Tanpa Polisi Tidur, (Semoga) Aman
MENGUJI KEDEWASAAN PARA PENGENDARA.

Polisi tidur adalah potret kekonyolan Endonesah. Dari pilihan nama saja sudah lucu — tapi efektif. Siapa juga yang mau melindas dengan kencang polisiwan yang sedang tidur? Kalau dia tidur terus sih ndak masalah. Lha kalau bangun lalu mengejar?
Memang inilah Endonesah. Warganya hanya berkemungkinan patuh hukum jika ada polisi. Itu pun dengan catatan: polisiwannya juga taat hukum.
Apa pun namanya — dari polisi tidur sampai polisi nungging (saking tinggi dan terjalnya) — brenjulan pengejut itu merupakan batas akhir ketidakberdayaan warga terhadap pengabaian peraturan maupun sopan-santun berlalu-lintas.
Daripada repot harus meneriaki setiap pengendara yang suka ngebut, lebih baik memasang upaya pemaksa pasif. Sayang tak semua orang bisa dipaksa.
Hanya pengendara sopan, apalagi mereka yang mobilnya ceper dan memperbesar velg menjadi dua ukuran di atas standar, yang akan menghormati polisi tidur.
Sampai di sini persoalannya jelas. Nah masalah jadi membingungkan ketika warga perumahan pemasang brenjulan, setiap melewati kompleks lain, justru akan ngebut. Di kandang sendiri menuntut orang lain jinak, tapi di kebun binatang lain malah ikut liar.
Saya tak tahu seberapa efektif ajakan warga sebuah perumahan di Bandung ini agar setiap pengendara berlaku dewasa: tanpa polisi tidur pun tetap pelan.
Sebagai eksperimen kehidupan sipil, ini patut dihargai.
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Komedi Senayan Tengah Malam February 4, 2012Berita paling konyol pekan ini: pemasangan 177 kursi (@ Rp 24 juta) dalam ruang rapat senilai Rp 20 miliar milik Banggar DPR dilakuan menjelang pergantian hari hingga dini hari dengan pengamanan ekstra. Setiap kursi baru masuk, sehingga pintu harus dibuka, lampu ruang sudah padam. Artinya para politisi dan birokrat di DPR itu masih punya rasa […]antyo
- Komedi Senayan Tengah Malam February 4, 2012
Cicitcuit!- Five Roles of An Online Investigation Team » http://t.co/6VFaC7wO | cc: @hedi @PamanTyo @orsuy @ndorokakung February 4, 2012 bangaip (Syarief Hidayatullah)
- @leksa @pamantyo kebanyakan yg belanja org2 yg jualan makanan sekitar mega kuningan. asal tegal, purwokerto sama kuningan :D February 4, 2012 aralle (alle)
Recent Posts
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
- Salah Sendiri Kenapa Ndak Bisa Basa Énggris! :(
- Mencari Zebra di Zebra Cross
- Nyanyian dari Dapur
- Semangat Startup, Kelambanan si Mapan, Kebebalan Karyawan
- Apa Kabar Bloggers Indonesia?
- Masker Jakarta
- Pemomong Anak dan Keluarga Muda
- Blog Foto yang Bertutur
- Orang Tua Ngebom Tembok
- Nasib Koran dan Penjajanya
Archives
Random Posts
Buta Uang, tapi Mata Duitan
September 30, 2006 by AntyoKETIKA Rp 100.000 DAN Rp 10.000 MASIH SAJA TAMPAK SERUPA.
Basi banget! Ya, memang. Tapi saya khawatir si basi jadi klasik. Artinya lawas tapi masih aktual. Sampai hari ini saya masih sering keliru dalam membedakan lembaran uang kertas Rp 10.000 dan Rp 100.000.
Anda boleh bilang ini soal mata yang mulai rabun. Baiklah itu [...]
Recent Comments
Fauzi Enigma Web» waduh. miris. budaya “sebagian̶ 1; masyarakat yang serba instan. pengen ini pengen itu tapi tidak mau menanggung bebannya. Sedih melihat orang-orang seperti itu
Fauzi Enigma Web» Ampun. seumur-umur gue ga pernah milih. Dari gw mulai dapet KTP sampai nyaris kepala 3 ini. Dan kayaknya gak bakalan kalau para pemimpin kita masih sibuk mengurusi perut dan nafsunnya ketimbang memihak rakyat. mbuh
wafaa» kalau bingung gak usah milih :D
vhyan» kllo syya sii pillih yg adill dan jujur sajja.. hehe..
Alex» Rekam jejaknya juga selama ini bertabur-tabur, Paman. Bersama kawan-kawan kami pernah coba bikin blog mulut pejabat dengan iktikad merekam jejak mereka yang sedang menjabat, untuk arsip jika kelak mereka mau naik lagi. Tapi ya susah. Hehe. Yang terlibat sedikit masih. Sistemnya sederhana:...
Recent Trackbacks
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
- gak daftar, gak kursus, tapi dapat Sertifikat: Iwan Abdurrahman
- Kepingan Kakap Paling Pojok: Polisi Tidur
- NGENDONESIA: Yang Namanya Korupsi
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (132)
- Lihat Baca Dengar (86)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (398)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





[...] Polisi tidur merupakan fenomena yang aneh. Bahkan dari namanya, menurut Bang Antyo juga sudah aneh. (baca di sini) [...]
benci polisitidur!!!!
polisi tdr????
klo motornya gede g masalah
la klo mio,, duh dipantat sakit weee
adanya polisi tidur itu menunjukkan bodohnya org indonesia, klo g ad pol tidur psti ngebuttt
kyky bkn pol tidur yg hrs dibuat, tp moral kita yg harus di perbaiki