S dari Mbok Slamet
YA BEGINILAH CARA BERIKLAN. :D

Tak ada yang salah dengan iklan sederhana. Dari segi gagasan, kampanye Departemen ESDM (tepatnya DJLPE) ini bolehlah. Tapi sayang eksekusinya menyedihkan.
Lihatlah, foto kipas angin dengan raster kasar itu kurang (baca: tidak) menampakkan tanda “segitiga S” sebagai standar keselamatan.
Cara pengambilan fotonya pun, ya ampun, asal jepret. Masih lebih layak foto jepretan bloggers yang dilandasi semangat cengengesan.
Tak ada yang salah dengan visualiasi “merakyat” — kipas angin di dalam rumah — tapi estetika mestilah ditimbang matang, dan dilaksanakan dengan saksama dalam tempo yang terserah situlah.
Taruh kata instansi tersebut tak mampu membayar agensi, mestinya bagian humas bisa lebih kreatif. Cuma memanfaatkan teks, seperti pada headline, pun bisa. Sekian penataran, sekian studi banding, sekian pemanggilan ceramah, yang dilakukan oleh staf humas instansi pemerintah rupanya tak memberi hasil.
Tak ada yang salah dengan penyampaian yang sederhana. Bahkan kalau tak dilandasi konsep yang kuat, pendekatan sok canggih seperti yang saya bikin malah jadi kagak nyambung. Cuma menggoda mata sesaat tapi setelah itu terlewat, karena memang tak ada pesan yang layak ingat. Kalau pun diingat, pesannya sejak awal sudah melenceng.
Saya yakin, pejabat humas di instansi pemerintah bukanlah bloggers yang berkarya dengan hahahihi — lalu bulan depan sudah lupa posting sebelumnya.
Waktu terus berjalan. Anggaran masih tersedia. Apa cuma itu alasannya? Semoga tidak. Kasihan rakyat pembayar pajak kalau niatnya hanya mengejar target pembelanjaan.

NB: Dulu kenapa DESDM bisa bikin kampanye “hemat energi hemat biaya” yang bagus ya?
23 Responses to S dari Mbok Slamet
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Komedi Senayan Tengah Malam February 4, 2012Berita paling konyol pekan ini: pemasangan 177 kursi (@ Rp 24 juta) dalam ruang rapat senilai Rp 20 miliar milik Banggar DPR dilakuan menjelang pergantian hari hingga dini hari dengan pengamanan ekstra. Setiap kursi baru masuk, sehingga pintu harus dibuka, lampu ruang sudah padam. Artinya para politisi dan birokrat di DPR itu masih punya rasa […]antyo
- Komedi Senayan Tengah Malam February 4, 2012
Cicitcuit!- Five Roles of An Online Investigation Team » http://t.co/6VFaC7wO | cc: @hedi @PamanTyo @orsuy @ndorokakung February 4, 2012 bangaip (Syarief Hidayatullah)
- @leksa @pamantyo kebanyakan yg belanja org2 yg jualan makanan sekitar mega kuningan. asal tegal, purwokerto sama kuningan :D February 4, 2012 aralle (alle)
Recent Posts
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
- Salah Sendiri Kenapa Ndak Bisa Basa Énggris! :(
- Mencari Zebra di Zebra Cross
- Nyanyian dari Dapur
- Semangat Startup, Kelambanan si Mapan, Kebebalan Karyawan
- Apa Kabar Bloggers Indonesia?
- Masker Jakarta
- Pemomong Anak dan Keluarga Muda
- Blog Foto yang Bertutur
- Orang Tua Ngebom Tembok
- Nasib Koran dan Penjajanya
Archives
Random Posts
Kehidupan Surgawi, Kata Ibu itu
January 31, 2007 by AntyoMENGATASI SUSAH KENTUT & MENGOBATI PANU.
Siapkan seekor tokek. Bagaimana menangkapnya, itu tak penting. Yang pasti tokek bisa diramu bareng telur ayam kampung, madu, dan kunyit untuk (maaf) merawat sensitivitas vagina. Tenang, tak dioleskan melainkan diminum tiga kali seminggu.
Ny. Helene A.R.M.B., si penulis 1001 Resep Kehidupan Surgawi, dalam halaman 15 menyatakan:
“Jikalau sang [...]
Recent Comments
Fauzi Enigma Web» waduh. miris. budaya “sebagian̶ 1; masyarakat yang serba instan. pengen ini pengen itu tapi tidak mau menanggung bebannya. Sedih melihat orang-orang seperti itu
Fauzi Enigma Web» Ampun. seumur-umur gue ga pernah milih. Dari gw mulai dapet KTP sampai nyaris kepala 3 ini. Dan kayaknya gak bakalan kalau para pemimpin kita masih sibuk mengurusi perut dan nafsunnya ketimbang memihak rakyat. mbuh
wafaa» kalau bingung gak usah milih :D
vhyan» kllo syya sii pillih yg adill dan jujur sajja.. hehe..
Alex» Rekam jejaknya juga selama ini bertabur-tabur, Paman. Bersama kawan-kawan kami pernah coba bikin blog mulut pejabat dengan iktikad merekam jejak mereka yang sedang menjabat, untuk arsip jika kelak mereka mau naik lagi. Tapi ya susah. Hehe. Yang terlibat sedikit masih. Sistemnya sederhana:...
Recent Trackbacks
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
- gak daftar, gak kursus, tapi dapat Sertifikat: Iwan Abdurrahman
- Kepingan Kakap Paling Pojok: Polisi Tidur
- NGENDONESIA: Yang Namanya Korupsi
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (132)
- Lihat Baca Dengar (86)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (398)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





