Mengerumuni Makanan dan Berkerumun Dekat Makanan
KALAU SUDAH NYAM-NYAM, TAMPAK ASLINYA.

Mengerumuni makanan berarti mendekati meja prasmanan karena punya kepentingan, misalnya mengambil hidangan. Sedangkan berkerumun dekat meja buffet belum tentu berkepentingan dengan makan-minum.
Dua hal itu kita dapati, dan kita lakukan, dalam resepsi. Karena sekarang musim kawin, Anda bisa mengamatinya.
Tak ada yang istimewa. Seperti makhluk lainnya, manusia memang suka mendekati sumber makanan dan minuman. Lantas apa anehnya?
Tidak ada yang aneh, hanya saja kadang mengganggu. Sering kita jumpai, orang asyik berkerumun dan ngobrol di samping meja hidangan sehingga mengalangi akses orang lain.
Ada pula yang menampakkan bahasa tubuh macam ini: makan dekat meja hidangan supaya gampang nambah, karena kebetulan antrean tak panjang. Maklum, makanannya dicatu oleh petugas katering penjaga meja gubuk.
Memang, resepsi berdiri digelar akan para tetamu leluasa dalam berhandai-handai, dan setiap orang bebas bergerak menemui tamu lain. Kalau niat si empunya hajat cuma ngempanin orang, bukan mengumpulkan orang, tentu lebih praktis mengirim makanan ke rumah masing-masing kerabat.
Rekaman foto dan video yang diambil dari atas biasanya menunjukkan perilaku lucu itu. Tapi daripada repot memotret atau mencari dokumentasinya, tanyailah para wedding organizer dan pengusaha jasa boga.
Kalau Anda tak mau menanyai mereka, tunggulah sampai MC mengumumkan bisikan penanggung jawab acara. Misalnya, “Dimohon dengan hormat agar hadirin yang sudah mengambil hidangan berkenan untuk melonggarkan ruang di sekitar meja untuk tamu yang lain…”
Pengumuman macam ini disuarakan kalau suasananya sudah keterlaluan.
© Ilustrasi: entah
25 Responses to Mengerumuni Makanan dan Berkerumun Dekat Makanan
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Komedi Senayan Tengah Malam February 4, 2012Berita paling konyol pekan ini: pemasangan 177 kursi (@ Rp 24 juta) dalam ruang rapat senilai Rp 20 miliar milik Banggar DPR dilakuan menjelang pergantian hari hingga dini hari dengan pengamanan ekstra. Setiap kursi baru masuk, sehingga pintu harus dibuka, lampu ruang sudah padam. Artinya para politisi dan birokrat di DPR itu masih punya rasa […]antyo
- Komedi Senayan Tengah Malam February 4, 2012
Cicitcuit!- Five Roles of An Online Investigation Team » http://t.co/6VFaC7wO | cc: @hedi @PamanTyo @orsuy @ndorokakung February 4, 2012 bangaip (Syarief Hidayatullah)
- @leksa @pamantyo kebanyakan yg belanja org2 yg jualan makanan sekitar mega kuningan. asal tegal, purwokerto sama kuningan :D February 4, 2012 aralle (alle)
Recent Posts
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
- Salah Sendiri Kenapa Ndak Bisa Basa Énggris! :(
- Mencari Zebra di Zebra Cross
- Nyanyian dari Dapur
- Semangat Startup, Kelambanan si Mapan, Kebebalan Karyawan
- Apa Kabar Bloggers Indonesia?
- Masker Jakarta
- Pemomong Anak dan Keluarga Muda
- Blog Foto yang Bertutur
- Orang Tua Ngebom Tembok
- Nasib Koran dan Penjajanya
Archives
Random Posts
Musik Kedai Ayam Goreng dan Pabrik Roti
December 2, 2008 by AntyoMERIAHKAH MUSIK UNTUK PEMILU 09 KALAU EKONOMI MAKIN PARAH?
Dua hal tak berhubungan itu mengusik lamunan ngawur saya. CD Bonus lansiran KFC tergeletak dekat player, tapi yang sedang saya putar adalah Jet lag-nya PFM.
Kalau soal mana yang lebih bagus, itu wilayah selera. Anggap saja bagimu adalah musikmu dan bagiku [...]
Recent Comments
Fauzi Enigma Web» waduh. miris. budaya “sebagian̶ 1; masyarakat yang serba instan. pengen ini pengen itu tapi tidak mau menanggung bebannya. Sedih melihat orang-orang seperti itu
Fauzi Enigma Web» Ampun. seumur-umur gue ga pernah milih. Dari gw mulai dapet KTP sampai nyaris kepala 3 ini. Dan kayaknya gak bakalan kalau para pemimpin kita masih sibuk mengurusi perut dan nafsunnya ketimbang memihak rakyat. mbuh
wafaa» kalau bingung gak usah milih :D
vhyan» kllo syya sii pillih yg adill dan jujur sajja.. hehe..
