Rokok dan Mo-limo
WASPADALAH WAHAI WANITA!

Saat masih SMA, Krisman selalu masuk siang. Maka pagi sampai menjelang berangkat sekolah ia ditugasi ibunya menjaga warung, sedangkan sang ibu mengurusi dapur. Untuk mengupahi dirinya sendiri, Krisman selalu mengambil sebungkus Bentoel filter. Tanpa izin.
Akhirnya sang ibu tahu. Sejak itu setiap hari ia membekali anaknya uang untuk seliter bensin dan… sebungkus Bentoel filter.
Sampai hari ini, lelaki asal Wedi, Klaten, Jawa Tengah, itu masih merokok. Sempat berniat berhenti setelah dia melihat beberapa teman harus berhenti menjadi budak nikotin atas perintah dokter.
Memang, beberapa kawan Krisman mulai berhenti merokok. Mereka adalah lelaki usia 40+. Sebagian besar berhenti karena dokter memberikan bukti yang mengerikan, lengkap dengan foto rontgen, hasil pindaian komputer, dan laporan laboratorium.
Beberapa lainnya mulai membatasi isap-kepul asap karena mulai ditentang anak-anaknya. Ada yang sama sekali tak merokok di rumah karena anak-anaknya mengancam, “Kalo Papa masih merokok, aku juga merokok.” Terpaksalah Papa merokok hanya di kantor, itu pun terbatas di bilik perokokan.
Saya tak akan berpanjang-panjang soal bahaya — tepatnya: keburukan dan kejahatan — merokok. Anda, terutama yang antirokok, punya sejumlah alasan. Sedangkan Anda yang pro punya segudang dalih.
Krisman juga punya sejumlah dalih yang menurutnya sahih. Tapi kenapa ibunya dulu bukannya melarang dia merokok, malah secara resmi menjatahkan sebungkus sigaret saban hari?
Tadi sore Krisman bercerita. Sarjana hukum itu tahu alasan ibunya belum lama, artinya jauh hari setelah dia meninggalkan masa remajanya.
Si ibu memberinya rokok karena dia tak ingin anaknya jadi perokok sekaligus maling. Cukup jadi perokok saja. Apa yang dilakukannya dulu sebagai “pengupahan diri” itu di mata ibunya adalah pencurian.
Saya teringat “mo-limo” dalam masyarakat Jawa: main (judi), mabuk, madon (main perempuan), madat (mengisap candu), maling (mencuri).
Perihal “mo“, itu diambil dari aksara Jawa (hanacaraka) untuk “ma” (huruf “m”), yang dilafalkan sebagai “mo“. Sedangkan “limo” adalah pelafalan untuk “lima”. Orang Tegal dan Banyumas (mungkin) tetap melafalkannya “ma-lima“. Yang pasti, hanya lelaki kacau yang melakukan kelima “mo” itu sekaligus.
Padahal ada juga lho “mo-limolas” atau “ma-lima-belas”. Apa itu? “Madhêp mantêp mangan mèlu maratuwa. Maratuwa macêm-macêm mantu minggat. Maratuwa mati, mantu mèlu maris.”
Sangat kurang ajar! Kalau diterjemahkan, “mo-15” berarti “Mantap stabil, makan numpang mertua. Mertua macam-macam, menantu minggat. Mertua meninggal, menantu dapat warisan.”
Kalau ditambah “mo-limo“, “mo-15” tadi menjadi “mo-20“. Celakalah wanita yang menjadi istrinya lelaki “top-twenty” itu. Benalu akan berjaya.
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Komedi Senayan Tengah Malam February 4, 2012Berita paling konyol pekan ini: pemasangan 177 kursi (@ Rp 24 juta) dalam ruang rapat senilai Rp 20 miliar milik Banggar DPR dilakuan menjelang pergantian hari hingga dini hari dengan pengamanan ekstra. Setiap kursi baru masuk, sehingga pintu harus dibuka, lampu ruang sudah padam. Artinya para politisi dan birokrat di DPR itu masih punya rasa […]antyo
- Komedi Senayan Tengah Malam February 4, 2012
Cicitcuit!- Five Roles of An Online Investigation Team » http://t.co/6VFaC7wO | cc: @hedi @PamanTyo @orsuy @ndorokakung February 4, 2012 bangaip (Syarief Hidayatullah)
- @leksa @pamantyo kebanyakan yg belanja org2 yg jualan makanan sekitar mega kuningan. asal tegal, purwokerto sama kuningan :D February 4, 2012 aralle (alle)
Recent Posts
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
- Salah Sendiri Kenapa Ndak Bisa Basa Énggris! :(
- Mencari Zebra di Zebra Cross
- Nyanyian dari Dapur
- Semangat Startup, Kelambanan si Mapan, Kebebalan Karyawan
- Apa Kabar Bloggers Indonesia?
