Adu Tahan, Adu Bebal
BASI TAK BASI TAPI BAGAIMANA LAGI.

Lihatlah foto Kompas hari ini. Tidak istimewa. Semua koran dan majalah berita punya dokumentasi foto serupa. Di Kompas pun foto-foto itu bisa jadi buku terbitan cap Kerbau. Semua stasiun televisi punya footages sejenis, yang bisa dikemas ulang menjadi klip video. Tentang persidangan DPR-RI yang sepi peserta.
Ketika koran memuat fotonya, pembaca hanya bergumam, “Sudah basi. Itu lagi, itu lagi.”
Editor koran sudah sampai ke tingkat muak dan mual, sampai mati akal, sehingga kehabisan kata. Maka jadilah judul datar nan jujur: “Pemandangan Biasa”.
Jika foto tak dimuat, orang-orang parlemen akan menjadi-jadi. Mereka akan merasa semakin banyak mata yang tak peduli.
Tapi jika foto dimuat, itu jadi basi. Pembaca kadung bertebal hati, tak mau peduli. Fotografernya, mungkin, merasa telah mengorbankan piksel untuk foto yang — dalam situasi hari ini — tak bernilai tinggi. Hanya keteguhan hati yang akhirnya menjadi penyemangat koran, dengan risiko dibilang bebal karena memuat foto yang mengulang kekonyolan rutin.
Bagaimana dengan para anggota dewan yang mulia, orang-orang bermartabat yang bekerja sepenuh hati untuk rakyat partai, tanpa menuntut banyak imbalan karena semata ingin mengabdi, demi perbaikan negeri?
Dari pemilu ke pemilu, kita telah belajar. Ya, belajar mempertebal kesanggupan untuk ditipu. Kembang gula yang dijajakan hanyalah berlapis tipis pemanis. Selebihnya, makin ke dalam, adalah rasa pahit. The song remains the same…
© Foto: Kompas/Priyambodo
NB: Blog ini juga semakin basi karena membahas perilaku anggota DPR
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012Ada saja cara membangun suasana spasial kedai agar tetamu mendapatkan kesan mendalam. Misalnya ala modiste, dengan mesin jahit dan baju baru terpajang. Lho, bukannya kalau kita bertandang dan makan di tempat tetangga atau saudara yang pe... […]postyorous menerous »»»
- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012
Cicitcuit!- @memethmeong banyak hal nggak terduga kok tentang pakdhe @mbilung | @imanbr @ndorokakung @pamantyo May 23, 2012 mbakdos (Agatha N. Ardhiati)
- @mbakdos pakde pake jaket kulit? @mbilung @imanbr @ndorokakung @pamantyo May 23, 2012 memethmeong (medina wulandari)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Pagar Makan Penglihatan
January 26, 2010 by AntyoRUMAH KITA, CANGKANG KITA.
Jadi, apa sebetulnya yang kita butuhkan dari pagar halaman depan rumah kita? Misalkan perda tak mengaturnya, mungkin kita semua akan membangun pagar bumi yang tinggi mirip beberapa kota lama yang banyak saudagarnya. Setiap rumah adalah benteng dalam wujud fisik. Orang luar maupun penghuni harus saling intip.
Tengoklah sekitar. Bahkan maaf, [...]
Recent Comments
Eka» Jadi inget waktu masih kecil.. =( Sekarang udah jarang banget perahu othok2 ini.. hiks hiks.. =(
MY.O.Bz» ayo kunjungi situs kami yg akan memberi segala informasi yg anda butuhkan.. blog terdasyat di tahun 2012… yg paling penting akan diajarkan bagaimana mencari uang dengan blogspot secara GRATIS!! sekali lagi GRATIS!! kunjungi dan buktikan situs kami.. anda bisa mencotoh bagaimana...
obat alami jantung» bagus sekali artikelnya pak , semoga artikelnya bermanfaat bagi semua orang dan berguna :) sukses selalu iyah pak .
motorselow» wah memang mereka kepalanya sudah dari batu. gitu juga hatinya. ngatasin nya ya dengan air dari kehangatan kita
Cara Bisnis Pulsa» Kusimpan buat nambah pegetahuan..
Recent Trackbacks
- agcgoblog.info: Mainan Jadul,Perahu Kaleng Othok-othok
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





mboh ah
klo ga bangku kosong…bangku penuh tp mata kosong(tidur)
DPR
Datang
Plintat-plintut
Rebutan uang
tapi jangan bosen misuhi ya, man…?
Republik Pendusta!™
cen ra mutu babar blas negara ini!
rakyatnya juga basi, kok ya mau tiap 5 tahun sekali digombali sama janji-janji, dapet “serangan fajar” sekali menderita 5 tahun sampe basi…
[angg dewan1]: Wah gaji yg kita terima belum seberapa dengan pengorbanan yg sudah kita berikan buat partai…!!yah…intinya blom B.E.P tuch..! semoga dlm 3thn ini bisa nyampe..do’kan yah rekan2 Wart*..
[angg dewan2]: “Salah sendiri bikin jadwal sidang hari sabtu! itu buat keluarga mas Wart*!!”
[angg dewan3]: “Sapa suruh Wart* ambil gambarnya pas lagi break???”
wahh gak bisa basi mas, lha wong gajinya minta naik terusssssssss..ya ndak basi no namanya..hehe
Di mana letak problemnya?
DPR kan mewakili rakyat? Dan anggota DPR kan bagian dari rakyat juga, kan? Jadi dengan “mewakili” kepentingan diri mereka sendiri kan mereka memenuhi tugas, iya toh?
:(
Dan toh kita-kita ini yang memilih mereka, kan? Kenapa kita mau dibujuk untuk memilih mereka? karena rayuan mautnya dengan janji-janjinya yang aduhai, kan?
Memang rakyat bisa nunggu lima tahun lagi. Tapi tendensinya rakyat kan nggak belajar dari pengalaman dan nantinya yang dipilih ya itu-itu lagi. Dan … selama 5 tahun kepentingan sisa rakyat nggak diperhatikan dan banyak yang kelaparan dan ekonomi negara makin jelek dan keamanan makin minta ampun dan … dan … dan ….
duhh..gitu lha..anggota dewan kita lagi banyak job diluar..
kalo udah gini pasti anggota DPR nya minta bantuan Roy Suryo untuk membuktikan ini rekayasa foto aja..
[sry..p' dhe yang pertama ngetest]
test