Alex» Rekam jejaknya juga selama ini bertabur-tabur, Paman. Bersama kawan-kawan kami pernah coba bikin blog mulut pejabat dengan iktikad merekam jejak mereka yang sedang menjabat, untuk arsip jika kelak mereka mau naik lagi. Tapi ya susah. Hehe. Yang terlibat sedikit masih. Sistemnya sederhana:...
Recent Trackbacks
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
- gak daftar, gak kursus, tapi dapat Sertifikat: Iwan Abdurrahman
- Kepingan Kakap Paling Pojok: Polisi Tidur
- NGENDONESIA: Yang Namanya Korupsi
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (132)
- Lihat Baca Dengar (86)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (398)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





[...] Perihal perilaku santap-menyantap dalam pesta, silakan baca cerita lama saya. [...]
[...] Baca juga: Mengerumuni makanan dan berkerumun dekat makanan [...]
pitik yo melu prasmanan tho..??
ambil antrean di gubuk-gubuk aja. biasanya menunya lebih sip. tapi antre yaaa…ga bole nyerobot
paling sebel liat makanan ngga diabisin!!
perasaan saya kalo dapat undangan makan prasmana gak gitu deh….
berkerumun dekat makanan dikarenaken prinsip hidupnya ketika melihat makanan adalah “Lali konco!!! lali dulur!!!” tapi itu cuma dikalangan teman temanku saja paman,;P
Jadi kapan mantu, Paman? Kita2 bakal diundang nggak? Hehe.
kalau saya datang ke kawinan, sambil nunggu antrian yang mau salaman, ya saya sih nggak jaim jaim amat..makan duluan aja.
wakakakakk…
mestinya ada pulisi pengamanan meja makan ituh..
pasti itu pestanya orang kota…nggragas kesannya.
coba kalo dikampung, hajatan pake prasmanan…ngambil makanan sedikit saja…mo nambah aja sungkan, apalagi kalo kondangannya kerumah pejabat desa/kecamatan :D
Aslinya usai makan tuh kelihatan capek, hehehehe, … (abis capek ngunyah), aslinya juga ketahuan usai makan keringetan, hahahaha, … (biar lagi musim hujan sekalipun.)
Aslinya yang cari makan kondangan juga kelihatan, dateng telat dan langsung ke kerumunan makanan. Nyalamin penganten setelah kenyang, hehehehe.
Aslinya pencari makan dateng ke kondangan juga kelihatan. Ini mah biasanya di kawasan kota, … modal angpao, setelah kenyang pulang, ngacir, hahahahaha.
kalo acara kecil-kecilan biasanya dipersilahkan makan pada susah banget, ada yang sok jaim, ada yang malu-malu najis, padahal tiba giliran berhenti makan justru lebih susah..
cape deh..
Namanya juga manusia mas. Suka aneh dan lucu-lucu gitu.
Btw, ilustrasi di atas mengingatkan almarhum kakek saya. Beliau punya piaraan ayam sangat banyak waktu itu.
kok gak pakai USDEK saja om… Unjukan, Sop, Dahar, Es, Kondur… dijamin tertib. Ha wong warisan leluhur… :P
kalau aku lebih suka makan buahnya dulu, tak perlu antri, bisa lebih santai dan lebih sehat.
baru cari-cari makanan terunik yang ada. mie bandung, baso kuah.
karena menu makan besarnya biasanya “itu-itu” aja. dan rasanya “tawar”. :)
kang aku telat baca sms pesenanmu. lain kali kubawakan deh … sori yo.
kalo saya buruan ambil dada ayamnya tuh… hehehe…
paling sebel kalo harus ngantri makanan di pesta mantenan, mending cari yang masih kosong….atau kalo ngantri semua ya pulang aja, trus cari warung makan….
hmm, kebetulan punya posting dgn topik sama, tapi beda pembahasan:
http://ananta.wordpress.com/2007/01/15/kondangan-dan-makan-makan/
pitik?? wahhh kalo liat pitik ngantri makan tuh seru… pakek adegan terjang dan serbu segala… mungkin sama juga kayak manusia kali ya?? :p
urutan antrian terpanjang kalo resepsi :
1. Kambing guling
2. Siomay
3. Bakso
4. …
5. …
kambing guling,so pasti incaranku. pan gak ada yg jual kambing guling ngeteng.tul gal..?
hm.. antrean makanan cocok buat yg berjiwa kompetitif. kalo aye mah cari yg kosong aja dah..
kalo mantenan pesta berdiri itu: antri makan, ngerumuni gubug makanan, habis itu bingung cari tempat yg enak…ato nurut yg itu, berdiri deket lokasi makanan biar nambahnya gampang