Ikan Kabel
SEMANGAT BERMAIN DALAM DESAIN PRODUK.

Barang ini sepele, belum murah (sekitar Rp 30.000 — pantasnya sih Rp 5.000), lucu bentuknya, tapi fungsional*. Dia menjawab kerepotan kita dalam mengurusi kabel. Tinggal lilitkan saja kabel ke tulang ikan-ikanan, lantas masukkan ke dalam tas, dan seterusnya aman.
Penemu barang ini pasti orang kreatif. Dia paham kekonyolan orang modern yang ditempeli bermacam gadgets. Celakanya, yang namanya teknologi nirkabel itu belum memuaskan.
Maka dalam masa liburan ini periksalah tas Anda. Ada berapa jenis kabel? Berapa banyak yang berwarna hitam? Apakah karet gelang, atau karet hitam lebar pengikat dari pabrik, masih kuat?
Atau jangan-jangan Anda masih selalu memilin dan mengurai lalu memilin lagi kawat tipis berlapis pita plastik untuk mengikat kabel… Kawat yang makin lama makin keriting itu.
Bisa juga saat ujung kabel ditarik, ekornya masih tersangkut di kantong ransel, terjepit banda lain. Lebih merepotkan lagi saat cahaya lemah, padahal kabelnya hitam, tasnya hitam, bagian dalam tas juga hitam, dan Anda berkacamata hitam.
Tak soal dengan pilihan Anda. Sepanjang nyaman, ya lakukan saja. Memang, beberapa gadgets (dan kabelnya) menyediakan wadah atau kemasan terlipat yang kompak. Tapi bagi pengguna tertentu, itu bisa merepotkan karena tas menjadi cepat penuh.
Kelak ketika semuanya nirkabel, karena pengisian setrum bisa dilakukan dengan mengocok gadget (seperti pada arloji dan lampu senter), maka keribetan dalam menggulung dan mengurai akan berkurang.
Tapi segala keribetan itu ada asyiknya juga: memancing desainer produk untuk membuat barang pelengkap. Bahwa solusi akhirnya malah menjadi tambahan masalah, itulah tantangan.
Bacaan pelengkap, untuk main-main:
+ Velcro untuk kabel setrum laptop
+ Ikan wadah CD
*) Sayang tak dijual di warung dekat pangkalan ojek
25 Responses to Ikan Kabel
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Tahu Bacem February 8, 2012Temannya tempe bacem. Tapi paling enak itu ya bacem dengan tahu segitiga berkulit dan tempe mlenuk. Permalink | Leave a comment » […]postyorous menerous »»»
- Tahu Bacem February 8, 2012
Cicitcuit!- RT @didinu: @blontankpoer : Selamat malam kang cc: @dopyadi @subiakto @InkaSativa @Hardjoeno @St_Aboe @RivoPamudji @nukman @orsuy @PamanTyo February 8, 2012 InkaSativa (Twinika Sativa F)
- @blontankpoer : Selamat malam kang cc: @dopyadi @subiakto @InkaSativa @Hardjoeno @St_Aboe @RivoPamudji @nukman @orsuy @PamanTyo February 8, 2012 didinu (didinugrahadi)
Recent Posts
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
- Salah Sendiri Kenapa Ndak Bisa Basa Énggris! :(
- Mencari Zebra di Zebra Cross
- Nyanyian dari Dapur
- Semangat Startup, Kelambanan si Mapan, Kebebalan Karyawan
- Apa Kabar Bloggers Indonesia?
- Masker Jakarta
- Pemomong Anak dan Keluarga Muda
- Blog Foto yang Bertutur
- Orang Tua Ngebom Tembok
Archives
Random Posts
Arum Manis Nostalgis
September 8, 2006 by AntyoMERAKYAT, TIDAK CANGGIH, TAPI BERTAHAN.
Cuma kabut gula. Seperti kapas. Apa enaknya? Waktu kecil saya menganggapnya enak, tapi bukan enak sekali, lebih karena lapar oleh mata. Apa yang dimakan oleh anak lain tampaknya enak. Dengan keterbatasan duit yang setara, saya lebih memilih es mambo (es dalam plastik). Kalau toh sama-sama bikin batuk, itu soal risiko.
