Payung Pinjam Gratis untuk Semua Orang
SEBUAH UJIAN UNTUK KEJUJURAN KITA.

Payung nganggur, saya membatin. Punya siapa, saya menanya sekitar. Orang-orang yang tak saya kenal cuma angkat bahu. Seseorang bilang, “Pake aja. Dari tadi ditinggal di situ.”
Tidak, tidak. Tepatnya: untung, untung. Saya tak ada nyali untuk menyerobot payung yang terparkir di emper itu.
Kalau saya nekat, bisa-bisa risiko yang saya terima sama beratnya dengan maling motor. Orang ramai-ramai nggebuki saya cukup dengan satu aba, “Maling!” Esoknya masuk koran sebagai berita lucu sekolom, sementara saya tak dapat membacanya karena terkapar di ICU.
Sama seperti Anda, saya tadi direpoti hujan. Dari tempat berteduh ke tempat bertemu seseorang, sejauh 200 meteran, tak ada payung maupun ojek payung yang bisa membantu saya melintasi pelataran parkir dan taman.
Dalam basah tertempias hujan, saya melamun sambil menunggu tumpahan langit mereda. Andaikan ada payung gratis di banyak sudut.
Payung itu bukan untuk dibawa pulang. Tapi untuk dipinjam kemudian ditaruh di tempat yang sudah disepakati bersama. Misalnya di halte, teras lobi, pos jaga satpam, warung rokok, dan pojok teduh tertentu di parkiran.
Penyedia payung adalah para perusahaan dan lembaga yang berpromosi, dari pabrik kecap sampai KPK. Tentu tak ketinggalan juga pabrik payung dan perusahaan penyedia media promosional.
Tapi ah, jangankan payung. Majalah gratis di ruang tunggu apotek saja dibawa pulang. Bahkan buku (termasuk peta) di perpustakaan juga diembat.
Jadi? Tak usah dipinjamkan. Dibagikan gratis saja. Perbanyak pembagian payung atau poncho sekali pakai.
Oh ya, dari stok payung yang Anda miliki, berapa yang beli dan berapa yang gratisan?
27 Responses to Payung Pinjam Gratis untuk Semua Orang
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012Ada saja cara membangun suasana spasial kedai agar tetamu mendapatkan kesan mendalam. Misalnya ala modiste, dengan mesin jahit dan baju baru terpajang. Lho, bukannya kalau kita bertandang dan makan di tempat tetangga atau saudara yang pe... […]postyorous menerous »»»
- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012
Cicitcuit!- @memethmeong banyak hal nggak terduga kok tentang pakdhe @mbilung | @imanbr @ndorokakung @pamantyo May 23, 2012 mbakdos (Agatha N. Ardhiati)
- @mbakdos pakde pake jaket kulit? @mbilung @imanbr @ndorokakung @pamantyo May 23, 2012 memethmeong (medina wulandari)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Majalah Cetak. Anda masih Butuh?
July 28, 2010 by AntyoPERSOALANNYA APAKAH KONVERGENSI MEDIA AKAN MEMBUAT KITA LEBIH TERLAYANI.
Maka sebagai orang yang tak menerima kartu undangan, tetapi sudah terdaftar di komputer penyambut tetamu, datanglah saya ke pesta di bawah jembatan penghubung pada Grand Indonesia, Jakarta, yang diblokir tiga hari itu. Malam kemarin itu, 27 Juli, Kompas Gramedia (KG, alma mater saya), meluncurkan empat [...]
Recent Comments
Eka» Jadi inget waktu masih kecil.. =( Sekarang udah jarang banget perahu othok2 ini.. hiks hiks.. =(
MY.O.Bz» ayo kunjungi situs kami yg akan memberi segala informasi yg anda butuhkan.. blog terdasyat di tahun 2012… yg paling penting akan diajarkan bagaimana mencari uang dengan blogspot secara GRATIS!! sekali lagi GRATIS!! kunjungi dan buktikan situs kami.. anda bisa mencotoh bagaimana...
obat alami jantung» bagus sekali artikelnya pak , semoga artikelnya bermanfaat bagi semua orang dan berguna :) sukses selalu iyah pak .
motorselow» wah memang mereka kepalanya sudah dari batu. gitu juga hatinya. ngatasin nya ya dengan air dari kehangatan kita
Cara Bisnis Pulsa» Kusimpan buat nambah pegetahuan..
Recent Trackbacks
- agcgoblog.info: Mainan Jadul,Perahu Kaleng Othok-othok
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





Mau majalah gratis dikirimin sampai pintu rumah??
pastikan di
http://anotherorion.multiply.com/journal/item/6/majalah_gratis_Indonesia,
dan http://majalah-gratis.tradepub.com
kayanya aneh.. ? ada payung gratis, dan kesepakatannya siapa payung itu bisa ada lagi ti tempatnya setelah dipakai.
