Laptop S1 di Alfamart
POLI-TIKUS SEMAKIN MEMBINGUNGKAN.
Terbuat dari apakah makhluk yang bernama poli-tikus? Silakan Anda pelajari karena saya belum khatam ilmu alien. Yang pasti mereka itu ada dan semakin membingungkan, bahkan menjengkelkan.
Sebagai wakil partai yang mengatasnamakan rakyat di parlemen, mereka butuh laptop. Setiap unit harganya Rp 21 juta. Negara — dengan biaya rakyat — yang harus menanggungnya.
Padahal kalau mau kredit laptop, dengan ongkos sendiri, setiap anggota DPR mestinya bisa — kecuali kreditornya tak percaya.
Kalau keperluannya hanya untuk mengetik dan e-mail, laptop Rp 6 jutaan sudah cukup. Entahlah kalau laptop bertenaga lebih gede juga diperlukan untuk mengedit video.
Kalau sudah ada laptop, dengan PDA dan smartphone, mestinya tak perlu staf pribadi. Teknologi telah memangkas ketersediaan sekretaris bagi para manajer madya karena beberapa urusan, semisal agenda dan data tertentu, sudah terkelola dalam alat yang jeminjing (portable).
Sebelum laptop, urusan para poli-tikus adalah syarat akademis (minimal lulus S1) bagi calon presiden. Itu suatu hal yang tak disyaratkan oleh negeri lain yang pendidikannya lebih bagus, berlimpah beasiswa pula.
Tentu para poli-tikus berpikir lebih maju dan rasional. Justru karena pendidikan Indonesia belum beres, maka seorang presiden yang bukan sarjana pasti payah. Sayang, syarat ini tak dikemukakan saat rezim 1966-1998 berkuasa. Syarat waktu itu cuma “pernah dan ingin terus jadi presiden”.
Selain laptop dan dan gelar S1, sebagian poli-tikus sibuk kasak-kusuk untuk melempangkan keberadaan badan usaha milik partai (BUMP).
Mungkin supaya BUMP bisa menjadi pemasok kebutuhan belanja DPR. Setelah itu ikut pengadaan tinta pemilu dan kertas suara — tapi pada pemilu 2004, kertas suara akhirnya terpaksa dikerjakan oleh beberapa percetakan perusahaan pers karena sejumlah pemenang tender tak beres.
Lebih jauh, BUMP bisa membeli saham BUMN dengan dalih daripada jatuh ke pihak asing. Pilih mana: dijajah si asing atau dikadali bangsa sendiri?
BUMP juga bisa bikin atau beli perusahaan pencemar lingkungan. Urusan dengan pemerintah dan DPR pasti akan lebih mulus.
Tadi sore saya ke Alfamart. Di sana, untuk konsumen, tersedia keping penilaian untuk evaluasi pelayanan.
Sebelum pemilu lagi, sebelum bicara soal sistem pemilihan distrik, sebelum debat tak perlu mau cara joss yaitu nyoblos atau cukup centang (ballot), sebaiknya dibikin penilaian dengan keping ala Alfamart.
Tapi nanti dulu. Bagaimana jika pengadaan keping, bahkan kotaknya, atau malah lembaga penghitungnya, itu ternyata diurus oleh BUMP?
Hanya republik sial yang hajat hidup warganya disandera oleh para poli-tikus.
Dalam gedung teater politik berkubah jamur, perdebatan tak mutu akan semakin meriah dengan selaan, “Kita kembali ke… lap… top!”
Masalahnya ada banyak laptop di situ, dengan isi berlainan. Bahkan satu laptop bisa menampilkan data yang berbeda versi sesuai kepentingan. Alasannya, “Lha laptop-nya kan dual OS!”
Hayah, cuma dual OS. Masalah kecil bagi setiap poli-tikus yang multiple OS.

Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Komedi Senayan Tengah Malam February 4, 2012Berita paling konyol pekan ini: pemasangan 177 kursi (@ Rp 24 juta) dalam ruang rapat senilai Rp 20 miliar milik Banggar DPR dilakuan menjelang pergantian hari hingga dini hari dengan pengamanan ekstra. Setiap kursi baru masuk, sehingga pintu harus dibuka, lampu ruang sudah padam. Artinya para politisi dan birokrat di DPR itu masih punya rasa […]antyo
- Komedi Senayan Tengah Malam February 4, 2012
Cicitcuit!- Five Roles of An Online Investigation Team » http://t.co/6VFaC7wO | cc: @hedi @PamanTyo @orsuy @ndorokakung February 4, 2012 bangaip (Syarief Hidayatullah)
- @leksa @pamantyo kebanyakan yg belanja org2 yg jualan makanan sekitar mega kuningan. asal tegal, purwokerto sama kuningan :D February 4, 2012 aralle (alle)
Recent Posts
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
- Salah Sendiri Kenapa Ndak Bisa Basa Énggris! :(
- Mencari Zebra di Zebra Cross
- Nyanyian dari Dapur
- Semangat Startup, Kelambanan si Mapan, Kebebalan Karyawan
- Apa Kabar Bloggers Indonesia?
