KITA HIDUP DALAM DALAM BELANTARA TEKS.

kronologger

Ini pertanyaan untuk diri saya. Bukan untuk Anda. Tampaknya saya ngeblog untuk saya sendiri, tapi sambil cari perhatian berupa tanggapan. Alasan pembenar tentu ada. Manusia adalah makhluk sosial sehingga perlu berkomunikasi dan bergaul dengan manusia lain. Ada lagi: manusia butuh pengakuan.

Ah, terlalu jujur. Nggak asyik. Kurang keren. Nggak ada unsur sok visioner atau apalah gitu yang pokoknya gagah lagi terpelajar.

Lantas apa dong? Oh ya, sok altruistik juga sih. Yaitu berbagi. Ya berbagi pengalaman, lamunan, impian, harapan, kekecewaan, dan opini. Kayaknya ini alasan yang lebih bertanggung jawab.

Uh, kuno. Standar. Bilang aja mau pamer. Jadi, intinya, ngeblog untuk menyalurkan kecenderungan eksibisionistik. Ya kan? Jangan menelanjangi orang dong. Malu saya.

Saya kembali menanya diri sendiri setelah ikut bermain di Kronologger. Di sana saya juga meledek diri sendiri untuk menunjukkan kebingungan dan sekaligus keasyikan saya mengarungi dunia blog.

kronologgerKemarin di Kronologger Orehikari bertanya: apakah ini berguna?

Blog, dan kemudian mobile blogging, tanpa gambar saja sudah menjadikan dunia ini hiruk pikuk oleh informasi.

Dunia siapa? Dunia di otak kita. Dunia berupa jalinan antarkomputer yang sebetulnya tak gaduh.

Kita hidup dalam belantara teks. Semua orang bikin. Ada yang untuk dibaca sendiri, ada yang boleh dibaca oleh orang lain, ada juga yang peduli amat pokoknya nulis, syukur kalau ada server yang mau menyimpannya. Jangan-jangan saya ini gabungan dari semuanya.

Lantas untuk apa semua itu? Sehari tetap 24 jam, waktu kita makin terbatas, sementara kapasitas otak kita (tepatnya: saya) belum meningkat — baik daya simpan maupun daya olah.

Ujung-ujungnya adalah seleksi. Bagaimana menyeleksi, mungkin intuisilah yang bekerja, mungkin pula mesin yang membantu kita menjadwalkannya bahkan mengunduhkannya.

Tentu tautan emosional dan personal juga terlibat. Saya membaca — meski belum tentu berkunjung dan mengomentari — blog orang tertentu. Minimal judul dan paragraf awalnya.

Kalau semua orang ngeblog, lengkap dengan gambar, bahkan gambar hidup, bagaimanakah kita akan mengarungi kehidupan?

Ujung perjalanan blog tampaknya menarik untuk disimak dan kalau perlu diwarnai bersama.

Apa tadi, ujung? Adakah ujungnya? Di mana alamatnya? Siapa yang jaga? Berhadiah permen atau payung?

Saya tulis post semaunya ini di sebuah kedai. Tiba-tiba saya ge-er, merasa garpu yang barusan terjatuh lalu tergeletak di samping selop milik tumit halus kemerahan di sofa seberang itu berkata kepada saya, “Lha mbok sudah to. Ngeblog ya ngeblog. Gitu aja kok repot.”

Mungkin si garpu itu temannya Gus Dur. Kalau dia besok tahu bahwa blog itu menantang penjelajahan kemungkinan, maka dia temannya Budi. Kalau dia bilang bahwa blog cuma tren yang gimana gitu, berarti dia belum jadi blogger — tapi suka ngintip blog orang.

 

39 Responses to Ngeblog buat Apa dan Siapa?

  1. naufal INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    salam kenal dari saya boss

  2. Potter INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    Nge blog buat aku habisin duit.
    Soale kadang di warnet ampe jam2 an paman.
    Tp seneng juga klo pas ketemu yang menarik, seperti coment2nya di blog ini.

    Bikin geli…

  3. areta INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    untuk berbagi.
    orang2 yg ngeblog, biar pun tujuannya buat diri sendiri, sedang berbagi banyak hal ke orang lain (yang bisa ngakses blognya).
    yang nulis cerita berbagi cerita, yang nulis pengalaman berbagi pengalaman, yang bikin blog untuk fans klub berbagi kesenangan dan informasi, de el el dah…

  4. mina INDONESIA Opera Windows says:

    sampai sekarang saya masih bingung apa gunanya kronologging ini. padahal dah ikutan hehehhe.

  5. Kombor INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    Buat siapa? Ngeblog buat yang suka cecari di internet. Maksudnya, siapa tahu teks yang disebar di internet kesaut sama mesin pencari.

    Buat apa? Ngeblog buat menambah konten di Indonesia. Katanya bangsa ini miskin teks dan konten.

  6. saya INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    paman, hp-nya ngadat ya? kok dikontak nggak bisa

  7. poer INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    ngeblog buat iseng, iseng-iseng ngeblog.

  8. mei INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    ngeblog nggo ajang nanrsis…wahahha

    *kaboorr takut d lempar garpu ma pakde*

  9. galih INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    wah,,,, asli gombal terus postingane… tak bisa dipungkiri bahwa gombalan-gombalan seperti ini sangat mewarnai dunia blog indonesia….

    *komentar gombal pisan…

  10. sawung INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    ngeblog buat muntahin isi kepala.
    Dah lupa euy kapan mulai ngeblog. Jaman blogspot masih lambat pisan.

  11. cah-mblitar INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    Tulisan yang menggugah. Ya, menggugah laksana macan yang meraung di malang (tidak) bolong.

    Hee.. rakyat blog, jikalau ada kalanya engkau hampir berputus-asa mengarungi samudera kata-kata yang kadang seperti badai mengamuk bahtera ini, kembalilah ke reel-nya revolusi komunikasi yang kongruen dengan the conscious of blogger.

    Jadi, tetap derapkanlah jejarimu di atas kibor, tetap tegakkanlah mukamu (raimu, Jawa) ke monitor.

    Inilah amanatku. Sekian. Hix-hix…

  12. Tadinya saya kira dengan ngeblog bisa membantu sya mendistribusikan informasi (yang berguna). Tapi kok malah terperangkap dalam putaran tabiat boros bandwidth.

  13. handaru INDONESIA Flock Windows says:

    Untuk sekedar memecah gumpalan pemikiran di kepala yang bagaimana pun butuh penyaluran.

  14. adinoto INDONESIA Camino Mac OS says:

    hahahaa.. polll polll top dah :P jadi apakah belantara teks kita bisa memberikan ganjal perut buat orang-orang yang masih kelaparan mas?

    :(

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.