Payung yg bawa sendiri, suka ketinggalan dan hilang…
mungkin .. di bagikan kaja kepada pengojek payung.. biar jadi alat pencari rejeki
ada yang mo uang gratis tanpa harus membayar saya atau orang lain
hanya bermodalkan koneksi ke internet
belajar disini dengan link-link afiliate yang
saya kumpulkan beserta penjelasannya
http://users2.TitanicHost.com/rajamiskin
semoga sukses
If your arctlies are always this helpful, “I’ll be back.”
ngakak baca komen aji (nomor 17).
ide bagus. payung untuk dipakai bersama dan harus diletakkan kembali di lokasi tertentu.
ngambil majalah diapotek sih ga pernah paman, tapi kalo di pesawat sih iya hehehe… *bukan flyer tata cara buka pintu darurat yaaa*
walah pakde..mana ada di negara kita ini yang gratis??? kalau jarene londo yang kerjo d temapt saya….money is everything, harusnya d ganti dengan free is everything ya..hihi
Idenya apik. Klepto? Gampang. tulis aja di payungnya:
PAYUNG INI MILIK UMUM UNTUK DAERAH/PERTOKOAN/HALTE XXXX
JIKA ANDA MELIHAT PAYUNG INI DI LUAR DAERAH TSB, MAKA POSITIF, YG MAKE ADALAH KLEPTOIST.
SPONSOR: KECAP BANGO.
payung gratis..?! di indonesia..?!
lha wong lampu, remote, asbak di hotel aja dirantai.
sapa mau percaya pak puh..?!
Tak terkira kalau yang digratisin jejeran mesin-mesin jepang itu Om..
Kalo ada payung umum sih baiknya dikasih kabel kayak pulpen di bank, jadi kan mesti dibalikin. :-D
gratisan semua..
Yang sekali pakai itu bagusnya untuk barang pribadi, seperti: bungkus datang bulan, bungkus manuk, popok pipis … Itu bolehlah untuk dibagikan gretong.
Sedangkan barang khalayak semacam payung lebih baik menjadi urusan masing-masing. Biarkan pengojek payung, bajaj dan taxi ketiban rejeki …
Salah sendiri kenapa lelaki kalau dibawakan payung oleh istri malah gengsi..
Saya menabung di BCA demi mendapatkan 1 dari 10.000 payung di Gebyar BCA. Namun sudah 3 tahun, belum pernah menang. Jadi sampai sekarang belum punya payung, hehehe…
Ada yang pernah dapat?
idenya bagus juga tuh buat promosi, tp daripada ditaro gitu aja, sekalian aja ada yang nungguin, alias ‘ngojekin’ tuh payung secara gratis
tp bisa2 digebukin sama ojek payung beneran ^-^
biar gak dicuri, payungnya diberi tali.
saya slalu sedia payung lipat (yang ini beli) di dalam tas, untuk mengantisipasi hujan.
klo yang patung gratis susah dimasukkan dalam tas, tidak bisa dilipat.
Wah jangan perbanyak ponco/payung sekali pakai… entar pengelolaan sampah semakin rumit… mana udah makin global warming lagi. :(
DALAM KESAHAJAAN JIWA YANG MENDOKTRIN DIRINYA BAHWA KEJUJURAN ITU HARUS ABADI DIJIWA-JIWA YANG KERING AKAN ITU SEMUA.MAKA SEBUAH PAYUNG PUN AKAN JADI YANG SEBUAH NILAI YANG TAK AKAN MATI BERSAMA KEBOHONGAN
punya 3 semua beli sendiri, tapi sama2 patah semua.. sekarang lebih nyaman pakai jas hujan. soalnya lebih sering bawa roda dua :)
This is what we need – an insight to make eveoyrne think
PoPBTB takqmuowpqwl
istri saya punya banyak payung, gak tau dari mana, klo saya pribadi cuman 1 dan itu beli … ada tulisannya Mizuno … hehehehe
berhubung lahir dan tumbuh di bogor, sudah kebiasaan bawa payung saat ke luar rumah, bang paman. selalu ada di tas. kalo nggak hujan pun, bisa dipake kalo kepanasan. payung gratis jarang dipake, soalnya biasanya gede. kagak muat di tas =’.'=
Masalahnya, setelah diembat pun apakah payungnya terpakai? Sukur-sukur sih bermanfaat.
Kalo ditanya ada brp payung di rumah, jawabnya saya lebih suka hujan2an. Udah bakat :D
Dirumah rasanya ada 7 payung…
2 beli (yg bisa dilipet & dimasukin dlm tas) sedangkan sisanya gratis semua ;p
Ada yang merek ponsel, nama bank, dealer motor, dll…
Tapi kalo majalah sih beli semua lho paman, kekekek…