- Masker Jakarta
- Pemomong Anak dan Keluarga Muda
- Blog Foto yang Bertutur
- Orang Tua Ngebom Tembok
- Nasib Koran dan Penjajanya
Archives
Random Posts
Blog sebagai Jendela Masalah
September 18, 2008 by AntyoKURANG BIJAK BISA BIKIN NAPAS ORANG LAIN SESAK.
Ngeblog soal pekerjaan? Ini wilayah peka. Cuma mengeluh “THR belum keluar” bisa membuat juragan tak suka. Bilang bahwa pekerjaan terus bertambah, tapi gaji tak mengimbangi, itu bisa menyinggung perasaan bos. Menyatakan bahwa “Kantor gue lebih suka bikin smoking room ketimbang ruang menyusui”, itu bisa bikin atasan [...]
Recent Comments
Fauzi Enigma Web» waduh. miris. budaya “sebagian̶ 1; masyarakat yang serba instan. pengen ini pengen itu tapi tidak mau menanggung bebannya. Sedih melihat orang-orang seperti itu
Fauzi Enigma Web» Ampun. seumur-umur gue ga pernah milih. Dari gw mulai dapet KTP sampai nyaris kepala 3 ini. Dan kayaknya gak bakalan kalau para pemimpin kita masih sibuk mengurusi perut dan nafsunnya ketimbang memihak rakyat. mbuh
wafaa» kalau bingung gak usah milih :D
vhyan» kllo syya sii pillih yg adill dan jujur sajja.. hehe..
Alex» Rekam jejaknya juga selama ini bertabur-tabur, Paman. Bersama kawan-kawan kami pernah coba bikin blog mulut pejabat dengan iktikad merekam jejak mereka yang sedang menjabat, untuk arsip jika kelak mereka mau naik lagi. Tapi ya susah. Hehe. Yang terlibat sedikit masih. Sistemnya sederhana:...
Recent Trackbacks
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
- gak daftar, gak kursus, tapi dapat Sertifikat: Iwan Abdurrahman
- Kepingan Kakap Paling Pojok: Polisi Tidur
- NGENDONESIA: Yang Namanya Korupsi
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (132)
- Lihat Baca Dengar (86)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (398)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





cuma mau kasih perspektif pribadi
“Wakil Rakyat” : Dari pada tidur mendingan nge-blog deh….sirik aja luh.
wah… pembantu saya ajah sampe ikutan ngitung biaya laptop, ktnya mending buat raskin ajah, soalnya raskin skrg tidak berasa apa2 dicampur sama beras yg mahalan dikit jg tetep ajah rasane aneh… aneh2 ajah tuh wakil rakyat, kalo wakil rakyatkan yg ngewakilin rakyat jd hrsnya dia yg makan beras raskin dan rakyat makan nasi pulen katanya gitu om…
chrisye meninggal. kabarkan!
wahaha…lihat juga akhirnya aslinya paman tyo..walah…senyume ga kuku euyy!!!hihi
denger2 bukannya akhirnya gagal om???bener atau ndak to kabar itu??
ada juga teman yang nyelentuk, halah laptop aja sampai 21 juta..emang ndak bisa beli apa mereka..lha wong nyekolahin anak2nya sampai keluar negeri bisa khok cuman laptop ajaminta ma negara…jiann!!!
lha itu di banten sama jogja dah dapet. itung-itung ganti rugi rapelan PP 37 kali ya?
agak susah sih kalok bahas2 masalah dualisme sama mereka ;-)
Kalau masih bertanya dengan Customer Service, ditempeleng saja itu anggota DPRnya. Uang rakyat habis untuk surfing internet saja.
Pada saat sidang, dua orang anggota DPR main tebak-tebakan.
“spam apa yang malah disukai anak-anak?”
hayoooooooo bisa bantu gak?
entar dapat hadiah lho!
ojo me’ri, kancane ben gak GabTek….
komen #37 gokil juga tuh, tapi semoga nggak segoblok itu kaleee…
laptop lagi jadi tren di negeri tercinta ini…
Dari milis smunsa-tuban@yahoogroups.com by indra kharisma
Anggota DPR : “Mba, laptopnya salah.”
Customer Service: “Salah gimana pak?”
Anggota DPR : “Laptopnya nggak mau hidup.”
Customer Service: “Sudah tekan tombol power pak?”
Anggota DPR : “Tombol powernya sebelah mana mba?”
****
Anggota DPR : “Mba, saya mau konek ke internet nggak bisa, kenapa
ya?”
Customer service: “Nggak bisanya kenapa?”
Anggota DPR : “Saya ketik http://www.playboy. com ,
gambarnya nggak keluar.”
Customer service: “Pesan errornya apa pak?”
Anggota DPR : “Nggak ada pesan error, pokoknya saya ketik
playboy.com di addressnya, nggak muncul gambar
sama sekali.”
Customer service: “Bapak koneksi internetnya pakai apa, dial up,
hotspot?”
