KEPEKAAN KITA MUNGKIN TERSIMPAN DI BAN SEREP.

Sebetulnya apa yang kita cari dari berlibur? Mungkin sekadar jeda dan selingan dari rutinitas. Mungkin ingin menginjak tempat yang belum pernah kita kunjungi.

Mungkin pula tanpa alasan yang jelas, pokoknya pergi ke tempat yang itu-itu saja, dengan rute yang itu-itu saja. Seperti gajah, kata Mbilung Pengintip Burung. Tepatnya: kata istrinya.

Hidup ini ibarat buku, mereka yang tinggal di rumah saja hanya membaca satu halaman. Begitu kata orang yang gemar bepergian.

Padahal meskipun cuma sehalaman, kalau berupa daftar isi atau ringkasan lumayan juga. Maksud saya jika dibandingkan dengan membaca “halaman prancis”, bagian dalam buku yang cuma berisi judul; tanpa penerbit, tanpa pengarang.

senja di subang

Akhir perjalanan sering berujung pada kelelahan. Berbahagialah mereka yang dalam kepenatannya masih mampu menangkap keindahan senja di jalan alternatif nan sepi, dengan sepeda tersandar pada pohon.

Terlalu melankolis. Kelewat berpikir seperti kartu pos bergambar. Tak apa. Jangan malu meniru. Jika tak ada kamera, rekamlah dalam ingatan dan biarkan waktu mengikisnya dari benak.

Setiap perjalanan berlibur selalu diniati untuk bersenang hati. Masalah selalu ada. Tinggal bagaimana kita menyiasatinya.

Terlalu klise? Seperti wejangan Pak RT? Memang. Hidup kita memang berisi pengulangan. Apa yang basi dan tak mempan untuk kita tetap saja kita lontarkan kepada orang lain. Kalimat barusan itu sekelas nasihat Pak RW.

pipis di jalan, jatinom

Perjalanan, seriang apapun, tetap menghadirkan kendala. Celakanya, kendala itu sebetulnya ada pada diri kita. Misalnya soal pipis. Kalau tak ada toilet bersih, dan tanpa mata orang berseliweran, pipis di (tepi) jalan adalah keapabolehbuatan.

Bagaimana dengan wanita? Cara kuno, yaitu pipis di antara dua pintu kiri mobil yang terbuka, kadang masih layak dilakukan. Bahwa hal itu kurang efektif untuk mobil yang lebih tinggi dari sedan, ya bagaimana lagi.

Yakinlah, tak ada manusia yang matanya setajam elang. Anggaplah bahwa semua orang, terutama lelaki, bermata minus tebal dan sedang tak berkacamata. Sebugil-bugilnya wanita, apa sih yang tampak dari kejauhan?

Bahkan dalam “pose normal”, dan dilihat dari dekat oleh mata waras sekalipun, ketelanjangan wanita (dewasa), terutama perut ke bawah, hanya menampakkan perdu (jika unshaved).

Begitulah, kendala kadang ada pada diri kita. Bukan di luar kita. Tentu ada pembenar: namanya juga darurat. Maka dari sebuah mobil yang berhenti, air pun mengalir di bawahnya, tapi bukan dari mesin. Tak ada orang peduli. Mungkin melihat tapi pura-pura tak hirau.

Masih tentang ujung perjalanan untuk kembali ke rumah yang acapkali mempertebal penat, padahal rumah tak jauh lagi. Seolah kita manusia paling kecapaian di dunia, dan menganggap orang lain belum sampai ke titik lelah.

pompa bensin jalan tol cikampek jakarta

Maka siapa yang peduli ketika menjelang pukul sembilan malam, di pelataran pompa bensin yang luas sekali di tepi jalan tol Cikampek-Jakarta, seorang gadis petugas pompa mengakhiri gilir jaganya dengan menghampiri tiang lampu, lalu duduk bersandar?

Setiap perjalanan, dalam berlibur atau bukan, selalu menghadirkan pengalaman baru. Celakanya kita terlalu lelah untuk peka terhadap banyak hal. Kita hanya peka terhadap apa pun yang mengundang amarah. Misalnya truk yang merambat di bawah batas kecepatan minimal di jalan tol.

