk dimakan waktu, tapi harapan tak kunjung terwujud. Sungguh tak sehat.
© Ilustrasi: www.histoire.fr
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Tahu Bacem February 8, 2012Temannya tempe bacem. Tapi paling enak itu ya bacem dengan tahu segitiga berkulit dan tempe mlenuk. Permalink | Leave a comment » […]postyorous menerous »»»
- Tahu Bacem February 8, 2012
Cicitcuit!- RT @didinu: @blontankpoer : Selamat malam kang cc: @dopyadi @subiakto @InkaSativa @Hardjoeno @St_Aboe @RivoPamudji @nukman @orsuy @PamanTyo February 8, 2012 InkaSativa (Twinika Sativa F)
- @blontankpoer : Selamat malam kang cc: @dopyadi @subiakto @InkaSativa @Hardjoeno @St_Aboe @RivoPamudji @nukman @orsuy @PamanTyo February 8, 2012 didinu (didinugrahadi)
Recent Posts
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
- Salah Sendiri Kenapa Ndak Bisa Basa Énggris! :(
- Mencari Zebra di Zebra Cross
- Nyanyian dari Dapur
- Semangat Startup, Kelambanan si Mapan, Kebebalan Karyawan
- Apa Kabar Bloggers Indonesia?
- Masker Jakarta
- Pemomong Anak dan Keluarga Muda
- Blog Foto yang Bertutur
- Orang Tua Ngebom Tembok
Archives
Random Posts
Alon-alon Waton Klakson*
April 4, 2009 by AntyoMUNGKIN GEJALA GANGGUAN JIWA.
Mobil di belakang saya itu berkali-kali mengklakson. Karena Innova dia lebih tinggi dari mobil kecil yang saya kendarai, mestinya dia tahu bahwa saya berhenti karena mobil di depan saya juga berhenti, begitu pula mobil depannya lagi dan seterusnya.
Maka saya pun melogokkan kepala melalui jendela, lalu menengok ke belakang. Dia [...]
Recent Comments
danang» milih golput aja ah..selama masih tokohnya itu2 ajah,,
Kaget» Apa kita nantinya ngga pada bingung Paman? kamus IT, kamus tehnik, kamus bahsa,….. kedepan akan muncul kamus2 lain. masalahnya cuma satu,… zaman sekarang yang serba sibuk melihat gadget, kapan buka kamus-nya?
mpokb» Aha, bagus nih buat rujukan.. Lalu entri semacam “kerudung wajib lapor” atau “jilbab Islam KTP”, masuk di kamus mana ya, Bang Paman? :D
askep» Saya sebagai salah satu pembuat karya di situ kok merasa tidak terkesan dengan kehadiran Foke dan pembantu2nya di situ. Oh, ada sih, saya terkesan dengan sulitnya ijin yang berbelit2, untuk acara yang mereka selenggarakan sendiri.
ewesewes» Beli ah!
Recent Trackbacks
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
- gak daftar, gak kursus, tapi dapat Sertifikat: Iwan Abdurrahman
- Kepingan Kakap Paling Pojok: Polisi Tidur
- NGENDONESIA: Yang Namanya Korupsi
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (132)
- Lihat Baca Dengar (87)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (398)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





test ….
tentu aja kowe dendam wong kowe ra entuk duwite olehe maling, coba kowe putune atau kronine lain soal ! pasti mingkem gak kebanyakan cocot! totoan! hahah munafik keparat! wes ah!
yang dipikirin hartooooooooo aja mbok mikir nyari duit kayak org spanyol? gimana dape duit ygh banyak jadi pengusaha sukses. ini gek ngurusin orggggggggggggggg aja kayak gak punya kerjaan oooo lha wong pikirane cedak karo tempik alias ora adoh karo tempik yo ndez! pekok!