Si Bayi Butuh Nama
KORAN ANYAR UNTUK PENDIDIKAN.

Begitulah, calon tabloid berbahasa Inggris, bikinan The Jakarta Post, untuk pendidikan itu belum punya nama. Masih menjaring usulan dari Anda, eh sekolah-sekolah. Apa ya nama yang cocok? Ada ide?
Dengan program Newspaper in Education, koran berbahasa Inggris bikinan sekelompok penerbit itu ingin menggairahkan kesenangan jurnalistik di kalangan SMP dan SMA. Yang akan dilibatkan adalah murid dan guru.
Di beberapa negeri hal itu sudah berlangsung lama. Memang sih bisa saja kita menyoal apakah itu lebih merupakan bentuk tanggung jawab sosial penerbit koran, atau bagian dari kampanye bisnis koran agar tidak ditinggalkan oleh pembaca yang terus mengalami regenerasi tapi lebih doyan TV dan internet?
Misalkan kedua alasan itu sama kuatnya, bagi saya tidak masalah. Mengajak orang untuk tidak hanya doyan baca, tapi juga menulis sehingga dunia kecilnya terdokumentasikan, itu pun mulia. Akan lebih mulia, dan memang menjadi sisi NIE di banyak tempat, jika keasyikan itu membantu pemahaman kalangan sekolah terhadap masalah mondial: besar, tapi berdampak langsung pada keseharian. Misalnya lingkungan hidup, kesehatan, dan harmoni rasial.
Apa yang sudah dirintis oleh rubrik anak dan rubrik sekolah oleh koran-koran kita, bahkan sekalian membangun komunitas sebagai basis, misalnya oleh Kompas, itu bagus adanya. Anak-anak lebih terwakili.
Sedangkah halaman iptek anak di Koran Tempo, itu layak dibukukan. Tinggal cari sponsor buat dibagikan ke sekolah-sekolah.
Langkah koran untuk bocah, yaitu Berani, juga layak dilanggengkan.
Begitu pula dengan koran dan majalah gratisan dari dan untuk kalangan sekolah. Sangat perlu. Yang online juga diperlukan — duh kemarin nemu yang baru tapi lupa.
Duh, jadi ingat koran-koranan bloggers> yang terbengkalai, padahal hadiahnya (yang remeh dan murmer) itu sudah ada lho. Sekarang barangnya ada di tangan Tukang Koran. Siapa ya bloggers yang tergerak untuk ikut mengurusi proyek cengengesan itu?
Tautan buat dirujuk:
+ Majalah Time untuk bocah
+ National Geographic buat anak
+ National Geographic untuk si imut
+ Proyeknya The Boston Globe
+ Anak-anak bermain bursa-bursaan
+ Sajian The Daytona Beach News
+ Dari SPS-nya Amrik
+ Kartun untuk pelajaran
+ Koran untuk bocah California
+ Koran-koran untuk bocah Indonesia? Tambahkan sendiri…
11 Responses to Si Bayi Butuh Nama
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012Ada saja cara membangun suasana spasial kedai agar tetamu mendapatkan kesan mendalam. Misalnya ala modiste, dengan mesin jahit dan baju baru terpajang. Lho, bukannya kalau kita bertandang dan makan di tempat tetangga atau saudara yang pe... […]postyorous menerous »»»
- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012
Cicitcuit!- @memethmeong banyak hal nggak terduga kok tentang pakdhe @mbilung | @imanbr @ndorokakung @pamantyo May 23, 2012 mbakdos (Agatha N. Ardhiati)
- @mbakdos pakde pake jaket kulit? @mbilung @imanbr @ndorokakung @pamantyo May 23, 2012 memethmeong (medina wulandari)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Tebar Pesona Duit Gelondongan
May 31, 2008 by AntyoMANA YANG SIHIR, MANA YANG SAHIH.
Seratus juta rupiah, jika semuanya terdiri dari, eh… atas, seribuan tentu banyak. Kalau disebarkan dari udara pastilah menjadi sebuah sensasi. Bahwa di balik itu ada matematika pemasaran, itulah pintarnya si pemilik dan pembagi uang.
Bagaimana dengan orang yang mengaku punya warisan (uang?) [...]
Recent Comments
Eka» Jadi inget waktu masih kecil.. =( Sekarang udah jarang banget perahu othok2 ini.. hiks hiks.. =(
MY.O.Bz» ayo kunjungi situs kami yg akan memberi segala informasi yg anda butuhkan.. blog terdasyat di tahun 2012… yg paling penting akan diajarkan bagaimana mencari uang dengan blogspot secara GRATIS!! sekali lagi GRATIS!! kunjungi dan buktikan situs kami.. anda bisa mencotoh bagaimana...
obat alami jantung» bagus sekali artikelnya pak , semoga artikelnya bermanfaat bagi semua orang dan berguna :) sukses selalu iyah pak .
motorselow» wah memang mereka kepalanya sudah dari batu. gitu juga hatinya. ngatasin nya ya dengan air dari kehangatan kita
Cara Bisnis Pulsa» Kusimpan buat nambah pegetahuan..
Recent Trackbacks
- agcgoblog.info: Mainan Jadul,Perahu Kaleng Othok-othok
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





ah pakdhe tentu lbh melanggengkan “dia” daripada http://b0cah.org
Ini website tentang apa ya.
Pasang Iklan BAris Gratis | http://www.Scoziban.Com
[...] Yang dua bulan lalu namanya dikonteskan itu akhirnya terbit: Youthspeak. Nama untuk koran sekolah ini adalah usulan Maghna Suresh (Jakarta, 12 tahun). Usulan terbaik berikutnya adalah Got that (Jelita Citra Pratiwi, Jakarta, dan Teenfo Times (Madelon Rietveld, Bali, usia SMA). Edisi pertama membahas koran dengan pengenalan tata letak. Ada bumbu klaim “… NIE students scored… 10% higher”, yang merujuk The Newspaper Association of America Foundation. Supaya koran cetak tak tamat? [...]
namain kwak kwik kwek aja lah..:-)
“Sakola” kayanya endonesa banget, kaya Sakola Rimbanya mba Butet Manurung
ngajak orang doyan nulis..?
ngeblog aja.
pekara nanti nggak ada yang baca
itu urusan nanti
tabloid pendidikan?
bahasa inggris?
tentu saja; “School Sucks”
Wah, sayang keponakan saya tinggal jauh dari kota. Yah, nasib ‘anak’ desa masih tetap tidak berubah, meskipun sejak dulu udah ada koran masuk desa.
Terpaksa, TV adalah sumber pengetahuan yang tak tergantikan. Padahal, katanya, tidak baik bagi kesehatan.
si kuncung dah panjang kuncungnya pak de?
asik, coba nanti saya tanya anak saya, apa dia sudah tahu perkara program ini
wah, boleh banget idenya. jadi lebih banyak ruang kreasi buat anak2, nggak cuma nerima info pasif..