Nyamuk pun Melek Aksara
APA SIH PERAN, EH FUNGSI, EH MANFAAT DARIPADA YANG MANA NYAMUK?

Bukan zamannya lagi pemilu pakai coblosan, kata Jusuf Kalla. Alasannya, orang kita sudah melek huruf. Dengan kalimat lain, masyarakat kita sudah tidak bolot untuk urusan ballot.
Tapi Kak Ucu lupa, nyamuk pun sudah bisa baca. Kalau tak percaya silakan lihat pagar tetangga saya. Untung tak ada peringatan “nyamuk dilarang memotret”. Nyamuk pers? Nyamuk blog? Entahlah.
Nyamuk memang menyebalkan. Tak hanya bikin gatal kulit dan mengganggu tidur, tapi juga bawa penyakit. Lebih menyebalkan lagi nyamuk betina: doyan darah. Huh, betina peng(h)isap…
Beberapa jenis obat nyamuk pernah saya coba. Tapi sudah lama banget kami sekeluarga tak pakai obat semprot. Bikin sesak napas. Plastik saja rusak, apalagi paru-paru. Obat semprot yang mengklaim diri aman, pakai “magic” pula (emangnya ketok mejik?), juga kurang saya percayai.
Obat nyamuk lain, semisal keping karton yang dipanaskan (electric mat) dan cairan yang diuapkan, kami pakai seperlunya.
Obat nyamuk bakar, yang ndesit dan berasap itu? Aha, kalau terpaksa ya kami pakai. Habis gimana lagi.
Obat nyamuk tanpa racun? Saya pakai yang berlistrik dan berlampu untuk kolong meja kerja. Mirip penjebak lalat di dapur kedai itu. Tapi ternyata kurang mujarab. Pernah pakai bolam khusus pengusir nyamuk, tapi ternyata juga tak mustajab.
Obat nyamuk oles untuk kulit? Kalau terpaksa saja, dengan harapan tak bikin gatal atau iritasi.
Software pengusir nyamuk? Belum saya coba. Jangan-jangan kualitas peranti keras audio juga menentukan. Saya pakai pengusir tikus berfrekuensi tinggi, tapi akhirnya tikus kembali lagi — untung tak sampai bikin tangsi dalam rumah. Kenapa tak di-tuning lagi? Jenis alatnya yang termurah, tak bisa disetel. Mungkin untuk nyamuk juga berlaku prinsip serupa.
Jadi? Sepanjang nyamuknya tak terlalu banyak, ya kami terpaksa berakrab-akrab dengan nyamuk. Kalau cuma beberapa ya dibiarkan saja.
Malam ini, eh pagi ini, tak ada obat nyamuk di sekitar meja saya. Padahal rumah saya banyak lubang untuk penghawaan. Maklumlah, AC terlalu mahal untuk saya, begitu juga pemakaian setrumnya. Kadang, kalau bekerja atau membaca sampai larut, jendela dan pintu samping saya biarkan terbuka. Kipas angin (ndesit ya?) tetap dinyalakan.
Mbilung, Dokter Kewan, dan Timpakul mungkin bisa kasih pencerahan tentang peran ekologis nyamuk dalam kehidupan.
21 Responses to Nyamuk pun Melek Aksara
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
Cicitcuit!- Saya jadi ketawa ngeliat komentar @pakde Totot pada kolom komentar blogpost "Memahami FPI" punya @pamantyo baca saja -> http://t.co/RjtBfBdd May 19, 2012 sibair (Bair)
- :'( RT @dannytumbelaka: @TonnySukirno @PamanTyo bangaip @motulz RIP Donna Summer... May 18, 2012 bangaip (Syarief Hidayatullah)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Erotisisme dalam Jaka Tarub
February 23, 2007 by AntyoNGINTIP, NGEMBAT, KOK JADI CERITA.
Tadi, ketika saya makan di warung padang, dua pelayannya sedang menonton TV. Ada adegan seorang pria mengintip sekelompok wanita mandi. “Sinetron apaan sih, Mas?” tanya saya.
Hampir serempak mereka bilang, “Jaka Tarub dan tujuh bidadari, Pak.” Salah satunya menambahkan, “Legenda Indonesia, Pak.”
