Si Kancil Nyolong Radio
ADA BERAPA SIH EPISODE DAN VERSI CERITA SI KANCIL?
Day, putri sulung saya, saat masih balita pernah menangis karena ditertawai para sepupu.
Ketika diminta bercerita, dengan lancar dia membuka, “Ini cerita Kancil mencuri radio. Dengerin ya…”
Lalu meledakkan tawa, disusul pertanyaan. Day tak terima, lalu menyergah, “Lho yang bener emang gitu. Kata Bapak gitu kok!” (Lihat komentar nomor 12 di kebun Bu Pisang)
Saya memang mengarangkan beberapa cerita untuknya. Antara lain ya si Kancil mencuri radio, sebagai alternatif untuk si Kancil mencuri timun.
Liburan lalu, di sebuah kota kecil di Jawa Tengah, saya ngider ke lapak buku di kaki lima belakang pasar. Saya ingin tahu buku apa saja yang tergelar di sana, dan apa saja yang disukai oleh pembeli. Salah satunya yang saya dapatkan adalah buku tentang si Kancil, berisi 19 cerita tapi yang berkancil cuma 11, sisanya non-kancil.
Kancil mencuri timun ada dalam buku itu. Judulnya “Menipu Anjing”.
Penulisnya menuturkan, “Ternyata tidak banyak yang dimakan Kancil, hanya tiga buah timun ia sudah merasa kenyang. Ia juga tidak merusak timun yang lain.” (hal. 9)
Sebuah pesan tentang batas konsumsi demi keseimbangan dan ketersediaan pangan yang berkelanjutan?
Hanya mengambil tiga buah, dan tak merusak kebun. Itu juga yang dijadikan dalih oleh Kancil. Tapi Pak Tani tak mau tahu.
“Cil, kau boleh makan timunku tapi jangan kau rusak buah yang lain.”
“Ampun Pak Tani bukan aku yang merusak timunmu. Aku cuma memakan dua atau tiga buah saja, kok!” (hal. 10)
Tak dijelaskan dalam cerita, siapa yang telah merusak kebun. Ini seperti berita sumir, atau disumirkan atas pertimbangan tertentu, yang tertutup terhadap investigasi.
Padahal justru rusaknya kebun itulah yang jadi pemicu amarah Pak Tani. Setelah itu harus ada korban supaya cerita menjadi jangkep (lengkap): ada bukti, saksi, dan pelaku.
Huuu, ngelantur! Bacaan anak-anak, untuk hiburan edukatif, ditafsir dari sana-sini. Tak apa, inilah esensi gombalisme: mbelèbèr, out of focus.

Dari mana asal fabel si Kancil saya kurang tahu. Tampaknya cerita rakyat ini merata di Tanah Melayu dan Indonesia Bagian Barat. Dia berkembang dalam tradisi lisan, kemudian dibukukan. Dari sekian versi “kanonisasi” itu yang terkenal adalah episode mencuri timun.
Apakah kancil memang binatang cerdik (dan nakal) seperti anjing kecil? Entahlah. Kesan saya, kancil itu pemalu dan tidak jail. Mantri Kewan bisa menjelaskan soal tabiat si kancil berikut pola makannya (doyan madu dan timunkah?).
Yang pasti citra kancil sebagai makhluk mungil-gesit-cerdas telah mengilhami beberapa pebisnis. Nama Kancil untuk bisnis saya ketahui pertama kali perbukuan Malaysia (Kancil Mas). Sedangkan nama Kantjil untuk jasa boga saya lihat pada sebuah mobil boks di Amsterdam — sayang foto jepretan saya hilang.
Seterusnya, seperti Anda tahu, kancil jadi nama produk otomotif di Malaysia dan Indonesia. Lantas Ki Gugel melaporkan sejumlah perusahaan yang memakai nama kancil. Misalnya pabrik mi milik Jap Tjin Tja. Selebihnya carilah di Halaman Kuning.
Sebelas cerita, apakah sudah mewadahi banyak versi si kancil? Ahli kancilologi, dan si Kancil sendiri, pasti lebih tahu. Begitu pula Bu Murti Bunanta, ahli tentang buku cerita anak-anak itu.
Dalam buku ini ada Kancil mengakali buaya dan macan. Begitu pula kisah sabuk Nabi Sulaiman dan gong Nabi Sulaiman. Dalam versi buku ini, Kancil dikalahkan oleh rombongan siput dalam adu lari.
