Nasib Designer Phone
AKHIRNYA MENGALAMI RUDAPAKSA.

Saya jatuh hati kepadanya. Begitu mungil, stylish, dan cantik-mulus dalam kehitamannya. Saya raba. Saya pegang. Sexy. Bisa telentang. Bisa berdiri tegak menyandar. Saya angkat. Bulat sudah niat jahat. Saya akan memerkosanya. Agar dia bisa tampil dan bekerja seperti kebutuhan saya.
Ukurannya tak menyita ruang. Takkan berebut dengan pengisi meja kerja. Dia tak segambot pesawat telepon gratisan pembagian Telkom belasan tahun lalu.

Base station ini mungil, hanya punya fitur dasar untuk berhalo-halo. Harganya cuma puluhan ribu rupiah. Tapi sejak awal ada hal yang mengganjal. Sejak melihat dan lalu mencoba. Pengait handset dalam keadaan mencuat, seperti setelan untuk telepon dinding — padahal menurut manual, pesawat ini bisa rebah dan bisa berdiri.
Umumnya pesawat telepon punya pengait yang bisa dicabut dan ditancapkan lagi secara terbalik agar pengguna bisa memilih mau menelentangkan atau mendirikan base station.

Kalau berdiri berarti handset harus cemantel. Maksud saya tercantelkan dengan baik. Itulah fungsi pengait. Maka saya pernah mengisengi orang dengan memutar posisi pengait. Saat dia mengangkat handset kagetlah dia.
Alkisah, malam itu saya lakukan pemerkosaan. Saya bongkar. Lalu saya cungkil pengaitnya. Dengan obeng, tang runcing, dan cutter. Alot betul. Ini perlu agar ketika handset diangkat base station tidak menggondeli.

Pesawat yang mengilat itu telah berfungsi. Pesawat yang kilaunya, menurut “warning“, harus dilap dengan kulit agar tak tergores. Kilau yang mengingatkan saya pada PlayStation 3 pada awal kehadirannya: menyulitkan fotografer studio kantor saya (dulu) untuk memotretnya dari sudut yang dia inginkan.
Masalah selesai. Tapi ada ganjalan di benak saya. Kenapa si desainer produk memasang pengait secara permanen?
Kalau ini tugas sekolah mestinya dapat D. Kalau tombol “5″ tak diberi tonjolan untuk membantu perabaan (penting bagi tunanetra dan susana gelap), si (calon) desainer takkan lulus.
ameri loansloans $40000 unsecureloans aes srudentcredit loan bad gaurentee $20,000lasvegas loans payday in hours 240 down jumbo loansone loan trust accord studentks loan 125package wholesale loan broker 125types of all auto loans
11 Responses to Nasib Designer Phone
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
Cicitcuit!- Saya jadi ketawa ngeliat komentar @pakde Totot pada kolom komentar blogpost "Memahami FPI" punya @pamantyo baca saja -> http://t.co/RjtBfBdd May 19, 2012 sibair (Bair)
- :'( RT @dannytumbelaka: @TonnySukirno @PamanTyo bangaip @motulz RIP Donna Summer... May 18, 2012 bangaip (Syarief Hidayatullah)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Blog Tergarap, Dompet tak Meratap
February 14, 2008 by AntyoINI NIH YANG NAMANYA NGEBLOG SECARA ASYIK!
Dulu ketika mulai ada Ad-Sense dan sejenisnya saya mau ikut. Tapi setelah mendaftarkan diri saya tak tahu harus bagaimana. Sama tak (baca: belum) pahamnya saya dengan PayPal sampai hari ini.
Selanjutnya saya lupa untuk mengurusnya lagi, sampai kemudian soal iklan di blog ini mengemuka. Lagi-lagi saya tak [...]
Recent Comments
obat alami jantung» bagus sekali artikelnya pak , semoga artikelnya bermanfaat bagi semua orang dan berguna :) sukses selalu iyah pak .
motorselow» wah memang mereka kepalanya sudah dari batu. gitu juga hatinya. ngatasin nya ya dengan air dari kehangatan kita
Cara Bisnis Pulsa» Kusimpan buat nambah pegetahuan..
jimmy» bagus sekali artikelnya, thx
jimmy» Nice Informasinya gan,, sangat membantu sekali.. :)
Recent Trackbacks
- agcgoblog.info: Mainan Jadul,Perahu Kaleng Othok-othok
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





bukan untuk di bongkar, tapi untuk digunakan telpnya
Hm.. jadi inget, aku harus beli telepon baru…
harganya berapa…
aku hampir beli itu, bbrp minggu yg lalu unt telp kantor. karena tidak ada memory, jadi ngga jadi deh. meneketehe klo ternyata pengaitnya permanen, pasti aku ngamuk juga. hahahah.
kasihan itu telepon, kehilangan salah satu anggota tubuhnya,
itu dosa lo paman :)
hahahaa…
saya juga pernah mengalami masalah yang sama dengan handset merek yang sama dengan paman !
berhubung aset kantor, jadi ga bisa diperkosa kaya paman ;p
Tapi emang sebel banget ngeliatnya !
produk gagal harganya pasti murah..
mudah-2 an yang beli bukan konsumen gagal..
horeeee nomor 5, yes…
wiiiii……
telepon aja diperkosa
salam kenal
saya rasa yang lebih susah bukan ngedesain teleponnya, tapi memfoto telponnya dari tiap sudut dengan bagus untuk bahan postingan kaya’nya lebih susah deh!
hihihi, ngedesain telepon kok disamain sama tugas sekolah sih paman.. ada2 aja.
woooo, jadi fungsi tonjolan di tombol 5 itu buat mode raba rabaan to? baru tahu saya. :D
—-
menurut pengandaian saya begitulah. :D
[tyo]
ya mungkin memang itu fungsi pengait, pakdhe…
supaya base station tidak ketlingsut saat si pengguna sedang asik berbincang menggunakan handset ;D