Semangat Cengengesan
MELEDEK, (SOK) MERENDAH, TAPI OKE.

Lihat dan bacalah keterangan diri redaksi majalah gratisan Juice. Sangat juicy. Di tengah maraknya majalah gratisan — saya tak tahu, untuk Jabodetabek saja ada berapa sekarang — Juice Indonesia (dari Media Satu) bisa tampil rada beda. Bukan asal terbit, bukan asal gratis.
Bagi saya semangat cengengesan Juice ini menarik. Slengekan, semaunya, orisinal.
Tampaknya lebih baik punya atribut cengengesan, tapi isinya genah dan bernas (dan pasti dikerjakan secara serius), daripada pakai bungkus yang gagah sok berwibawa tapi isinya cemen.
Semangat cengengesan juga bisa kita longok dari majalah musik gratisan Loud, yang dikomandani oleh Ridho Hafiedz. Nama penerbitnya: PT Jujurjaya. Slank banget deh.
Bayangkan jika nama ini dipakai pada zaman SIUPP. Bisa jadi nama PT akan ditolak oleh Deppen. Minimal akan mengundang tanya, “Maksud dan tujuan daripada Saudara dalam hal mana menggunakan nama perusahaan itu apa?”
Setiap era punya spirit. Termasuk spirit cengengesan. Prambors pada tahun 70-an menularkan slogan “selagi masih muda kita harus gesit, kreatif, dan jujur”.
Saat itu korupsi, hipokirisi, penyeragaman, pewadahtunggalan, mulai menanjak. Ajakan Prambors seperti meledek.
Semangat cengengesan pula yang dulu menggerakkan Dagadu Yogya pada awal 90-an. Guyon dan spirit yang sangat ngeyojani, dan ngarsitektur, yang diwujudkan dalam desain dan produksi.
Semangat main-main tapi kreatif, dan menghasilkan duit, pada 80-an sampai 90-an juga pernah ditunjukkan oleh Sys NS — lengkap dengan kontroversi sosoknya karena dekat dengan orang-orang kuat.
Saya tak tahu, apakah pilihan nama “sederhana” atau “sudi mampir” untuk warung-warung mulai tahun 60-an itu juga bertolak dari cengengesanisme.
Adapun Harapan Jaya untuk nama band, jelas cengengesan. Tapi nama yang dirujuk, yaitu merek armada transportasi, tampaknya tak bertolak dari cengengesan.
Kalau Seurieus? Cengengesan dan bagus. Dengan orkestra komplet dia akan menjadi seperempat Aerosmith dan seperempat Guns N Roses dalam berbalada.
Meskipun begitu saya masih ragu, apakah nama theatre company-nya Andrew Lloyd Webber itu juga bertolak dari ide cengengesan. Namanya: Really Useful. Sedangkan publisher beberapa karya Genesis adalah Hit and Run Music (yang akhirnya diakuisisi EMI).
Tak ada yang salah dengan cengengesan. Asal tak menyakiti hati rakyat.
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012Ada saja cara membangun suasana spasial kedai agar tetamu mendapatkan kesan mendalam. Misalnya ala modiste, dengan mesin jahit dan baju baru terpajang. Lho, bukannya kalau kita bertandang dan makan di tempat tetangga atau saudara yang pe... […]postyorous menerous »»»
- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012
Cicitcuit!- @memethmeong banyak hal nggak terduga kok tentang pakdhe @mbilung | @imanbr @ndorokakung @pamantyo May 23, 2012 mbakdos (Agatha N. Ardhiati)
- @mbakdos pakde pake jaket kulit? @mbilung @imanbr @ndorokakung @pamantyo May 23, 2012 memethmeong (medina wulandari)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Belajar (Lagi) dari Nukman Luthfie
August 4, 2010 by AntyoMEDIA SOSIAL, PRIVASI, DAN INTRUSI.
Hatta bercandalah Nukman Luthfie, “karena ‘Aku ngetweet maka aku ada’, maka eksistensi orang terlihat dari tweetnya.” Masih disusul, “‘Don’t Judge a Book by Its Cover’ tdk berlaku di ranah Twitter krn ‘I Tweet, Therefore I Am’.” Supaya paragraf ini tak terlalu sesak oleh tautan, lihatlah
Recent Comments
Eka» Jadi inget waktu masih kecil.. =( Sekarang udah jarang banget perahu othok2 ini.. hiks hiks.. =(
MY.O.Bz» ayo kunjungi situs kami yg akan memberi segala informasi yg anda butuhkan.. blog terdasyat di tahun 2012… yg paling penting akan diajarkan bagaimana mencari uang dengan blogspot secara GRATIS!! sekali lagi GRATIS!! kunjungi dan buktikan situs kami.. anda bisa mencotoh bagaimana...
obat alami jantung» bagus sekali artikelnya pak , semoga artikelnya bermanfaat bagi semua orang dan berguna :) sukses selalu iyah pak .
motorselow» wah memang mereka kepalanya sudah dari batu. gitu juga hatinya. ngatasin nya ya dengan air dari kehangatan kita
Cara Bisnis Pulsa» Kusimpan buat nambah pegetahuan..
Recent Trackbacks
- agcgoblog.info: Mainan Jadul,Perahu Kaleng Othok-othok
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





gimana caranya agar bisa ikutan ngisi artikel di majalah JUICE,paling utama dalam halaman ber”andai-andai”
You’re tagged :)
tinggi hati rendah diri
kecil hati yang penting bisa memperkaya diri..??
opo yo..??
sungkem pak puh… saking jeng Rini.