Ibu Kena Tipu
PENIPU SIALAN YANG PIAWAI MEMPERDAYAI.

Selama ini ibu saya bisa menghadapi rayuan penipu. Misalnya, “Saya ndak butuh duit.” Padahal ya butuh. Ditawari uang asing, Ibu bilang, “Silakan Anda tukar ke bank.” Si penipu minta sebuah alamat dan minta diantar, Ibu bilang, “Itu ada polisi, silakan tanya dia.” Begitulah yang pernah terjadi di pelataran SuperIndo Yogya.
Memang sih, dulu pernah ditipu seorang tamu, dan ibu saya sadar, tapi membiarkan diri tertipu agar sang tamu segera enyah.
Yah, pakai cara kunolah. Si tamu mengaku sebagai teman saya dan seterusnya, ujung-ujungnya minta duit. Ibu merelakan uangnya karena di rumah Salatiga, saat itu, hanya ada Bapak yang sakit, Simbah Putri yang uzur (hampir seabad usianya), dan Budhe yang sudah sepuh. Daripada terjadi hal yang buruk lebih baik keluar uang.
Saat ini Ibu sedang di rumah saya, untuk sejenak meninggalkan Yogya, sekalian menjenguk anak dan cucu. Tadi keluarlah pengakuan bahwa dia habis kena tipu di sebuah mal di Yogya, sehingga sampai meminjamkan kartu ATM segala. Tidak, saya tidak akan bercerita tentang hipnosis atau sejenisnya.
Ringkas cerita rekening Ibu pun bobol. Jumlahnya tidak sedikit untuk ukuran Ibu. Pihak bank bilang sudah ada beberapa kejadian serupa.
Ibu masih ingat wajah dan nama kedua penipu itu. Malah lain waktu sempat diajak kakak saya untuk dikonfrontir di mal tempat kejadian. Si penipu masih mangkal di sana. Ketika bersua, tentu si penipu menyangkal. Mungkin karena si penipu lupa lantaran sudah sering menipu, mungkin pula berlagak lupa. Yang pasti si penipu kembali menawarkan sesuatu kepada Ibu.
Rincian seluruh cerita akan panjang kalau saya pindahkan ke sini. Ibu menceritakan itu semua dengan tenang. Tentu ada rasa sesal dan menyalahkan diri sendiri, tapi tanpa getun berkepanjangan.
Lantas siapa nama kedua penipu itu? Ibu bilang, “Yang satu namanya Eko.”
Yang kedua? “Orang satunya lagi itu namanya Tyo.” :(
Huh, nama yang bermasalah ternyata.
NB: Mohon maaf kepada ahli waris pahlawan, yang namanya diabadikan sebagai nama jalan. Di sini saya ingin tahu dari mana asal istilah “tipu muslihat”? KBBI mengartikan “muslihat” sebagai “daya upaya” dan “siasat atau taktik”. Saya belum mengecek buku telepon adakah entri nama itu.
20 Responses to Ibu Kena Tipu
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Komedi Senayan Tengah Malam February 4, 2012Berita paling konyol pekan ini: pemasangan 177 kursi (@ Rp 24 juta) dalam ruang rapat senilai Rp 20 miliar milik Banggar DPR dilakuan menjelang pergantian hari hingga dini hari dengan pengamanan ekstra. Setiap kursi baru masuk, sehingga pintu harus dibuka, lampu ruang sudah padam. Artinya para politisi dan birokrat di DPR itu masih punya rasa […]antyo
- Komedi Senayan Tengah Malam February 4, 2012
Cicitcuit!- Five Roles of An Online Investigation Team » http://t.co/6VFaC7wO | cc: @hedi @PamanTyo @orsuy @ndorokakung February 4, 2012 bangaip (Syarief Hidayatullah)
- @leksa @pamantyo kebanyakan yg belanja org2 yg jualan makanan sekitar mega kuningan. asal tegal, purwokerto sama kuningan :D February 4, 2012 aralle (alle)
Recent Posts
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
- Salah Sendiri Kenapa Ndak Bisa Basa Énggris! :(
- Mencari Zebra di Zebra Cross
- Nyanyian dari Dapur
- Semangat Startup, Kelambanan si Mapan, Kebebalan Karyawan
- Apa Kabar Bloggers Indonesia?
- Masker Jakarta
- Pemomong Anak dan Keluarga Muda
- Blog Foto yang Bertutur
- Orang Tua Ngebom Tembok
- Nasib Koran dan Penjajanya
Archives
Random Posts
Natal? Betul, Natal.