 

23 Responses to Catatan Liburan Gombal

  1. mkhuda INDONESIA Google Chrome Linux says:

    catatan yg gombal sekali ya !
    mkhuda recently posted..Yang “Open” Memang Lebih Enak

  2. Made INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    Ha3, tips nya edan and gokil.

    Duh dibilang gokil :)
    /tyo/

  3. jeany INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    akhir tahun,memang waktu yang tepat buat libur. Tapi kalo bikin tongpes mending dirumah aja. Toh masih ada tempat hang out yang lebih seru, yang belum pernah disinggahin disekitar kita

  4. cecepcakep INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    gambar yg paling atas (ungu) keren lho

  5. John UKRAINE Internet Explorer Windows says:

    uidsfeeckocsd

  6. Putra Daerah INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    Jangan lupa, mampir lagi ke Solo ya Paman

  7. gembul INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    “jika tak ada kamera rekamlah dalam ingatan dan biarkan waktu mengikisnya dari benak”,luar biasa.Dari banyak postingan paman gombal ,yang ini kok ma’nyos di hati,rupanya berbakat juga jadi penyair (apa emang iya?).Saya pernah tinggal di Bali,bila liburan sekeluarga slalu lintas darat ke jakarta,ada banyak senja seperti di foto itu,emang luar biasa suasananya !

  8. Wah…..
    Bagus nich ceritanya. Kapan-kapan liburan ke Bali dunk…
    http://www.liburanbali.com

    Salam
    Ngurah Wijaya

  9. Wah…..
    Bagus nich ceritanya. Kapan-kapan liburan ke Bali dunk…

    Salam
    Ngurah Wijaya

  10. budiw INDONESIA Epiphany Ubuntu Linux says:

    yaah.. gak jadi ke sby kayaknya..
    hu uh..

    *pergi..*

    –budiw

  11. perdu = rumbuk = rambanan = mbulet = ngeruwel

  12. boit INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    eyang abis liburan kok sentimental ..

  13. dudi INDONESIA Mozilla Firefox Fedora Linux says:

    jadi pengen ikutan berlibur. kayaknya seru deh melakukan perjalanan jauh lagi :D

  14. bimo INDONESIA Mozilla Firefox Mac OS says:

    moto air pipisnya diniatin banget, sampe dibela belain mundur segala. :D

  15. fahmi! INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    kok tumben foto2nya jadi cemet gitu paman? nggak asik.
    —–
    Lha dari dulu foto saya kan emang cemet, Mi. Lupa ya? :)
    [tyo]

  16. mpokb INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    kalo sudah capek dgn perjalanan, paling asik berlibur ke pulau kapuk yak..

  17. kw INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    aku ingin berlibur, terus.. terus.. terus….! nabarak deh :)

  18. iway INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    perdu?? hahahahahhahaa :D

  19. Ndobos INDONESIA Mozilla Firefox Mac OS says:

    biasanya sehabis berlibur, malah perlu libur.

  20. Selamat,
    pengisian waktu dan ruang dengan mendobrak rutinitas sungguhlah berarti.. Berkelana bersama keluarga, bertemu sahabat lama mungkin seperti menghabiskan waktu saja..Tapi tidak bagi siapa-siapa yang hendak meninggalkan jejak langkah, menikmati udara senja, menghindari angin kelupaan kita untuk sekadar bersyukur kepada Yang Maha Kuasa..
    dan yang terpenting..menjadi lebih
    tahu diri di hadapan penciptanya..

    +*koq mendayu-ndayu, yach?*+

  21. didi INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    ini laporan liburan apa tutorial cara pipis di perjalanan paman?

  22. johnherf INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    Berlibur wah asyik tuh, bisa melahap bacaan yang memenuhi kamar, sembari menikmati bacaan liburan. Berlibur bacaan pun jenis bacaan hiburan, hehehehe.

    Berlibur artinya mengambil cuti, mengambil uang untuk berlibur biar hati terhibur, apalah asyiknya berlibur tanpa uang jadi jauh dari hiburan. Hihihihihihi, ….

    Berlibur maknanya bervakansi, menjauh dari kebiasaan menjadi semakin aksi, biar tubuh tetap seksi. Hahahaha, ….

  23. rd Limosin INDONESIA Mozilla Firefox Linux says:

    pertamax

    he he he… halaman prancis?? :P

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.