Anak Blog
paman tyo

PAMAN TYO. Antyo Rentjoko, Tyo, Masé. Ayah dari dua putri dan suami dari satu istri. Bermukim di Pondokgede, Jawa Barat. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tanpa mengenal tenggat. » KONTAK



berbagi





google
yahoo
bing

Si Kancil Nyolong Radio

Kamis, 11 Januari 2007 @ 17:55 | Lihat Baca Dengar

ADA BERAPA SIH EPISODE DAN VERSI CERITA SI KANCIL?

si kancilDay, putri sulung saya, saat masih balita pernah menangis karena ditertawai para sepupu.

Ketika diminta bercerita, dengan lancar dia membuka, “Ini cerita Kancil mencuri radio. Dengerin ya…”

Lalu meledakkan tawa, disusul pertanyaan. Day tak terima, lalu menyergah, “Lho yang bener emang gitu. Kata Bapak gitu kok!” (Lihat komentar nomor 12 di kebun Bu Pisang)

Saya memang mengarangkan beberapa cerita untuknya. Antara lain ya si Kancil mencuri radio, sebagai alternatif untuk si Kancil mencuri timun.

Liburan lalu, di sebuah kota kecil di Jawa Tengah, saya ngider ke lapak buku di kaki lima belakang pasar. Saya ingin tahu buku apa saja yang tergelar di sana, dan apa saja yang disukai oleh pembeli. Salah satunya yang saya dapatkan adalah buku tentang si Kancil, berisi 19 cerita tapi yang berkancil cuma 11, sisanya non-kancil.

Kancil mencuri timun ada dalam buku itu. Judulnya “Menipu Anjing”.

Penulisnya menuturkan, “Ternyata tidak banyak yang dimakan Kancil, hanya tiga buah timun ia sudah merasa kenyang. Ia juga tidak merusak timun yang lain.” (hal. 9)

Sebuah pesan tentang batas konsumsi demi keseimbangan dan ketersediaan pangan yang berkelanjutan?

Hanya mengambil tiga buah, dan tak merusak kebun. Itu juga yang dijadikan dalih oleh Kancil. Tapi Pak Tani tak mau tahu.

“Cil, kau boleh makan timunku tapi jangan kau rusak buah yang lain.”

“Ampun Pak Tani bukan aku yang merusak timunmu. Aku cuma memakan dua atau tiga buah saja, kok!” (hal. 10)

Tak dijelaskan dalam cerita, siapa yang telah merusak kebun. Ini seperti berita sumir, atau disumirkan atas pertimbangan tertentu, yang tertutup terhadap investigasi.

Padahal justru rusaknya kebun itulah yang jadi pemicu amarah Pak Tani. Setelah itu harus ada korban supaya cerita menjadi jangkep (lengkap): ada bukti, saksi, dan pelaku.

Huuu, ngelantur! Bacaan anak-anak, untuk hiburan edukatif, ditafsir dari sana-sini. Tak apa, inilah esensi gombalisme: mbelèbèr, out of focus.

pak tani marah, timun dicuri kancil

Dari mana asal fabel si Kancil saya kurang tahu. Tampaknya cerita rakyat ini merata di Tanah Melayu dan Indonesia Bagian Barat. Dia berkembang dalam tradisi lisan, kemudian dibukukan. Dari sekian versi “kanonisasi” itu yang terkenal adalah episode mencuri timun.

Apakah kancil memang binatang cerdik (dan nakal) seperti anjing kecil? Entahlah. Kesan saya, kancil itu pemalu dan tidak jail. Mantri Kewan bisa menjelaskan soal tabiat si kancil berikut pola makannya (doyan madu dan timunkah?).

Yang pasti citra kancil sebagai makhluk mungil-gesit-cerdas telah mengilhami beberapa pebisnis. Nama Kancil untuk bisnis saya ketahui pertama kali perbukuan Malaysia (Kancil Mas). Sedangkan nama Kantjil untuk jasa boga saya lihat pada sebuah mobil boks di Amsterdam — sayang foto jepretan saya hilang.