December 24, 2009 by AntyoUntuk Anda yang merayakan Natal, saya mengucapkan selamat. Selamat merayakan dalam arti “memestakan” — ini salah satu arti merayakan menurut KBBI. Tentu saya pun mengucapkan selamat untuk merayakan lebih dari dari sekadar berpesta.
Serupa anak sekolah, saya tak dapat membuat karangan yang bagus tentang Natal. Di hari libur yang santai ini pun saya tak [...]
Recent Comments
Fauzi Enigma Web» waduh. miris. budaya “sebagian̶ 1; masyarakat yang serba instan. pengen ini pengen itu tapi tidak mau menanggung bebannya. Sedih melihat orang-orang seperti itu
Fauzi Enigma Web» Ampun. seumur-umur gue ga pernah milih. Dari gw mulai dapet KTP sampai nyaris kepala 3 ini. Dan kayaknya gak bakalan kalau para pemimpin kita masih sibuk mengurusi perut dan nafsunnya ketimbang memihak rakyat. mbuh
wafaa» kalau bingung gak usah milih :D
vhyan» kllo syya sii pillih yg adill dan jujur sajja.. hehe..
Alex» Rekam jejaknya juga selama ini bertabur-tabur, Paman. Bersama kawan-kawan kami pernah coba bikin blog mulut pejabat dengan iktikad merekam jejak mereka yang sedang menjabat, untuk arsip jika kelak mereka mau naik lagi. Tapi ya susah. Hehe. Yang terlibat sedikit masih. Sistemnya sederhana:...
Recent Trackbacks
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
- gak daftar, gak kursus, tapi dapat Sertifikat: Iwan Abdurrahman
- Kepingan Kakap Paling Pojok: Polisi Tidur
- NGENDONESIA: Yang Namanya Korupsi
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (132)
- Lihat Baca Dengar (86)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (398)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





di bogor ada nama jalan Kapten Muslihat
Oh ketipu ama sales alat2 kesehatan / olahraga yg de emal – mal itu tho paman
Tyo
#16:
Lucu dari Hongkong?
hahahahaa..
lucu banget..
penipunya kok ya sama namanya..
Halah, mau bilang kalo paman udah morotin ibu kok mbulet seh? :P
Oya, rumah Salatiga sebelah mana? Kapan2 boleh mampir dong… :D
Gpp paman… Daripada yg punya nama TYO jadi orang baik semua, apa kata dunia? Dunia jadi datar ngono la’an..
Nanya tipu muslihat kok sama ahli waris pahlawan to paman?
pensiunan guru sekolahku pun pernah kena tipu.
tabungannya ratusan juta raib.
padahal itu tabungan untuk masa tua sepertinya..
dia udah manula dan gak beranak.
kasihan.
Emang tuh para penipu, emang mereka dah gak punya hati nurani pa, apa mereka juga gak bisa mikir jika penipuan itu terjadi pada keluarga mereka.
Bertaubatlah kalian para penipu
ntar saya ingat2 namanya paman.. biar kalo ketemu langsung saya gebug…
..tyo..eko..tyo..eko..tyo..eko..
kok bisa sampe njebol ATM? biasanya itu yg kena hipnotis kan, paman? *penasaran, apa yg sudah terjadi sesungguhnya. halah.
Kok jadi bawa-bawa buku telepon. Grrh!! Secara saya yang bikin buku telepon, ndak mungkin ada penipu… yang banyak desain raster dan vektor..
awaazzzz kau paman…
*tampang galak: ON*
itulah indonesia..
zaman lagi susah, apa-apa sedang mahal. trus byk manusia yang ambil jalan pintas. ikut ini itulah biar mudah dpt kapling surga, jd penipulah buat cr rejeki buat anak istri (walaupun sebenarnya lebih byk buat diri sendiri, soalnya msh jomblo :p ) ealah jalmo.. menungso.. kahanan urip kok yo susah..
Apa ndak sebaiknya dikisahkan pakdhe? jadi bisa diambil pengalaman agar tidak terulang.
dasar.. anak buandel pollll…!
sing sabar ya bu?
:-)
Di ambarukmo apa di malioboro mal paman? kita gebukin aja..hehehehe..
hehehe… ternyata nana tyo ada di daftar merah pak polisi. selamat om tyo…
kaboorr….
hehehe… terbyata nana tyo ada di daftar merah pak polisi. selamat om tyo…