Plembungan Kéré
MURAH DAN (SOK) EDUKATIF. :)
Cuma plastik bekas pembungkus roti. Lalu ditiup, dan dijadikan balon untuk ditamplèk, sesekali ditendang. Itulah yang tadi sore dilakukan oleh anak-anak saya sebelum mandi.
Bagi saya itu bagus, tidak memalukan. Biarlah anak-anak menciptakan mainannya sendiri supaya bapaknya bisa lebih berhemat. Setelah mereka bosan, plembungan itu boleh dibuang tanpa sesal.
Orang boleh bilang itu dolanan kéré. Biar sajalah. Sepanjang tak membahayakan apa salahnya. Kalau kantong plastik buat masker atau mengudungi kepala, itu berbahaya. Para produsen juga selalu mengingatkan.
Saya waktu kecil juga punya banyak dolanan kéré. Misalnya rol pita mesin tik, kardus bergelombang pembungkus bolam, boks karton vitamin C (Candyvit C), kaleng biskuit, kotak permen, sampai tabung film.
Teman-teman juga punya mainan sendiri dari barang bekas. Pernah terjadi seorang adik teman bermain balon yang bentuknya aneh. Anak-anak yang lebih tua bilang, “Itu bekasnya mbakyumu. Ayo, buang!” Uh, ternyata kondom bekas. Byuh biyung…
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Etalase yang tak Sopan May 16, 2012Etalase ini memuat ketidaksopanan. Pokoknya bertentangan dengan ketimuran. Berseberangan dengan moral dan kebudayaan bangsa Indonesia. Tidak layak dipertontonkan kepada khalayak ramai maupun sepi. Misalnya seorang perempuan mencengkeram d... […]postyorous menerous »»»
- Etalase yang tak Sopan May 16, 2012
Cicitcuit!- RT @cho_ro: Bagi pencemburu berat, kecemburuan itu soal eksistensial: "aku cemburu maka aku ada". ~ @PamanTyo May 16, 2012 AmmaRahmawati (Rahmawati)
- RT @cho_ro: Bagi pencemburu berat, kecemburuan itu soal eksistensial: "aku cemburu maka aku ada". ~ @PamanTyo May 16, 2012 alienized (Simply A to the L)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Sisa-sisa yang Bertahan oleh Terjangan Digital
January 28, 2010 by AntyoSPANDUK KAIN LEBIH MAHAL TAPI (TERKADANG) LEBIH “NYENI”.
Saya tak tahu sekarang ini berapa ongkos bikin spanduk untuk warung tenda. Dua belas tahun lalu (ya!), seorang penjual sari laut mengeluarkan Rp 200.000 untuk kain rentang yang tingginya sekitar satu meter (atau 90 cm?) dan panjangnya empat meter. Itu pun tak jadi dalam sehari. Sekarang [...]
Recent Comments
dihas» semuanya akan mempertanggungjawabk an di mata Tuhan… itu juga kalau Tuhan tdk sedang tidur dan mogok bicara….
danparjo» aku duda 38 tnpa anak…krj ngajar musik…. aku cri janda to serius nikah bkn main main….umur 33-45..suku bebas
Totot» Buat saya tidak sulit. Dalam sejarah peradaban manusia, radikalisme selalu ada di semua tempat dan di setiap zaman. Jika tersedia ruang, mereka juga selalu menjadi ofensif. Menurut saya ini bukan persoalan FPI. Jika Sodara rajin mengikuti Metro Malam, setiap hari sedikitnya ada lima...
Judhianto» Yang lebih sulit adalah memahami Polri dan Pak Beye. Lha sudah jelas melanggar hukum kok dibiarkan, malah kesannya malah merestui kelompok psikopat itu. Jangan-jangan si Rizieq bakal punya kantor sendiri di Mabes Polri untuk memudahkan koordinasi?
hedi» Tuhan memelihara perbedaan di muka bumi selama jutaan tahun. Jangan coba-coba menyatukan perbedaan itu. Akan sia-sia. Demikian kata seorang bijak suatu waktu :D
Recent Trackbacks
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





wah, asyik tuh bermain dari bahan apa adanya, menarik, asli karya senang-senang anak, apalagi kalau ada potret anak yang lagi bermain-main itu, tambah asyik lagi deh, ….
