0 Coret dan O Coret
TAK PENTING TAPI MENARIK, DAN MUNGKIN BISA JADI DUIT.
Lonjongan dicoret itu nol. Kenapa dicoret, itu untuk membedakannya dari huruf O. Itulah info yang saya dapat ketika dulu, abad lalu, mendapati cetakan data komputer pada kertas bersambungan.
Lantas saya amati, coret atau polos itu tergantung typeface. Tanpa dicoret, umumnya font terikat kelaziman tipografis bahwa 0 lebih sempit daripada O.
Begitulah kesimpulan asal-asalan seorang bocah setelah bermain-main dengan lembar Mecanorma, Letraset, dan tentu saja Rugos.
Nah ketika kombinasi huruf dan angka dalam penomoran kendaraan (tampaknya) akhirnya mentok, maka huruf O pun mulai banyak dipakai.
Untuk membedakannya dari nol, huruf itu dicoret, mirip simbol diameter (ah nggak juga, kalau diameter kan bulat). Dulu saya sempat membatin, “Asyik, ada variasi huruf dalam ejaan Indonesia, kayak orang Nordik.”
Setelah itu saya membatin lagi, “Asyik, kayak di film. Dua digit setelah nomor boleh diganti angka, nggak harus huruf.” Ternyata nol coret itu huruf.
Apakah orang jadi bingung? Nggak dong. Ngapain juga bingung. Lebih tepat lagi: ngapain juga dipikirin. Boleh juga ditambah komentar: ngapain juga dipostingin lalu dipusingin (dan dikomentarin).
Dulu, ketika bekerja di sebuah majalah yang meriah, saya sering menuliskan inisial saya sebagai “TY0″, bukan “TYO”. Hanya setter rewel dan korektor peka yang memergoki lalu menggantinya.
Kemarin, di sebuah parkiran yang berisi tak sampai 40 mobil, nol eh… O coret itu saya temui. Tak hanya pada mobil melainkan juga motor.
Semuanya? Tidak. Ada juga yang polos, dan tetap terbedakan antara 0 dan O. Mangsud inyong, orang tetap akan membacanya sebagai huruf O, bukan nol.
Ngomong-omong soal pelat nomor, dengan atau tanpa lonjongan coret, polisiwan lalu-lintas kadang bikin setori. Misalnya menyoal pelat nomor mobil dan motor yang tanpa teraan polisi (bisnisnya koperasi?) lalu menganggapnya sebagai pelat tak resmi. Ujung-ujungnya tilang. Artinya duit.
Teman saya, seorang direktur biro iklan, sampai membawa buku undang-undang lalu lintas untuk menjadi pokrol bagi dirinya sendiri. Dia selalu menang.
Bonus » Saya nyontek dari Boy Avianto: ini dia tampang huruf yang oke punya
14 Responses to 0 Coret dan O Coret
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
Cicitcuit!- Saya jadi ketawa ngeliat komentar @pakde Totot pada kolom komentar blogpost "Memahami FPI" punya @pamantyo baca saja -> http://t.co/RjtBfBdd May 19, 2012 sibair (Bair)
- :'( RT @dannytumbelaka: @TonnySukirno @PamanTyo bangaip @motulz RIP Donna Summer... May 18, 2012 bangaip (Syarief Hidayatullah)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Jreng, ini Chrisye
February 24, 2007 by AntyoMEMOAR YANG BERTUTUR LANCAR.
“Alberthiene, apakah kita akan menuliskan banyak tentang penyakit saya?”
Saya menggeleng. “Kita akan menuliskan harapan!”
Itulah percakapan yang dipindahkan ke dalam buku, menjadi penutup dari pengantar panjang. Chrisye Sebuah Memoar Musikal, itu judul bukunya. Ditulis oleh Alberthiene Endah.
Saya tak tahu berapa jarak usia Alberthiene dengan Chrisye yang [...]
Recent Comments
obat alami jantung» bagus sekali artikelnya pak , semoga artikelnya bermanfaat bagi semua orang dan berguna :) sukses selalu iyah pak .
motorselow» wah memang mereka kepalanya sudah dari batu. gitu juga hatinya. ngatasin nya ya dengan air dari kehangatan kita
Cara Bisnis Pulsa» Kusimpan buat nambah pegetahuan..
jimmy» bagus sekali artikelnya, thx
jimmy» Nice Informasinya gan,, sangat membantu sekali.. :)
Recent Trackbacks
- agcgoblog.info: Mainan Jadul,Perahu Kaleng Othok-othok
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





Intinya supaya lebih mudah membedakan
Dari : http://www.sampara.com
oom, boleh minta tolong sama temennya, minta copy-an buku UU lalulintas nya dunk ;)plizzzzz
Plat nomor di Indonesia itu model maupun bahannya jelek ya, Paman?
Ndak keren kayak di Amrek ato Eropah.
ya ya ya… bener bener bener
kalau di nordik adalagi huruf yang mirip kera atau huruf B berekor.
Kalau diartikan ke latin bacanya “SS” .
Gara-2 salah arti pernah kena damprat si bos gara-2 LC untuk supplier di Nordik tertulis B saja tanpa ekor.
Akhirnya kena denda 50 dolar per huruf.
Untung nggak disuruh nekori, bisa bangkrut saya.
Sumpah paman. Saya pernah ditilang karena plat mobil tidak ada “tanda polisi”. Herannya saya, kok dia itu jeli melihat tanda sekecil itu. Pak pulisi itu dgn sigap menghentikan saya ketika saya dan dia sama2 melaju dengan kecepatan sedang agak kencang. Mohon paman sudi mengirimkan softcopy UU Lalulintas yg dipunyai direktur biro iklan itu…
jadi inget rugos….
gimana ya sekarang bisnis rugos ini,ikut alamarhum juga kali ya?
Paman, telepon yang kuat tahan lama nan murah apaan ya?
–budiw
Lantas, kenapa coretannya miring?
apa karena kalao horizontal jadi mirip “kapsul”?
oom, boleh minta tolong sama temennya, minta copy-an buku UU lalulintas nya dunk ;)
soft-copy will be welcome :)
polisine yo gak mudheng!
Jadi sing bener sing ngendi Man? yang dicoret itu artinya nol atau O? Jangan2 ini cuman utk keren2an atau gaya2an ‘ala POLRI
oh…
dari dulu saya bingung, saya pikir O coret itu hurup Q karena pelat besi susah bikin buntut kecilnya dan kalopun ada bisa jadi nggak kelihatan, maka jadinya dicoret biar beda sama huruf O
*pencerahan*
:D
Kalo di Denmark O coret itu bacanya kayak e pepet. Berarti tukang bikin plat nomer canggih juga punya glif huruf Ø, pasti tukangnya dari Skandinavia.
http://en.wikipedia.org/wiki/%C3%98