Seterusnya, seperti Anda tahu, kancil jadi nama produk otomotif di Malaysia dan Indonesia. Lantas Ki Gugel melaporkan sejumlah perusahaan yang memakai nama kancil. Misalnya pabrik mi milik Jap Tjin Tja. Selebihnya carilah di Halaman Kuning.

Sebelas cerita, apakah sudah mewadahi banyak versi si kancil? Ahli kancilologi, dan si Kancil sendiri, pasti lebih tahu. Begitu pula Bu Murti Bunanta, ahli tentang buku cerita anak-anak itu.

Dalam buku ini ada Kancil mengakali buaya dan macan. Begitu pula kisah sabuk Nabi Sulaiman dan gong Nabi Sulaiman. Dalam versi buku ini, Kancil dikalahkan oleh rombongan siput dalam adu lari.

si kancil memang nakal

JUDUL: Kumpulan Cerita Bergambar Si Kancil *) • PENULIS: M.B. Rahimsyah • ILUSTRATOR: Syam & Irsyadul Anam • PENERBIT: Al-Hikmah, Surakarta (sampul); Pustaka Mandiri, Surakarta (halaman dalam), tanpa tahun • TEBAL: 112 halaman • HARGA: Rp 6.000

*) Itu judul pada sampul. Di halaman judul tertulis “Kumpulan Fabel (Dongeng Binatang) Si Kancil”

Ada 43 komentar | trackback | Depan

#43

Riri | 12 09 2008 @ 12.57.42

Tlg donk kirimin q cerita rakyat apa aja versi bhsa inggris yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa harus hari ini juga.


#42

rhevypitz | 08 09 2008 @ 12.47.07

please i need children stories…bantuin cari dong….


#41

rhandi | 03 09 2008 @ 12.42.26

tolong kirimin saya dongeng dalam bahasa inggris???


#40

Kiki Hermawan | 22 08 2008 @ 19.15.23

bisa kirimin saya dongeng hewan berbahasa inggris?? saya membutuhkannya…


#39

Hendra Polii | 12 06 2008 @ 13.10.49

kalau boleh saya minta tolong dikirim ceritanya si kancil (Klu bisa dgn Gbrnya)


#38

agoes surya | 10 05 2008 @ 13.09.57

bisa kiriin saya dongeng apa aja tapl yang berbahasa inggris

kalau bisa cerita2 dari luar juga boleh


#37

pakwarso | 03 05 2008 @ 23.14.22

please, kirimi dongeng dari jawa timur dalam bahas inggris
thank’s


#36

denis | 18 01 2008 @ 12.10.12

tolong kirim semua legenda indonesia versi inggris… plissssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssss


#35

dadhe | 03 12 2007 @ 18.32.37

tolong kirimin secepatnya legenda sangkuriang versi bahasa inggris,please!!!!


#34

LAILA | 13 11 2007 @ 13.26.46

please dong.cerita tentang sangkuriang dalam versi bahasa inggris


#33

arya | 06 11 2007 @ 15.53.44

tolong kirim sangkuriang versi bahasa inggris secepat nya


#32

agung | 28 10 2007 @ 16.14.40

kirimi versi inggrisnya dong,penting banget nih………….tolong ya……


#31

Hanggara | 22 05 2007 @ 15.53.27

tolong kirimkan Dongeng Si Kancil Versi Inggris dong


#30

dida | 25 02 2007 @ 12.18.50

apalagi yang edisi percakapan///////////////


#29

dida | 25 02 2007 @ 12.17.57

susah ya cari koleksi cerita dongeng yang versi bahasa inggris…………….


#28

lien | 26 01 2007 @ 17.22.27

paman, sebenernya kancil itu ada gk sih…?


#27

sanip | 26 01 2007 @ 14.40.52

wah jadi keingaet ma protesnya bapaknya temen kakaknya adikku.
dulu beliau bilang “ini sebabnya indonesia susah maju,masih kecil aja udah dicekoki cerita soal curi-mencuri…gimana kalau udah besar?”
anaknya menjawab “yaa. jadi koruptor pak”
ternyata sekarang anaknya kerja di bidang keuangan :-P

btw, kayanya sekarang ini jarang bisa nemuin orang yang mahir bikin cerita yang everlasting ya?


