Di Setasiun Nggambir itu, Tuan Menhub (1)
COBALAH UNTUK LEBIH HIRAU SEPUR, TUAN

Tuan, pagi tadi saya ke Stasiun Gambir. Makin suram. Kumuh. Dari dulu tata cahaya kurang memadai. Malah cenderung boros setrum, Tuan. Di sebuah kedai kopi yang memanfaatkan koridor di lantai dua ada 16 lebih neon 40 Watt. Tetap saja suram. Peletakan salah. Pemilihan lampu keliru.
Ada lagi Tuan. Lift untuk manula dan orang yang berkursi roda itu ngadat. Sudah lama, kata penjual koran. Sekitar tujuh bulanan, kata penjual minuman. Hampir setahun, kata orang yang sehari-hari di situ. Bukan tugas saya mengecek kebenarannya, Tuan. Itu kewajiban anak buah Tuan.

Stasiun itu Tuan Menteri Perhubungan yang Mulia, tak jauh dari kantor Tuan. Dekat dengan istana kepresidenan. Stasiun itu Tuan, adalah stasiun utama di Ibu Kota.
Tuan pastilah lebih pintar daripada saya sehingga paham sepaham-pahamnya bahwa angkutan rakyat yang layak dan manusiawi, beserta sarana pendukungnya, adalah cerminan keseriusan sebuah pemerintahan.
Orang yang tak tamat SD, tapi bisa membedakan uang, pastilah tak secerdas Tuan. Dia mungkin naif, karena berpendapat sepur yang bagus, cepat, tepat waktu, murah, dan stasiun yang bersih, adalah cerminan keberesan seorang menteri perhubungan.

Dari Gambir, Tuan. Saya ada sedia laporan tak buruk. Toilet di sana tak memungut bayaran. Tapi soal kebersihan, silakan coba sendiri Tuan.

NB:
Ingin saya mengirim SMS kepada Tuan: “As gandar golong jika berhenti abar harus terikat.”
movies paltrow gwenethclips home sex moviemovies horror sexgirls hot movies kissinghot movies .coma webpage movie a on to embed howintercourse moviesmovie theme inuyashadunst kirsten nude movieslace galleries movie
17 Responses to Di Setasiun Nggambir itu, Tuan Menhub (1)
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
Cicitcuit!- Saya jadi ketawa ngeliat komentar @pakde Totot pada kolom komentar blogpost "Memahami FPI" punya @pamantyo baca saja -> http://t.co/RjtBfBdd May 19, 2012 sibair (Bair)
- :'( RT @dannytumbelaka: @TonnySukirno @PamanTyo bangaip @motulz RIP Donna Summer... May 18, 2012 bangaip (Syarief Hidayatullah)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Lo-Tech Berisi Sayur (dan Kerupuk)
July 18, 2007 by AntyoADA SAJA WANITA BERLIDAH API.
Di Jakarta, setahu saya, susah mendapatkan lotèk yang sedap. Memang, beberapa kedai — misalnya Bakmi Jawa Gunungkidul, Pejompongan — menyediakannya, tapi kurang sêdhêp.
Di Yogya ada banyak lotèk sedap. Dekat rumah saya, depan Masjid Asy-syifa, dulu ada lotèk lumayan. Di dekat Pasar Demangan dulu juga ada. Murah dan bergizi. [...]
Recent Comments
obat alami jantung» bagus sekali artikelnya pak , semoga artikelnya bermanfaat bagi semua orang dan berguna :) sukses selalu iyah pak .
motorselow» wah memang mereka kepalanya sudah dari batu. gitu juga hatinya. ngatasin nya ya dengan air dari kehangatan kita
Cara Bisnis Pulsa» Kusimpan buat nambah pegetahuan..
jimmy» bagus sekali artikelnya, thx
jimmy» Nice Informasinya gan,, sangat membantu sekali.. :)
Recent Trackbacks
- agcgoblog.info: Mainan Jadul,Perahu Kaleng Othok-othok
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





sama dengan dhany, “As gandar golong jika berhenti abar harus terikat” itu artinya apa tuan?
“As gandar golong jika berhenti abar harus terikat.”
APA ARTINYA…??
Yah, emang sedih jadi wong cilik kayak saya ini, Man…
ah…begitukah gambir?
*mnataf sinis*
hmm..menhub oh menhub
Dua tahun lalu saya adalah pelanggan tetap kereta api penataran Malang-Blitar, sebuah angkutan rakyat yang murah meriah, tapi kenyamanannya jangan ditanyakan, Hancur banget :(
Tapi ya gitu, karena keadaan ekonomi pas-pasan, maka terpaksa tetep menggunakan jasa kereta api:D
Pak de, kalau menurut saya stasiun dan kereta api itu adalah cermin/barometer kehidupan rakyat bawah.
lha kalau dekat aja tidak pernah disambangi.. gimana yg jauh ya ??? tanya kenapa?
Saran dan kritik anda kami tampung…
(tapi maaf, penampungnya juga bocor…)
halah…
Maaf pakdhe, minggu lalu saya dari sana, WC dekat mesjid di lantai bawah sebelah selatan bayar Rp.1.000,-
Sang tuan cume begumam :”kerjaan ane mikirin transportasi di seantero negeri,kagak pake mikirin nyang cere2 begetoh.Segala lampu ame wese pesing….capeee deh,ya kan ? nyang entu gak masuk tugas ane kan ? iya apa …mmmm auk ah “
Saya pernah berurusan soal tiket di loket. Ngga tau knp, urusan yg mudah kok jd susah. Terpaksa pakai “penghubung”. Eh 3,5 menit beres. Weww *pura – pura heran*
Satu kelemahan orang Indonesia itu tidak bisa merawat!
Setiap kali ada tempat yang baru dibuka, toilet nya bersih dan bagus. Coba lihat 2 tahun kemudian.
Bandar udara itu contoh paling nyata.
sepuluh tahun lalu aye pernah mandi jam 7 pagi di toilet stasiun gambir, sepulang dari surabaya langsung ke tempat kerja. sekarang dengan kondisi toilet gitu, mending kagak mandi dah :P
mengenai WC nya pakdhe bisa liat di situs ini…well
There’s a will, there’s a way…
Tapi kok saya ragu ya, yang berkepentingan itu punya “will”
boro2 ngurusin stasiun angkutan yg murah…ngurus stasiun pesawat/bandara aja masih amburadul… :D
kritikan yang santun….
semoga dibaca dan ditindaklanjuti tuan Menhub.