Anggota DPR : “Pakai gambar yg ada tulisan e (maksudnya internet
explorer).”
Customer service: “Maksudku, bapak langganan internetnya pakai ISP apa,
lalu cara koneksi internetnya pakai dial-up atau hotspot, mungkin
settingnya ada yg salah.”
Anggota DPR : “ISP itu apa sih mba?”
Customer service: “Wah ini sih 50 x 2 pak..”
Anggota DPR : “Apa tuh mba?”
Customer service: “CAPE’ DEH!!”
******
Anggota DPR : “Mba’ saya ingin daftar account di yahoo.com
kok nggak
bisa ya?”
Customer service: “Nggak bisa kenapa pak?”
Anggota DPR : “Ada tulisan, paswort is nat long inof, suld bi mor
ten 8 karakter”
Customer service: “Itu maksudnya, password bapak minimal 8 huruf.”
Anggota DPR : “Oooo…oke deh.., saya coba dulu.”
Anggota DPR : “Mba password minimal delapan huruf itu delapannya
pakai angka 8 atau ejaan delapan?”
Customer service: “Maksudnya?”
Anggota DPR : “Saya suda tulis di kolom password minimal 8 huruf,
tapi bingung mau tulis delapannya, pakai angka delapan atau ejaan huruf
‘delapan’.”
Customer service: “Ketik ini aja pak..C Spasi D.”
Anggota DPR : “Apa tuh?”
Customer service: “CAPE’ DEH !!!”
****
Anggota DPR: “Mba’ kalau muter film di laptop, gimana caranya ya?
CS : “Ada dvd playernya kan pak?”
Anggota DPR: “Sebelah mana tuh mba?”
CS : “Disamping kanan, pak. kalau di tekan tombolnya nanti,
piringan discnya keluar.”
Anggota DPR: “Ooooo…. yang keluar itu, piringan disc ya? Udah patah
tuh kemarin.”
CS : “Kok bisa patah?”
Anggota DPR: “Saya kira tempat buat naruh gelas minuman.”
******
Anggota DPR: “Komputer saya rasanya kena virus”
CS : “Virus apa tuh pak?”
Anggota DPR: “Kurang tahu juga, setiap mau cetak ke printer, selalu ada
tulisan kennot fain printer.”
CS : “Itu mungkin salah setting pak.”
Anggota DPR: “Settingnya udah bener kok, kemarin aja bisa nyetak, tapi
sekarang nggak bisa. Saya sudah tunjukkin printernya di depan laptop,
tetap aja dia terus-terusan “searchng printer not found.” Kayanya
webcamnya rusak, nggak bisa lihat printer.”
CS : “Mendadak laper nih Pak, ingin makan tape..”
Anggota DPR: “Lho..kok begitu?”
CS : “TAPE DEH !!!!”
********
Anggota DPR: “Mba, kalau mau baca blognya si artist anu dimana ya?”
CS : “Bapak cari aja di google.”
Anggota DPR: “Tapi si artist anu nggak kerja di google kok mba, saya
tahu persis.”
Capeeek deeehhh….. ……… …. !!!!
denger2 pembelian laptop 21 juta dibatalkan…hmmm termasuk kabar baik nggak ya?
hahahahaha emang anggota dpr bisa nyalain laptop!
hahahahahahahahaa
hahahahahahaha
asal jangan laptop canggih itu buat editing clip mesum aja, yak, paman… oops :P
21 jt.. hihi.. biar gaya, semua anggota DPR ntar pada nenteng Vaio semua.. Bisa gaya, ga bisa pake.
Sekalian aja dibonusin tas laptop yg tebel berlapis bulu, supaya bisa jadi bantal kalo bobo pas sidang.
kalo ndak ada DPR, endonesa gimana ya.
dikomporin aja bahwa ada laptop yang harganya 100 juta!pasti tar para anggota DPR pada mikir: kenapa juga gw mau dengan yang ‘cuma’ 21 juta,ya?
karena rata2 mereka masih pada tolol,kan?
Senang deh baca blogombal hari ini..:-))
tikus-tikus di gedung…
diam-diam merapat
datang seekor lawan gulat
hap mau diedit pake laptop
bosan paman dengeri ulah mereka. semuanya nyaris mirip koruptor busuk! nyari keuntungan untuk sendiri dan kroni. bubarkan aja mereka paman. aku dukung!
Kalo liat keping2 seperti ini jadi keingat sama maskapai penerbangan baheula, “Sempati Air”. Pertama kali saya berjumpa sistem beginian dr mereka. Pelayanannya top dan jadi favorit. Sayang sudah entah kemana.
Tentang laptop, kurang ajar memang!
Lah saya yang berkutat dengan komputer saban hari aja msh berjuang untuk mendapatkan sebuah laptop dengan hasil keringat sendiri. Lah para sontoloyo itu dengan enaknya dapat laptop dengan ngerampok duit rakyat.. Sialan bener !!!
dasar tikus!! sing waras ngalah saja, paman :(