#26

mahendra | 22 01 2007 @ 10.22.05

bagi saya kancil tetap pahlawan.. disaat ak kecil ngga bisa tdur…
disaat ak kecil ….
disanalahh sang (bukan si) selalu hadir…
makasih ya cil..muahhh


#25

jalansutera | 15 01 2007 @ 17.42.36

hampir semua anak indon pernah dengar cerita “kancil nyolong timun”. sebegitu mengenanya cerita ini sampe-2 ketiga besar semuanya pintar nyolong, jadi koruptor. wekekekeke…


#24

JaF | 14 01 2007 @ 23.22.36

Wah perspektip baru nih tentang si kancil yang ternyata ramah lingkungan dan mengajarkan kita untuk tidak berlebihan.. :)

Kalau saya mendongeng ke anak saya tentang Putri Salju yang tertidur karena makan durian. Sayang ah, masak apel. Nanti dia takut makan apel hehehe..

Mbah, terusin dong cerita Si Kancil Nyolong Radio nya.. Gimana tuh ceritanya..?


#23

helgeduelbek | 13 01 2007 @ 16.38.42

cerdas + curang = licik ???
Banyak khan manusia seperti itu.


#22

Trinie | 13 01 2007 @ 14.27.52

Sayangnya sekarang Kancil udah termasuk binatang langka euy.


#21

-tikabanget- | 13 01 2007 @ 3.24.54

wakakakak..
wah, dah lama banget ya ndak dnger cerita kancil..


#20

kardjo | 12 01 2007 @ 23.00.19

waks! gak nyangka website perusahaan tempat saya bekerja masuk ke gombalane paman juga… Seringkah dikau melongok kiranya halaman kuning??


#19

pippip | 12 01 2007 @ 14.16.49

kancil = nama bajaj


#18

bebek | 12 01 2007 @ 13.45.53

wahh ini masalah pengidolaan juga yah? asal bapak berkata… apapun pasti dianggap bener… tapi begitu sudah menginjak usia tertentu… pengidolaan figur lainnya mulai menggusur figur orang tua… apa selalu begitu to pakde?


#17

Qky | 12 01 2007 @ 11.15.48

Koes Bersaudara pernah menulis lagu tentang si Kancil…
“Pada suatu hari… si Kancil mencuri… mencuri mentimun… di ladang pak Tani…”


#16

kawula alit | 12 01 2007 @ 10.01.24

dulu sekali pas saya masih ketjil, di koran suara merdeka ada cergam kancil yang dikarang oleh Masdi (Pak Bei).

dibundel oleh simbok saya untuk dibacakan setiap malam.. dan ora bosen bosen juga.. sayang banget bundelnya kemakan ngengat dan akhirnya hilang..


#15

joni jontor | 12 01 2007 @ 8.45.33

Bener juga ya, yen tak pikir2. Ternyata dongeng indonesia banyak moral yang jelek ya. contohnya saja kancil, dia kan nyolong, walaupun sedikit, sebagai tokoh utama yang cerdik diendingnya akhirnya dia lolos. Mirip2 koruptor diindonesia. Pak tani juga lucu kalo ngambil dikit ga papa katanya, tetep aja nyolong.

Blum lagi si sangkuriang lakilaki yg doyan lembur kerja mau ngawinin ibunya. ihhhh. kalo jaman skarang sudah masuk sergap pagi tuh kancil sama sangkuriang.


#14

Nes-cape deeh « Blogem Mentah! | 12 01 2007 @ 8.42.06

[...]  Asal tahu saja: kopi tumbuhnya dipohon jadi kancil ga bisa nyolong. Secangkir kopi dipagi hari juga enak dan sehat, kata teman2 di ipb. Makanya banyak juga warung kopi di dunia nyata maupun maya. [...]


