Kita tak Dapat Memesan Pelangi
JAKARTA TIMUR, SENIN PETANG SEHABIS HUJAN.

“Kita bisa pesen roti kapan saja,” kata saya. “Tapi,” saya lanjutkan, “kita nggak bisa pesen pelangi supaya nongol seperti maunya kita.”
Sial, selain gombal, saya memang tak bisa membangun puisi. “Ya iyalah, aku pikir mau ngomong apa,” kata istri saya setelah tertawa. Anak-anak juga geli.
Pelangi tadi sore lebar sekali busurnya, kedua ujungnya seperti ingin mengapling cakrawala. Sejak dari Cawang bentang spektral itu tampak jelas, menoreh langit di utara.
Di dekat TMII bianglala itu mulai meredup. Tapi penampakan terbagusnya adalah menjelang tanjakan percabangan jalan tol ke arah Cilangkap dan Pondok Indah. Pelangi mengangkangi tanjakan. Sayang sekali, saya tak mungkin berhenti untuk memotretnya.

Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Setelah Dibuka February 11, 2012Oh kepiting asap. Sedap sekali. Kalau kepiting Asep mah bikinan si mamang. Nama kedai sari laut mengingatkan kepada kolesterol: HDL. Permalink | Leave a comment » […]postyorous menerous »»»
- Setelah Dibuka February 11, 2012
Cicitcuit!- waaa ada @PamanTyo di #JMR2012 http://t.co/shFojsWC http://t.co/RhkskxFC February 10, 2012 enricoha (enrico halim)
- mestinya sebagai menkes ya fontal sama rokok. aspek ekonomis itu urusannya menteri perindustrian. ~ @PamanTyo February 10, 2012 cho_ro (Pernah Move On)
Recent Posts
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
- Salah Sendiri Kenapa Ndak Bisa Basa Énggris! :(
- Mencari Zebra di Zebra Cross
- Nyanyian dari Dapur
- Semangat Startup, Kelambanan si Mapan, Kebebalan Karyawan
- Apa Kabar Bloggers Indonesia?
- Masker Jakarta
- Pemomong Anak dan Keluarga Muda
- Blog Foto yang Bertutur
- Orang Tua Ngebom Tembok
Archives
Random Posts
Titik Jumpa
December 1, 2007 by AntyoKETIKA RUMAH BUKAN LAGI TEMPAT MENERIMA TAMU.
Inilah kota. Jarak antarrumah memakan waktu dan tempuhan. Maka tempat umum pun dijadikan meeting point, untuk urusan antara dua orang atau lebih. Bisa cuma dua orang, tapi masing-masing mewakili sejumlah orang lain.
Titik jumpa itu bisa di pasar, seperti dalam gambar. Bisa di kedai. Bisa di tempat [...]
Recent Comments
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
Recent Trackbacks
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
- gak daftar, gak kursus, tapi dapat Sertifikat: Iwan Abdurrahman
- Kepingan Kakap Paling Pojok: Polisi Tidur
- NGENDONESIA: Yang Namanya Korupsi
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (132)
- Lihat Baca Dengar (87)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (398)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





foto2 lw kerwen Jg Bro…..
Mau DuNk dI aJAriN……………………….
Segera dapetin info game terbaru hanya di http://www.amirudin.com,thanks!!!!!
Paman, apa pelanginya bersambung ya? Hari Rabunya saya justru lihat pelangi membentang di atas langit Cawang.
untung gak jamannya kuningisasi, entar pelangi dipaksa kuning semua! kalau gak mau dijebloskan ke penjara dianggap MAKAR!
tustel-e uapik cak,
nyileh oleh..??
love to read ur story, Bos!!! :)
satu langit,satu bumi,satu tempat berpijak…
adakah pelangi bisa hadir di lain tempat dalam berbarengan??
kaya orang jaman dahoeloe kala sajah,yang punya ajian mancolo putro mancolo putri…bisa membelah diri ataupun di kloning lebih dari satu…
tapi semua serba mungkin…..lha wong paman gombal aja bisa nggombal kek begini…
Amazing. dari dulu saya bercita-cita bisa membuat pelangi. Secara teori fisika itu hanya pembiasan cahaya Matahari yang menembus atmosfer Bumi, seharusnya pelangi bisa ditiru kan. Any idea?
Paman, terakhir liat pelangi skitar sebulan yang lalu. Wah ternyata indah sekali, tapi juga megah.
Hehe pelangi jaman sekarang lebih sering terlihat di lukisan-lukisan anak TK, di tengah2 kedua gunung, dan ada sawahnya pula.
paman, lagi sibuk edit naskah ngejar deadline kok ga update2?
“Sial, selain gombal, saya memang tak bisa membangun puisi.”
gaya bahasanya paman ngetok’i pol… harusnya sebelum ngetik ato bikin puisi, di unjuk’i wedang ‘anget anget’..
keren banget momen nya!
GOOD SHOT!
waktu masih setiap hari lewatin jagorawi sore, sering tuh liat pelangi..makanya kalau duduk di bis, pilihnya pinggir jendela terus..siapa tau beruntung bisa liat pelangi :)
bisa pesen via telpon gak ya??
Konon katanya ada pundi-pundi emas di penghujung pelangi ituh…klo bisa di bikin…Indonesia kaya dung? hihihi dans etiap pelangi di jagain satu peleton kekekekeke
teori terciptanya pelangi bisa dibukukan, tapi kenapa blm ada yang ‘praktek’ bikin pelangi ya? padahal bagus tuh kalo bisa dibikin, apalagi bisa dischedule. sore-sore gitu, buat cuci mata. :D
Hm.. tepat jam segitu juga saya melihat pelangi di sini, di Bontang. Saya baru pulang kantor dan jalan memang masih basah karena hujan yang sudah mereda.
Saya sempat berhenti sebentar, keluar dari mobil, dan puas-puasin lihat. Jarang2 ada pelangi. Sayangnya, tidak ada tustel yang memadai.
Ada dua plangi waktu itu. satu di timur dan satunya di selatan. Dari tempat saya berdiri waktu itu, bisa melihat kedua-duanya langsung.
Ini bisa jadi, kita melihat pelangi yang sama, pakdhe :)
iya saya jg sempet lihat. tapi sayangnya pas lagi di busway, kehalang kaca film, jadi nggak terlalu bagus kalau diambil fotonya.
aku ngeliat juga, di tol, setelah pintu tol padalarang, menuju jakarta. walaupun macet, jadi terhibur karena pelangi dan langit yang merah
weh,musim pelangi sudah tiba…
“Rindu pelangiku, datang lagi….” (Sherina). Bikin aja di Photoshop, beres.
dulu waktu lagu pelangi2 diciptakan, mungkin pelangi masih sering menampakan diri…..
sekarang mau nyiptain lagu keindahan alam apa???
wong yg ada bencana semua….hiks
Kita memang tidak dapat memesan Pelangin, tapi kita bisa pergi dan berjalan-jalan di pelangi kok…
*Pelaza Semanggi huehehehe
paman,
pelangi-nya itu masih seperti biasanya ndak?