Alarm Mobil dan Maling Dasbor
RASA AMAN, ALANGKAH MAHALNYA…
Kentongan dara muluk di pedesaan Jawa. Tang-teng-tang pukulan peronda pada tiang listrik di kompleks. Bunyi alarm mobil pada sekitar pukul 10-11 malam di permukiman, sepulang orang bekerja atau mencuci kendaraan. Itu semua adalah rutinitas.
Tentang alarm, saya mendapatkan kesan kita semua akhirnya cenderung kurang peduli. Kita hanya menaruh perhatian jika alarm melolong terlalu lama karena kuping kita terganggu. Lantas satpamwan berlarian, dan layar proyeksi di bioskop menampilkan pesan tentang mobil berpelat nomor sekian. Kalau cuma suara ciat-ciut penguncian atau pembukaan pintu, kita cuek saja.
Kita akan sebal jika mobil orang yang kita dorong di parkiran membunyikan alarm. Akan jengkel jika mobil orang yang kita sandari selagi mengikat tali sepatu tiba-tiba bersuara.
Kapankah kita bebas dari rasa khawatir? Serbarepot. Mobil tanpa pengaman pintu akan mengundang pencuri. Audio dan benda lain dalam mobil juga mengundang orang jahat untuk bertindak, bila perlu dengan memecahkan kaca.
Kalau Anda ber-uang, maka Anda semakin membutuhkan rasa aman. Rumah Anda pasangi alarm. Anda juga memiara one man dog. Tentu, Anda juga menyewa jasa satpam.
Menyangkut keamanan mobil, seorang narapidana pernah bercerita bahwa maling paling goblok dan jadi bahan olok-olok adalah yang mengambil dasbor.
Memang itu cerita lama, ketika masih ada maling doyan dasbor. Di rumah bui, maling dasbor jadi tertawaan: sudah bisa masuk kenapa nggak bawa mobilnya sekalian, padahal hukumannya sama.
Maling mobil dapat uang gede. Menurut kalangan abu-abu maupun hitam, duit gede — dan beking — berarti perlakukan khusus dari petugas penjara dan hamba hukum.
Maling dasbor jelas kelas cecere. Lain halnya bila dia pandai berkilah ala kelompok Basiyo. Salah satu pendagel mataram itu dalam sebuah leluconnya tak merasa mengambil sapi. Dia cuma mengambil tali pengikat leher tapi sapinya ikut.
©: Ilustrasi rulingcatsanddogs.com
17 Responses to Alarm Mobil dan Maling Dasbor
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Etalase yang tak Sopan May 16, 2012Etalase ini memuat ketidaksopanan. Pokoknya bertentangan dengan ketimuran. Berseberangan dengan moral dan kebudayaan bangsa Indonesia. Tidak layak dipertontonkan kepada khalayak ramai maupun sepi. Misalnya seorang perempuan mencengkeram d... […]postyorous menerous »»»
- Etalase yang tak Sopan May 16, 2012
Cicitcuit!- RT @cho_ro: Bagi pencemburu berat, kecemburuan itu soal eksistensial: "aku cemburu maka aku ada". ~ @PamanTyo May 16, 2012 AmmaRahmawati (Rahmawati)
- RT @cho_ro: Bagi pencemburu berat, kecemburuan itu soal eksistensial: "aku cemburu maka aku ada". ~ @PamanTyo May 16, 2012 alienized (Simply A to the L)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Indonesia: Republik Pribumi Dahsyat
August 17, 2008 by AntyoAKHIRNYA YA JALANI SAJA…
CD kompilasi MP3 milik seorang karyawan sebuah kantor itu menarik perhatian saya. Judulnya Pribumi Dahsyat!!! (iya, pakai tiga pentungan). Isinya ya kumpulan album sejumlah artis musik Indonesia, termasuk ST12 dan Dewiq. Maka Jumat sore kemarin itu saya tersadarkan oleh satu isu lama: pribumi. Siapa itu pribumi atau bumiput(e)ra?