Hmmm… Jaka Tarub. Dulu saya [...]
Recent Comments
obat alami jantung» bagus sekali artikelnya pak , semoga artikelnya bermanfaat bagi semua orang dan berguna :) sukses selalu iyah pak .
motorselow» wah memang mereka kepalanya sudah dari batu. gitu juga hatinya. ngatasin nya ya dengan air dari kehangatan kita
Cara Bisnis Pulsa» Kusimpan buat nambah pegetahuan..
jimmy» bagus sekali artikelnya, thx
jimmy» Nice Informasinya gan,, sangat membantu sekali.. :)
Recent Trackbacks
- agcgoblog.info: Mainan Jadul,Perahu Kaleng Othok-othok
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





hihihihi….ternyata uda keduluan membahas ‘keganasan’ nyamuuuk..sama bingungnya utk mengusir nyamuk yg pas ngena di hati mereka agar selamanya enggan mengganggu kita * looh kok??*
jadi kaya’ semacam ekologi system ya pakde mbilung?
Yang bikin kesel nyamuk itu kalau ajak2 temennya. Kalau dia sendirian sih gak masalah. :D
jadi inget seminar di sekolah yang ngomongin racun. pembicaranya profesor toksikolog yang gak selalu mengeja “z” dengan “j”. “jat”, “jaman”, “lejat”.. hehe… udah lah, buka2 aib orang.
gw inget, tuh orang menyarankan biar kita2 gak banyak2 pke obad nyamuk karena beracun. gak bagus buat ksehatan. jadi, dia menyarankan kita2 pada tidur pake KELAMBU!
nanem lavender aja paman, katanya nyamuk ga’ suka aroma bunga lavender. taman makin indah, lingkungan rumah mangi n bebas nyamuk (sekali merengkuh dayung 2-3 tikungan terlewati dahh)
Sami .. #15
Hii .. hii
kata advertiser-nya….
“KENNN NAA DEH….!!!!”
gimana kalau kembali ke jaman selambu?
Om, ajak ngobrol aja nyamuknya…konon nyamuk juga ngerti, gk paham saya :D
pengamat pernyamukan juga nih paman tyo.
nyamuknya sini cuma takut
suarabajaj (roda 4-1)pake raket yang bisa nyaplok nyamuk itu lho dhe… maknyus bunyinya
Pakdhe, coba obat nyamuk bakarnya taruh di bagian luar jendela/bagian luar ruangan, tapi dari pagi, pakai yang 10 jam. Saya pakai merk ‘V’ kemasan kuning.
Kalo Pakdhe tinggal di daerah kelas ndesit yang cuma punya akses udara ke depan, ya taruh di depan, pokoke di jalur masuk angin.
Di rumah saya cukup pasang 2/hari di 2 bukaan dari jam 9 pagi sampai maghrib, malam agak kurang. Kalaupun ada toh nyamuk malam tak menularkan DBD, keploki saja biar direken tetangga sebagai rumah tangga gembira. Asal jangan masuk kupu-kupu malam, nanti digrebek tetangga.
–
Hahaha! Itu juga yang (kadang) saya lakukan. Sama dong! :)
tyo
—
Paman Tyo, udah pernah lihat petanya blogger indonesia disini ?, join ya :)
wah makin lama makin pinter neeh nyamuknya, kan udah bisa baca :D
Berguna secara langsung buat manusia mungkin tidak. Tetapi akan ada banyak pohon, ikan, kelelawar dan burung yang bakal protes kalau nyamuk dienyahkan.
Nyamuk pas musim kemarau malah jadi temen kerja saya kalo masuk malem…ndesit ya kantor saya, padahal pake ac lho :D
he..he..he.., kan semua dah dicoba ya kang ternyata gagal, kenapa gak coba kaya tetangga sebelahnya pasang pengumuman ” NYAMUK DILARANG MASUK “, sapa tahu mujarab, tapi sebelumnya harus ada sekolah untuk ngajarin nyamuk baca tulis he..he..he..
paman,
bangun karena nyamuk, atawa emang lagi rajin update blog :)
ga ada nyamuk, ga akan muncul yang namanya dokter dan penyakit
coba raket nyamuk ndoro. dijamin kemringet…