Suami Takut Istri
KALAU ISTRI TAKUT SUAMI?

Guyon itu muncul lagi dalam kelas pagi ini. Tentang orang bermasalah, yang mengalami penjajahan berurutan. Dijajah Belanda, Jepang, Soekarno, Soeharto, bos kecil, bos besar, dan… istri. Kesimpulan: hanya lelaki sial yang mengalami itu. Para murid, pria maupun wanita, tertawa.
Dalam masyarakat patriarkal, dengan mitos tentang superioritas pria, suami yang didominasi istri adalah sesuatu yang tercela. Pantas jadi bahan tertawaan. Bahkan misalkan si lelaki terdominasi itu merasa bahagia, maka orang lain akan menyimpulkan bahwa penindasan berlangsung sangat efektif.
Begitu efektifnya sehingga si tertindas tak merasa ditindas. Jika ditambah dorongan masokistis, maka semakin bulatlah kebahagiaannya.
Tapi jika yang jadi korban penindasan oleh pasangan adalah wanita, apapun jenis status maritalnya, maka orang cenderung menoleransi.
Untunglah ada penyadaran dari kaum penganjur kesetaraan gender bahwa jenis kelamin bukanlah pembenar terhadap penindasan. Di luar pasal kelamin, apa pun yang jadi alasan penindasan juga jelas salah.
Namanya juga manusia, tak dapat dipetakan secara sederhana. Ada saja kasus individual yang menyimpang dari cita-cita bersama.
Kemarin pagi saya dengar dari seorang nyonya, yang selama ini tak suka penindasan, bahwa lelaki semacam Ahmad Dhani yang sangat dominan dalam banyak hal, termasuk kehidupannya dengan istri, itu justru sexy. Maksudnya pede, tegas, jelas, semua tindakan ada argumentasinya.
Jawaban “jalan tengah” juga banyak ragamnya. Normatif, kadang abstrak, tapi kira-kira begini intinya: tidak ada penindasan, masing-masing punya peran, pada saat tertentu si pria maupun wanita boleh (atau bisa) dominan, atas kesepakatan.
Kalau harus diatur terinci agar jelas, melalui perjanjian di depan notaris, jangan-jangan isinya seperti perjanjian kerja. Ini lembaga perkawinan (bisa juga cuma hubungan kasih, kalau tanpa nikah) atau kumpeni?
Jangan-jangan alasan sebagian orang yang memilih melajang (tapi punya kekasih) adalah ini: tak mau direpoti oleh soal mendominasi maupun didominasi berikut tawar-menawarnya. Kalau sakit hati atau nggak cuocuok ya tinggal say good bye — syukur bila sudah tersedia serep (bahkan lebih dari satu).
Tapi benarkah ketertindasan seorang istri cenderung ditoleransi, bahkan oleh yang bersangkutan, setidaknya pada tingkat olok-olok?
Seorang wanita ketika menjadi wakil presiden, dan kemudian presiden, selalu jengkel terhadap olok-olok itu. Makanya dia pernah “jothakan” (berumusuhan seperti anak kecil) dengan mitra utama politiknya karena diledek sebagai wanita yang disetir oleh suami.
Apakah saya termasuk pria yang takut terhadap istri? Ya. Tapi istri saya juga takut sama saya. Tentu akan ada yang mengoreksi dengan gaya Jawa: istri sampeyan itu takut apa gilo?
Ingatlah, pepatah Jawa mengatakan “witing tresno jalaran saka gilo lan kepekso“. Maaf, tidak ada terjemahan dalam bahasa Indonesia. :D
Selamat berakhir pekan. Saya harus kembali ke kelas. Jadi murid yang baik tapi ngeselin karena ngantukan dan bermain-main dengan notebook.
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Dering Telepon Landline February 10, 2012Suatu hari fixed-line kantor berdering berkali-kali. Mirip kantor betulan! Binis adalah krang-kring. Seperti dalam film lama. Tetapi kini orang kantoran makin sering berponsel. Langsung ke tujuan. Tarif lebih murah. Di rumah pun telepon kabel tak seaktif dulu. Selain untuk memesan gas dan air galonan, telepon untuk interlokal. Mungkin semakin jarang keluarga […]antyo
- Dering Telepon Landline February 10, 2012
Cicitcuit!- RT @cho_ro: Jadi social smoker itu karena gak ada obat mati gaya. masalahnya dari social smoker ke pecandu itu tinggal selangkah ~ @pamanTyo February 10, 2012 glennypy6 (Glenny Jonathan)
- RT @cho_ro: Jadi social smoker itu karena gak ada obat mati gaya. masalahnya dari social smoker ke pecandu itu tinggal selangkah ~ @pamanTyo February 10, 2012 hollowayzr4 (Holloway Wharton)
Recent Posts
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
- Salah Sendiri Kenapa Ndak Bisa Basa Énggris! :(
- Mencari Zebra di Zebra Cross
- Nyanyian dari Dapur
- Semangat Startup, Kelambanan si Mapan, Kebebalan Karyawan
- Apa Kabar Bloggers Indonesia?
- Masker Jakarta
- Pemomong Anak dan Keluarga Muda
- Blog Foto yang Bertutur
- Orang Tua Ngebom Tembok
Archives
Random Posts
Pakaian Muslim, Pakaian Kristen, Pakaian Cina
October 6, 2006 by AntyoYOU ARE WHAT YOU WEAR. SO?
Mungkin sudah lebih dari sepuluh tahunan istilah ini diterima untuk busana pria: baju muslim (atau kemeja muslim).
Saya tak paham sejarah fashion, jadi terkaan saya bisa saja ngawur. Tapi ingatan itulah yang muncul saat membaca iklan Lebaran Sale Java Store di Kompas hari ini: kenapa kemeja muslim?
[...]
Recent Comments
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
Recent Trackbacks
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
- gak daftar, gak kursus, tapi dapat Sertifikat: Iwan Abdurrahman
- Kepingan Kakap Paling Pojok: Polisi Tidur
- NGENDONESIA: Yang Namanya Korupsi
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (132)
- Lihat Baca Dengar (87)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (398)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





Lucu memang tapi gak lucu lagi kalo anakku ikutan nonton.
asyemmm…matursuwun paklek dah bikin aku ngekel…dua kali jee duaa kali!!!hihi
Windede,
SETUJU!!!