JUDUL: Kumpulan Cerita Bergambar Si Kancil *) • PENULIS: M.B. Rahimsyah • ILUSTRATOR: Syam & Irsyadul Anam • PENERBIT: Al-Hikmah, Surakarta (sampul); Pustaka Mandiri, Surakarta (halaman dalam), tanpa tahun • TEBAL: 112 halaman • HARGA: Rp 6.000
*) Itu judul pada sampul. Di halaman judul tertulis “Kumpulan Fabel (Dongeng Binatang) Si Kancil”
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Komedi Senayan Tengah Malam February 4, 2012Berita paling konyol pekan ini: pemasangan 177 kursi (@ Rp 24 juta) dalam ruang rapat senilai Rp 20 miliar milik Banggar DPR dilakuan menjelang pergantian hari hingga dini hari dengan pengamanan ekstra. Setiap kursi baru masuk, sehingga pintu harus dibuka, lampu ruang sudah padam. Artinya para politisi dan birokrat di DPR itu masih punya rasa […]antyo
- Komedi Senayan Tengah Malam February 4, 2012
Cicitcuit!- Five Roles of An Online Investigation Team » http://t.co/6VFaC7wO | cc: @hedi @PamanTyo @orsuy @ndorokakung February 4, 2012 bangaip (Syarief Hidayatullah)
- @leksa @pamantyo kebanyakan yg belanja org2 yg jualan makanan sekitar mega kuningan. asal tegal, purwokerto sama kuningan :D February 4, 2012 aralle (alle)
Recent Posts
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
- Salah Sendiri Kenapa Ndak Bisa Basa Énggris! :(
- Mencari Zebra di Zebra Cross
- Nyanyian dari Dapur
- Semangat Startup, Kelambanan si Mapan, Kebebalan Karyawan
- Apa Kabar Bloggers Indonesia?
- Masker Jakarta
- Pemomong Anak dan Keluarga Muda
- Blog Foto yang Bertutur
- Orang Tua Ngebom Tembok
- Nasib Koran dan Penjajanya
Archives
Random Posts
Ketika Anak Mengerjakan PR di Salon
August 24, 2006 by AntyoWAKTU ORANGTUA UNTUK ANAK, ALANGKAH TERBATASNYA…
Seorang ibu, aktris dan pebisnis yang perpustakaan pribadinya hebat, pernah menasihati begini waktu saya muda: “Selagi anak masih kecil dan selalu minta dekat, turutin aja. Kalo dia minta dipangku, kita pangku. Kalo dia minta gendong dan kita kuat, ya gendong aja. Kalo sudah besar dia kita ajak malah [...]
Recent Comments
Fauzi Enigma Web» waduh. miris. budaya “sebagian̶ 1; masyarakat yang serba instan. pengen ini pengen itu tapi tidak mau menanggung bebannya. Sedih melihat orang-orang seperti itu
Fauzi Enigma Web» Ampun. seumur-umur gue ga pernah milih. Dari gw mulai dapet KTP sampai nyaris kepala 3 ini. Dan kayaknya gak bakalan kalau para pemimpin kita masih sibuk mengurusi perut dan nafsunnya ketimbang memihak rakyat. mbuh
wafaa» kalau bingung gak usah milih :D
vhyan» kllo syya sii pillih yg adill dan jujur sajja.. hehe..
Alex» Rekam jejaknya juga selama ini bertabur-tabur, Paman. Bersama kawan-kawan kami pernah coba bikin blog mulut pejabat dengan iktikad merekam jejak mereka yang sedang menjabat, untuk arsip jika kelak mereka mau naik lagi. Tapi ya susah. Hehe. Yang terlibat sedikit masih. Sistemnya sederhana:...
Recent Trackbacks
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
- gak daftar, gak kursus, tapi dapat Sertifikat: Iwan Abdurrahman
- Kepingan Kakap Paling Pojok: Polisi Tidur
- NGENDONESIA: Yang Namanya Korupsi
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (132)
- Lihat Baca Dengar (86)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (398)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





q suka lagunya,karena lagunya baguuus sekali!!!!.mau dengar lagunya,akan q tuliskan”si kancil anak nakal suka mencuri ketimun ayo lekas diburu jangan diberi ampun”gitu lagunya,oya aku lahir tanggal 23 bulan 11 tahun 1999,klo adikku lahir tanggal 16 bulan 8 tahun 2003
kt q si kancil tu nakal.tpi,ku suka lagunya,lagunya seperti ini”si kancil anak nakal suka mencuri ketimun ayo lekas dikurung jangan diberi ampun”gitu lagunya,oya aku lahir tanggal 16 bulan 8 tahun 2003,klo kakakku lahir tanggal 23 bulan 11 tahun 1999