Kamus Besar [...]
Recent Comments
dihas» semuanya akan mempertanggungjawabk an di mata Tuhan… itu juga kalau Tuhan tdk sedang tidur dan mogok bicara….
danparjo» aku duda 38 tnpa anak…krj ngajar musik…. aku cri janda to serius nikah bkn main main….umur 33-45..suku bebas
Totot» Buat saya tidak sulit. Dalam sejarah peradaban manusia, radikalisme selalu ada di semua tempat dan di setiap zaman. Jika tersedia ruang, mereka juga selalu menjadi ofensif. Menurut saya ini bukan persoalan FPI. Jika Sodara rajin mengikuti Metro Malam, setiap hari sedikitnya ada lima...
Judhianto» Yang lebih sulit adalah memahami Polri dan Pak Beye. Lha sudah jelas melanggar hukum kok dibiarkan, malah kesannya malah merestui kelompok psikopat itu. Jangan-jangan si Rizieq bakal punya kantor sendiri di Mabes Polri untuk memudahkan koordinasi?
hedi» Tuhan memelihara perbedaan di muka bumi selama jutaan tahun. Jangan coba-coba menyatukan perbedaan itu. Akan sia-sia. Demikian kata seorang bijak suatu waktu :D
Recent Trackbacks
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





dunia emang tdk aman.
[...] cenderung sependapat dengan sahabat yang pertama. Dunia ini tidak aman. Masalahnya, saya tak mampu beli alarm dan memang tak ada yang layak disembunyikan dari [...]
saya sih pasang alarm mobil itu biar bisa buka kunci pintu dari jauh, lha koq bisa bunyi tiut tiut? ya itu… sapinya ngikut…
yang maling dasbor lucu banget paman, kayaknya setelah masuk bui dia dapet pelajaran baru paman, ada maling dasbor yang blogger nggak yah? hehehe…baca nih pelajaran dari paman.
hahaha.. maling dasbord, irit banget, knapa ngga maling speedometer aja, biar lebih unik… toh hukumannya sama..
hahahha… lucu nih si oms :D
“Di rumah bui, maling dasbor jadi tertawaan: sudah bisa masuk kenapa nggak bawa mobilnya sekalian, padahal hukumannya sama.”
===
hihihi…
maling kelas teri, kurang dapet training dari sesepuh…
hahahaahhah…
postingan paman ini menyegarkan hariku..
–budiw
Kang, aku nebeng makelaran di sini, ya… Soalnya, bukan hanya rasa aman yang mahal harganya, tapi merawat barang juga perlu biaya. Hehehehe….
Kalo mobilnya ada banyak, mending nyolong dasbor kan? :D Lebih gampang bawanya. Hehehe..
Soalnya ada temen yang kejadian kayak gitu. Satu kosan dicolong semua tapenya.
mending! pakdhe nyolong dasbor, lha yen cuma nyolong tisu piye?
paman, yg lari koq cuma satpamwan, satpamwati-nya kemane..arisan?;))
eh bener tuh b0wo, angsa juga efektif bgt sbg alarm (alarm ayam dkk hehehe)
guguk!!! maling guguk rottweiler milik pak pulisi, hebat atau kurang ajar, juragan?
satu lagi, penggunaan binatang sebagai alarm yang paling efektif adalah : ANGSA
pak dhe relevan dengan postingan pakdhe, senin siang kemarin di aceh Alarm tsunami sontak meraung2 tanpa sebab dan cukup membuat panik warga.., sorenya alaram yang lainnya berbunyi dan kali ini justru di rusak oleh warga begitulah http://b0wo.blogspot.com/2007/06/ews-bikin-panik.html
sy jg heran knp maling mbl di negara kita itu tetep bnyk, sdngkan di negara tmpt sy bermukim skrng-qatar-mobil2 mewah di parkir pinggir jalan umum, aman2 aja tuh.
biar tak ada kekhawatiran, mungkin kita perlu tak memiliki apa apa paman. :)