Udah liat iklan energi panas bumi dari ESDM? Garing pisan, masak kita disuruh pake energi itu, emangnya tinggal colok pipa/selang langsung bisa dipake? Khan perlu perusahaan tambang gede u/ ngolahnya. Bener2 OOT dah!
Selengkapnya baca review saya di sini: http://ciput.multiply.com/reviews/item/70
Hahaha Mbok Slamet nya belum mbok-mbok Pakdhe malah kenes wah mending di desain kan gratis di KDRI Kementrian Desain Republik Indonesia http://www.kdri.web.id/
salah sendiri ndak minta bantuan mas samyono biar gambarnya jadi keren.
http://samlen.blogspot.com
berarti pegawai negeri yang bisa berpengaruh terhadap rakyat kemampuannya jauh di bawah rakyat itu sendiri. gimana bisa maju?
[...] S itu bukan Mbok Slamet, tapi Superman. Ini beda lagi. Ceritanya, kemarin saat mengunduh-unduh film, nggak sengaja menemukan klip iklan layanan masyarakat (public service ad – PSA) tahun 1970-an. [...]
S untuk Safety! gitu kali ya paman
jangan-2 biro iklannya berubah, makanya eksekusinya gak secanggih yang duluw…
tanda S nya mana … kok gak keliatan Blaz !!!
masih ada deh kampanye ‘hemat energi, hemat biaya’
kemarin saya liat tulisannya di kantor PLN yg di perempatan CSW, adanya diatas pintu masuk.
Coba tag linenya di benerin dulu,panggil om Amal untuk koreksi penggunaan kata2 itu.
Saya langsung liat taglinenya jadi tambah bingung.
Hmm… rupanya ada blogger pensiunan jongos yang mulai gatal cari orderan lagi?? Nganggur ndak enak ya pakdhe?
mungkin perlu kampanye memperkenalkan blog pada tuh instansi
kangmas,
sampeyan pasti dapat nobel sastra, kalau “cengengesan” ada dalam kategori sastra :)
wah bener-bener nih iklan…
*geleng-geleng*
iklan ini ada gratisan kaca pembesarnya kali paman, tapi emang dodol bin surodol, gak jelas tanda “s”-nya di mana
Dulu kan pake sutradara mas Garin, sekarang malah makin garinG.
sebetulnya bisa sih nyewa agensi utk bikin iklan yg bagus, dananya ada kok, tapiiii…sebagian oknum itu merasa sayang kalo dana segitu besarnya melayang ke kantong orang luar. mendingan bikin aja sendiri..jelek nggak masalah :P
Paman Tyo apakabar?
itu mbok yg jual jamu gendong ya paman?
mungkin karena anggaran iklannya mepet paman jadi ya ala kadarnya
wakkaak..
ngeliat pertama tu, sayah kira iklan kipas angin jeh..
mungkin karena menterinya ganti paman :D
S for Superman!
kadang ada lampu jalanan yang masih menyala terang di siang hari, mau matiin saklarnya nggak tahu dimana :(