#13

onanymouse | 12 01 2007 @ 8.23.14

yang gak diceritain betapa enaknya daging si kancil xixixi…


#12

tito | 12 01 2007 @ 8.19.21

kancil? Aku googling dulu. belum pernah nangani


#11

laks | 12 01 2007 @ 7.51.23

jadiinget masa dulu…
saya termasuk yang gak seneng di dongengin.. :D

kancil memnag di gambarkan sebagai sosok yang cerdas. tapi kenapa koq identik dengan curang dan suka nipu ya..? apa gak bisa di lambangkan lebih baik cerdasnya untuk yg lebih bermanfaat


#10

de | 12 01 2007 @ 7.36.48

Jadi inget kalo saya lagi ndongeng. Biasanya kalo mendongeng, yg ngorok saya duluan. Tapi sebelum ngorok, biasanya saya ngawur dulu. Cerita cinderela, larinya ke putri salju. Anakku biasanya protes: Lho, Ma, itu kan putri salju kok pake sepatu kaca???


#9

galih | 12 01 2007 @ 7.06.03

kancil itu karnivora apa herbivora sih? kok doyan makan timun? radio diembat pula…


#8

angga | 12 01 2007 @ 2.04.43

wah besok besok ada kantjil nyolong uang donk paman ?


#7

koeaingdikoerbankeunsiah! | 11 01 2007 @ 22.46.06

djahadie inget ik tempoh mingsih jongen, soeka dikassie dongeng ini seblon tidoer sama ik poenja mamie poen…..Hoor ! Lekker tenan !


#6

observer | 11 01 2007 @ 21.22.10

saya sudah tahu cara baca posting gombal yaitu selalu ada yang diselipkan dalam celotehnya atau let’s say semacam moral of the story

Tak dijelaskan dalam cerita, siapa yang telah merusak kebun. Ini seperti berita sumir, atau disumirkan atas pertimbangan tertentu, yang tertutup terhadap investigasi.

Padahal justru rusaknya kebun itulah yang jadi pemicu amarah Pak Tani. Setelah itu harus ada korban supaya cerita menjadi jangkep (lengkap): ada bukti, saksi, dan pelaku.


#5

Lita | 11 01 2007 @ 20.28.29

Hehehe… cerita untuk konsumsi ‘target’ memang belum tentu pas dikunyah ‘non-target’.

Seperti orang dewasa nonton filem remaja (macam Eiffel I’m in Love). Saya bilang filemnya aneh. Jelek. Dan heran kok yang nonton banyak banget.

Ya itu, saya ndak pake ‘teropong’ remaja. Saya pakai kacamata saya sendiri :D

*sejak kapan saya ganti nama ya? :D


#4

udin | 11 01 2007 @ 19.25.36

benarkah kancil itu hewan yang cerdik. tapi kenapa harus digunakan untuk mencurangi hewan yang lain. apakah pengarang hendak mengatakan, orang/hewan yang cerdik itu suka menipu. atau penipu itu hewan/orang yang cerdik. alah, bisa jadi pengarang tak sempat memikirkan mana aspek edukatif dari cerita itu.yang penting menghibur (dan bo’ongi anak kecil?)


#3

Arif Kurniawan | 11 01 2007 @ 18.55.30

Pak, kancil itu umumnya personifikasi orang pintar yaa?
Agak aneh, personifikasi kepintaran diibaratkan dengan kasus pencurian.

Oh ya, sekedar konfirmasi untuk untuk jasa boga bernama Kantjil di Amsterdam. Paman tyo betul sekali. Ada sebuah restoran bernama Kantjil en Tijger. Letaknya di depan Joods Historisch Museum. Makanan Indonesianya lumayan enak walaupun tidak berasa lidah Indonesia…


#2

mpokb | 11 01 2007 @ 18.27.54

pertama kali tahu bentuknya kancil dari seri perangko jadul. dari sejumlah dongeng yg dituturkan simbah dan adik perempuannya, yg saya inget cuma ande2 lumut :D
btw, hebat euy, si non posting pake bahasa inggris. ngalah2in bapake, hehe.. :P
pocky dan demot juga lucu banget.. :)


#1

ndoro kakung | 11 01 2007 @ 18.20.45

ternyata banyak juga ya oleh-oleh setelah pulang kampung kemarin. lah kok aku ndak kebagian to?