SIAPA YANG USIL-JAIL: PENGUSAHA ATAU KONSUMEN?

sabun itemSabun Rp 5.000 yang dijual di Pondokgede ini menggoda saya. Bukan karena menjanjikan keharuman, melainkan keisengan. Janjinya, sungguh semprul, “Wash black, looks great.” Anak-anak riang menerimanya.

Jadi, menurut “teori” dan “aturan”, kalau ini sabun ditaruh di wastafel lantas ada orang cuci tangan maka tangannya menghitam. Wastafel jadi kotor. Si korban menyumpah — padahal bulan puasa lho.

Saya nggak habis pikir kenapa ada saja industri yang tanggap terhadap dorongan usil dan jahil. Apakah pengusahanya pernah jadi korban, atau waktu kecil memang nakal? Ini mengingatkan saya pada balon berisi belatung itu.

Bayangkan jika setiap anak sekolah membawa ini. Bayangkan juga jika anak-anak bertubuh besar, yang berstatus karyawan (bahkan bos), membawanya ke kantor. Semakin “bagus” sabun semakin repot orang cleaning service. Kejam juga.

Nah, soal keisengan bocah, kayaknya ada dua macam. Pertama: “aktif”. Ini kadang mengesalkan, karena mereka yang mendatangi korban. Misalnya anak-anak yang suka mengganggu anjing.

Kalau anjingnya diam mereka akan semakin gatal. Menyambit, misalnya. Lantas sesudahnya pencet bel berulangkali. Tujuannya supaya anjing menyalak. Biar gaduh. Ujung-ujungnya, nah ini, tetangga yang tak suka anjing akan menyalahkan si pemilik anjing bahkan mengancamnya. Skenario sitcom sontoloyo pun berhasil. Anak-anak bedhes sialan!

Itu tadi cara pertama. Adapun cara kedua adalah “pasif”. Lebih bersifat menjebak korban. Misalnya menaruh uang di jalan, tapi uang itu diikat benang. Ketika korban membungkuk maka benang pun ditarik.

Paling repot kalau korbannya adalah orang dewasa yang tak tahu malu lantaran sudah kepalang tanggung. Benang dia ikuti, lalu dia tangkap, dan terbimbinglah dia ke sebuah teras yang isinya anak cekikan. Hasilnya adalah gamparan.

Kalau itu terjadi sekarang, orangtua si tergampar bisa mengontak pengacara dan polisi bahkan menyiarkannya di blog.

Pada sebuah musim libur sekolah, belasan tahun lalu, saya pernah jadi korban keisengan kunyuk cocomeo. Ketika pintu halaman samping kantor saya buka, tiba-tiba ada letusan. Tidak keras tapi bikin kaget. Ternyata mercon tarik.

Bersamaan bunyi “tarrrrrr!” meledaklah tawa bocah-bocah laki yang pita suaranya sedang berpindah jalur karena pubertas. Mereka ngacir ke kampung belakang. Saya tak mengejar. Malu.

Soal mercon, dari jenis yang “kurang berbahaya”, waktu saya kecil dulu ada yang meletus kalau tergesek. Kecil bentuknya, seperti isi pensil berwarna.

Taruhlah mercon itu di lantai, dan ketika dia tergilas sepatu Bu Guru atau murid cewek, maka dia akan meletus-letus, melompat-lompat. Dia siapa? Ya si mercon itu.

Para korban biasanya juga melompat-lompat sambil menjerit, bahkan — aduh! — mengangkat rok. Di ujung koridor ada bocah laki yang pura-pura tenggelam dalam bacaan. Entahlah setelah besar dia jadi apa. :D

sabun item cap anak iseng

Lantas bagaimana dengan sabun itu? Saya dan anak-anaklah yang jadi korban keisengan pabrik maupun toko. Sabun itu mengecewakan karena tak memberikan kehitaman seperti yang kami cemaskan. Tapi lumayanlah untuk bikin kaget.

Setelah serbuk hitam dalam perut sabun habis, barang yang menyerupai amenities hotel itu bisa dipakai selayaknya sabun karena memang sabun.

 

22 Responses to Sabun Item cap Anak Iseng

  1. singa INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    ati ati nanti ada yang kesinggung.
    tapi boleh juga di jual ke irian jaya biar orang ngira sabun mengandung pemutih karena busanya aja item he he he

  2. dhany INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    bikin orang susah kok bangga..!
    lha pak puh juga ikutan melestarikan keisengan tho..?!