[...]
Recent Comments
danang» milih golput aja ah..selama masih tokohnya itu2 ajah,,
Kaget» Apa kita nantinya ngga pada bingung Paman? kamus IT, kamus tehnik, kamus bahsa,….. kedepan akan muncul kamus2 lain. masalahnya cuma satu,… zaman sekarang yang serba sibuk melihat gadget, kapan buka kamus-nya?
mpokb» Aha, bagus nih buat rujukan.. Lalu entri semacam “kerudung wajib lapor” atau “jilbab Islam KTP”, masuk di kamus mana ya, Bang Paman? :D
askep» Saya sebagai salah satu pembuat karya di situ kok merasa tidak terkesan dengan kehadiran Foke dan pembantu2nya di situ. Oh, ada sih, saya terkesan dengan sulitnya ijin yang berbelit2, untuk acara yang mereka selenggarakan sendiri.
ewesewes» Beli ah!
Recent Trackbacks
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
- gak daftar, gak kursus, tapi dapat Sertifikat: Iwan Abdurrahman
- Kepingan Kakap Paling Pojok: Polisi Tidur
- NGENDONESIA: Yang Namanya Korupsi
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (132)
- Lihat Baca Dengar (87)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (398)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





wah desain nya keren..
saya boleh review di majalah saya yah oom..
[...] Nah, akhirya versi murah-meriahnya keluar juga di pasar. Penggulung kabel earphone @ Rp 5.000. Kudapat di toko serba-goceng. Kalau dijual di bus kota atau KRL mungkin cuma Rp 2.500 – Rp 3.000. Ngapain juga beli mahal, enam kali lipat harganya? [...]
Wah, ameh tuku jane, neng kok isih larang ngono.
*JK Mode ON*
aya-aya wae..
*JK Mode OFF*
bikinnya gampang ga ya?
ha.. ha.. ha…
betul-2 kreatip
kere tur aktip…
waras pak puh, lama ndak sowan kesini..
hmmm…
jadi, sebuah barang layaknya diberi penghargaan terhadap fungsinya atau bentuknya atau idenya yaah…
memang pakde, produk unik ‘biasane’ dateng dari ide orang unik juga..tapi sayang di indonesiah lom ada perusahaan yang menangani produk2 unik utk diciptakan..
selalu ada anak-anak dalam diri tiap orang dewasa
gak tau sapa yang ngomong gitu
Saya suka yang donat :D
Ide bagus, kreatif dan berbentuk lucu tapi fungsional, karena sederhana kalau di Indonesia pantasnya dihargai 5000 ya?
Hmm… menarik sekali “penghargaan” nominal akan sebuah ide kreatif.
Thanks atas “pencerahannya”
wah ide bagus tuh….
wa…. keren :D dimana ya ada yang jual. kok di sini saya gak pernah liat?
lho.lho.. ini bukan tempat CD ya? khan bentuknya ikan juga???? (ada dulu reportasenya di pakdhe juga khan??)
Di toko serba lima ribu kemaren saya liat kok yang harga lima ribu. Cuman cetakan plastiknya agak berantakan aja mesti dirapihin dikit..
Idenya kreatif dan susah untuk mencetuskannya. Pantas dihargai segitu idenya. Tapi kalo sudah “mass production” mungkin lambat laun bisa jadi murah :-”
asal jangan disalahgunakan sama tante-tante genit ya…
:)
ono-ono ae!
barang bagus! setelah dipikir-pikir, di dalam tas ada 2 headset dan 1 charger. cukup membuat klenger
kalao pake sisir yang di potong beberapa giginya?
bikin ndiri ajah. pake tripleks. bisa nggak, ya?
iya, pernah liat nih…
“Penemu barang ini pasti orang kreatif.”
Who..ho..hoo…memuji diri sendiri ya Paman?
lucuuuu, tapi mahal kali.
nunggu versi PK5nya ahhh. atau versi “penjaja di bus”.
yg warna merah jambu kok seperti jepit rambut aye dulu.. ini juga bisa dipasangi jepit rambut yak?