Kalender Ndesit 2007
BERAPA JUMLAH KALENDER DI RUMAH ANDA?

Ada 34 kalender di dinding kedai masakan cina itu. Separuhnya terpasang tinggi, mendekati plafon.
Entahlah siapa yang setiap bulan harus memanjat meja dan kursi atau tangga A (bahasa Jawa: bè’i) untuk menyobek lembar lama. Ada juga yang hanya perlu disobek dua bulan sekali, tiga bulan sekali, empat bulan sekali, bahkan setahun sekali, bergantung pada jumlah bulan pada setiap lembar. Adapun kalender yang harus disobek saban hari ada di dekat kasir.
Tiga puluh empat kalender di kedai kawasan Mangga Besar, Jakarta, itu mengingatkan saya pada interior umum kedai lama. Liburan kemarin saya menyinggahi beberapa kedai yang dijejali kalender bergambar wanita, panorama, mobil, bunga, dan entah apa lagi.
Dengan kalender sebanyak itu, yang lebih diperhatikan oleh pengunjung adalah gambarnya, bukan penanggalannya.
Pemilik kedai memasangnya untuk menghormati para pemberi. Di beberapa kota, si pemberi berasal dari kota lain. Sebagian dari mereka adalah verkoper, salesmen, detailers, dan sejenisnya.
Awal tahun ini Anda pasti memperoleh kalender, dan biasanya gratis. Ada yang dari toko dan relasi, ada pula yang merupakan bonus majalah. Entahlah, berapa jumlah kalender di rumah Anda — termasuk rumah (atau kantor) yang Anda pondoki.
Awal tahun ini, seperti awal tahun-tahun sebelumnya, saya juga membeli kalender. Apa? Beli? Ya.
Saya menyukai kalender ndesit, tanpa gambar, yang angkanya besar. Ini soal fungsional, semata demi kemudahan baca.
Di tengah kemajuan cetak dan desain grafis, serta ketersediaan kalender vektor gratis siap unduh di internet, kalender ndesit masih bertahan.
Tak banyak warna (biasanya spot), hanya berbahan kertas HVS 70 gram, kalender ndesit itu bagi saya tetap nyeni.
Ketika belum ada desktop publishing, sehingga artwork dikerjakan dengan pemotongan hasil phototype setting dan penyemprotan Spraymount, pengerjaan kalender ndesit — dalam imajinasi saya — adalah latihan yang bagus untuk tukang paste up pemula. Itu belum ditambah pembuatan garis dengan drafting pen yang lazim disebut rapido (yah, Rapido adalah merek selain Rotring dan Staedler).
Apapun jenisnya, kalender kita perlukan untuk menghitung hari. Sejarah mencatat, tingkat peradaban suatu bangsa juga diperlihatkan oleh sistem penanggalan. Setelah memiliki aksara (termasuk angka), manusia membutuhkan cara untuk mencatat waktu dari hari ke hari — tak cukup hanya membedakan pagi, siang, senja, dan malam.
Hari ini, seperti juga kemarin, kalender tak hanya terkemas sebagai kertas untuk dipasang di tembok dan diletakan di atas meja. Kalender juga ada pada arloji, ponsel, dan layar komputer.
Tapi bagaimana menyiasati waktu — bukan mengatur waktu — kita belum selesai belajar. Masih saja kita kedodoran dalam mengatur jadwal yang kita buat. Masih saja kita terlambat menyelesaikan pekerjaan. Bahkan untuk memulai rapat pun masih sering terlambat.
Persoalannya bukan pada waktu, melainkan bagaimana kita memandang waktu dan menilainya.
Kedinian, dalam arti memulai dan menyelesaikan pekerjaan lebih dini, kita anggap bagus. Tepat waktu kita anggap standar. Keterlambatan kita anggap jelek — tapi kita mencintainya, bahkan ketagihan.
Selamat memasuki tahun 2007. Sebuah ucapan yang terlambat, muncul pada minggu kedua Januari. :D
Baca juga: Kalender Diponegoro
126 Responses to Kalender Ndesit 2007
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012Ada saja cara membangun suasana spasial kedai agar tetamu mendapatkan kesan mendalam. Misalnya ala modiste, dengan mesin jahit dan baju baru terpajang. Lho, bukannya kalau kita bertandang dan makan di tempat tetangga atau saudara yang pe... […]postyorous menerous »»»
- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012
Cicitcuit!- @memethmeong banyak hal nggak terduga kok tentang pakdhe @mbilung | @imanbr @ndorokakung @pamantyo May 23, 2012 mbakdos (Agatha N. Ardhiati)
- @mbakdos pakde pake jaket kulit? @mbilung @imanbr @ndorokakung @pamantyo May 23, 2012 memethmeong (medina wulandari)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Gowok: Ada yang Khusus untuk Cowok
October 2, 2006 by AntyoLAMA TAK MENDAPATI, BUAH ITU SAYA CICIPI LAGI.
“Ini apa? Kok warnanya mirip anggur?” tanya anak-anak saya. “Oh ini gowok. Sudah lama Bapak nggak lihat, makanya tadi beli di pasar,” jawab saya.
Sudah dua pertiga usia saya lalui tanpa buah gowok (Syzigium polysephalum). Saya bukan penggemar gowok, yang rasanya asem agak manis itu. Tapi [...]
Recent Comments
Eka» Jadi inget waktu masih kecil.. =( Sekarang udah jarang banget perahu othok2 ini.. hiks hiks.. =(
MY.O.Bz» ayo kunjungi situs kami yg akan memberi segala informasi yg anda butuhkan.. blog terdasyat di tahun 2012… yg paling penting akan diajarkan bagaimana mencari uang dengan blogspot secara GRATIS!! sekali lagi GRATIS!! kunjungi dan buktikan situs kami.. anda bisa mencotoh bagaimana...
obat alami jantung» bagus sekali artikelnya pak , semoga artikelnya bermanfaat bagi semua orang dan berguna :) sukses selalu iyah pak .
motorselow» wah memang mereka kepalanya sudah dari batu. gitu juga hatinya. ngatasin nya ya dengan air dari kehangatan kita
Cara Bisnis Pulsa» Kusimpan buat nambah pegetahuan..
Recent Trackbacks
- agcgoblog.info: Mainan Jadul,Perahu Kaleng Othok-othok
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





[...] Saya bukan pendesain kalender dan bukan pula pemilik percetakan, sehingga permintaan Anda tak dapat saya penuhi. Bloggers lain yang memiliki versi PDF mungkin dapat membantu sesamanya yang membutuhkan kalender. [...]