  3. Jiewa INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    Think Black ! *iklan banged*

    Salam kenal uncle, blogwalking dari.. err.. blog saya sendiri
    *sabun kok makan sabun*

  4. luwak INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    cocomeo apaan sih, gan?

  5. wah gimana kalau dibuat “nyabun” ya?
    hayooo dulu pakdhe pasti hobi “nyabun”?
    hahahahahahhhahahaha

    “nyabun” = enak tenan….

  6. “wash black, looks great” (but not for black people):D

  7. guntur INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    yang nggilani itu klo ada yg nempelin upil di saklar lampu.

  8. sakuralady JAPAN Mozilla Firefox Windows says:

    Haha, lucu ya.. baru tau ada sabun giniannn.. salam kenal ya, blogwalking dari Jie

  9. -tikabanget- INDONESIA Safari Mac OS says:

    hihihi, semacam sodara kembar si ron di harpot ituh..

  10. hbening QATAR Internet Explorer Windows says:

    jaman smp ada yang pernah kena umbel (uuppss) dari bawah meja sekolah..

  11. djoko INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    aantara anak iseng dan anak kreatif tu beda2 tipis Pak De

  12. handaru INDONESIA Flock Windows says:

    Berdasarkan kutipan ini :

    “Lantas sesudahnya pencet bel berulangkali. Tujuannya supaya anjing menyalak. Biar gaduh.”

    Maka puisi si Dian Sastro yang semula seperti ini :

    Kulari ke hutan kemudian menyanyiku
    kulari ke pantai kemudian teriakku
    sepi, sepi dan sendiri
    aku benci

    Aku ngin bingar
    aku mau di pasar
    bosan aku dengan penat
    dan enyah saja kau pekat
    seperti berjelaga
    jika ku sendiri

    Pecahkan saja gelasnya
    biar ramai
    biar mengaduh sampai gaduh

    Ah…ada malaikat menyulam
    jaring laba-laba belang
    di tembok keraton putih
    kenapa tak goyangkan saja loncengnya
    biar terdera

    Atau aku harus lari ke hutan
    belok ke pantai ………

    Akan berubah menjadi :

    Kulari ke pintu tetangga kemudian memencetkuku
    kulari ke anjing kemudian menggonggongnya
    sepi, sepi dan sendiri
    aku benci

    Aku ingin bingar
    aku mau di pasar
    bosan aku dengan penat
    dan enyah saja kau pekat
    seperti berjelaga
    jika ku sendiri

    Pencet saja belnya
    biar ramai
    biar mengaduh sampai gaduh

    Ah…ada seorang menyulam
    taplak meja belang
    di teras rumahnya yang putih
    kenapa tak goyangkan saja loncengnya
    biar terdera

    Atau aku harus lari ke hutan
    belok ke pantai ………
    bertemu paman yang sedang mancing
    :D

  13. bimo INDONESIA Mozilla Firefox Mac OS says:

    bocah kecil itu setelah besar ternyata jadi blogger :D

  14. thya INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    itu tangan sapah yang mau aja dijadiin korban ? ooops, ralat…

    *itu tangan sapah yang jadi sukarelawan ?*

  15. areta INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    duh, paling sebel sama orang2 iseng kyk gitu.
    kurang kerjaan, bikin repot n pusing orang, psikopat!

  16. oon INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    weh gak item banget ternyata ya pak de? gak jadi beli lah….aku kira bener² black!

    thanks buat infonya..jadi batal mengerjai para korban :p

  17. luthfie INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    Kayaknya saya tahu siapa anak laki2 iseng yang pura2 tenggelam dalam bacaan itu :)

  18. bangsari INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    “Di ujung koridor ada bocah laki yang pura-pura tenggelam dalam bacaan. Entahlah setelah besar dia jadi apa. :D”

    bocah laki itu pakde ya?

  19. fahmi! INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    aku pernah nemu barang2 beginian di toko sulap, ada korek yg bisa nyetrum, ada es yg bisa tenggelam, ada permen karet jepretan, dsb. menarik, sayang ndak ada yg murah :p

  20. Nna INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    lucu juga… sebelah mana jualnya neh

  21. Brahmasta INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    Wah saya mau jadi konsumen yang jahil nih. Di Pondokgede mana belinya Pak? Hehehe..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.