- Masker Jakarta
- Pemomong Anak dan Keluarga Muda
- Blog Foto yang Bertutur
- Orang Tua Ngebom Tembok
- Nasib Koran dan Penjajanya
Archives
Random Posts
Bayang Tersorot di Tembok
August 26, 2007 by AntyoKENALKAH KITA DENGAN SETIAP SUDUT RUMAH KITA?
Truk sampah oranye itu berhenti di depan rumah. Dia datang menjemput muatan sekaligus antarkan bau busuk. Saya tutup pintu depan, lalu balik badan. Saat balik badan, saya mendapati hal baru: tembok ruang tamu menjadi bidang cahaya dari luar, dengan dedaunan menjadi bayang pengisi bingkai.
Dalam hati saya [...]
Recent Comments
Fauzi Enigma Web» waduh. miris. budaya “sebagian̶ 1; masyarakat yang serba instan. pengen ini pengen itu tapi tidak mau menanggung bebannya. Sedih melihat orang-orang seperti itu
Fauzi Enigma Web» Ampun. seumur-umur gue ga pernah milih. Dari gw mulai dapet KTP sampai nyaris kepala 3 ini. Dan kayaknya gak bakalan kalau para pemimpin kita masih sibuk mengurusi perut dan nafsunnya ketimbang memihak rakyat. mbuh
wafaa» kalau bingung gak usah milih :D
vhyan» kllo syya sii pillih yg adill dan jujur sajja.. hehe..
Alex» Rekam jejaknya juga selama ini bertabur-tabur, Paman. Bersama kawan-kawan kami pernah coba bikin blog mulut pejabat dengan iktikad merekam jejak mereka yang sedang menjabat, untuk arsip jika kelak mereka mau naik lagi. Tapi ya susah. Hehe. Yang terlibat sedikit masih. Sistemnya sederhana:...
Recent Trackbacks
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
- gak daftar, gak kursus, tapi dapat Sertifikat: Iwan Abdurrahman
- Kepingan Kakap Paling Pojok: Polisi Tidur
- NGENDONESIA: Yang Namanya Korupsi
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (132)
- Lihat Baca Dengar (86)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (398)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





Kok belum ada yg komen? padahal dah lama.. Kalau guru BP saya jaman SMA pesan kepada pelajar lelaki jangan samapi Mo 10.. ini malah samapai 15..lebih kreatif lagi…
STOP MEROKOK !!!!!!!!!!!1
Kayaknya gw kenal deh ama yang namanya Krisman itu, Pakde.
#20. bebek hidup lagi?
1 mo lagi yang paling bikin stress manusia kayaknya pak de? yaitu mo_diarrr atawa modyar
*ups..maaf kasar :p
[...] Adapun menantu sontoloyo tapi kreatif sekaligus oportunistik, adalah yang menganut “mo-15” — lebih kacau daripada “mo-5″. Pelajarilah di sana. [...]
[...] Seputar rokok: + Cara untuk berhenti + Syarat untuk calon suami: bukan perokok + Rokok dan kejahatan molimo + Tanpa perokok, korek api akan berkurang (?) [...]
Kebiasaan merokok memang karena emosi, tetapi jangan kuatir anda bisa mengatur kebiasaan merokok dengan mempelajari buku cara gampang berhenti merokok yang ada di http://www.rokok.rpyou.com
rokok itu buat saya sahabat. biarkan dia membunuh, yang penting semasa saya hidup, saya tidak kesepian :)
5mo + 15mo = 20 mo…merokok? kayaknya yang membuat terhubung adalah…. sama-sama bikin ketergantungannya kalee…
salam kenal ya mass
ide bagus, mo-15nya.
coba diterapin ah :p
Cepet MAti Deh !
Rokoknya bentoel sih ! coba Kalo marlboro
jadi bikin kampanye mo 15 nya?
hahaha….
kuwalattttt…..tuh mantu
mo-limo-nya kan udah dibikin posternya sama sampeyan, pakdhe…
sayah lagi bayangin aja gimana jadinya kalok si pakdhe bikin poster buat mo-20 ;D