Memangnya kondom bekas masih bisa ditiup? (bengong sambil nunggu jawaban dari Bang Tyo)…. masih nungguin juga….
masa kecil memang masa yang sangat indah mas…
eh, selamat menjalankan hari tanpa tembakau (31 Mei), bagi yang merayakannya…. :)
katanya kalo septik tank hotel di bersihkan, salah satu benda yang paling banyak ya kondom itu :) tanyaken ke tukang sedot deh :p
maenan murah & sok (edukatif) jaman kecil: bawa kain-nya simbok bikin rumah2an dipekarangan, hidangannya singkong bakar & telo di rebus make kaleng bekas apa tau. kentute… mmm muangiii…
seandainya anak bapak laki-laki, apakah akan membiarkan dia memainkan boneka?
just ask
oalah, bekas prmbungkus roti toh. tak kirakno opo kok GEDHE BANGET!!!!
mbikin mainan yang menyenangkan tapi murah, susah.. (bahasane niru paman tyo)
na otak anak kecil emang didesain bikin hal yang murah meriah seperti itula…
nganu, man… sandal jepit + bambu jadi mobil-mobilan…
waktu bocah aku gak pernah main. jadi tak punya kenangan sama sekali. :)
jadi, kondom bekas itu merek Bread? ups… *kabuur*
udah serius2 baca postingannya, sambil sok manggut-manggut tanda setuju, eeeh… ada kondom bekas segala dibawah :D
BTW mainan paling menyenangkan buat saya waktu kecil dulu adalah tanah rada jorok sih emang, tapi membumi. Halah !
Tanahnya dibikin aneh2, termasuk buat nimpukin anak cowo yang jail ;p
anak saya paling suka suara plastik kresek. jadi, kalo dia lagi ngambek saya kasih aja tuh kresek, hehe…
mainan paling membahagiakan buat aye di masa kecil : manjat pohon kersen, mangga, jambu. murah juga, pohonnya punya tetangga kok..
pernah dulu gw mainan(iseng),gunungan pasir dpn rumah tak “gerongin” (lubangin) lalu atasnya tak tutup kertas dan pasir lagi,eh tukang jualan ayam potong yg kena, ya terperosok lah en ayamnya sempat bebas merdeka kabur.Ya akhirnya temen2nya rame bantuin nangkap itu ayam. piye jal….!
mainan fave gw (persisnya mainin orang) adalah memasukkan (maaf) kotoran binatang ke kantung kertas (biasanya kantong semen yang dilipat) lalu di letakkan di depan rumah orang, lalu kertasnya di bakar, dan well ketuk pintunya, begitu si empunya rumah membuka pintu dan tau api mulai membesar.. dia pasti menginjak2 kan kakinya ke kantung itu untuk memadamkan api…dan..begitulah…..(ceprot!!)
ternyata turunan pak puh sungguh kreatif.. kayak bapakya ya..
plembungan kere, tapi itu roti beken hehehehhh :D
kalo saya waktu kecil punya maenan tentara dari plastik, kardu bekas yang dibuat rumah sama mobil, kapas, obat nyamuk semprot sama petasan. Maennya di kamar tentaranya dibakar pake kapas disemprot obat nyamuk terakhir rumah sama mobilnya diledakin pake petasan, hasilnya kamar penuh asep dan berantakan dan nenek saya marah-marah. Ancur banget yak, pak de ?
pasti paman yang dulu mbantu niup plembungan yang bekasnya mbakyune koncone… baunya gimana paman..? wengur wengur bosok gak..?
:D
mainan buat anak2 emang yang penting asyik buat mereka. kadang mainan kardus dianggab mobil2an gitu aja dah seru koq :)
kalo bekas kondom buat mainan, ya yang buang kondom iku seng kebacut :)
rompi anti peluru dari tas kresek
helm-helman dari tas kresek
wah..baru ingat dua itu :)
bukannya sampe besar paman juga punya banyak dolanan, mulai dari kartu remi, label jaman rikiplik, sampe stationery set dari loyang kue? ;) ehm… boys will always be boys yak :D.
pertamaxx!!!!
wah saya sebenarnya suka isi plembungan bungkus bretolk itu… hmmm roti!!