BUALAN SEORANG PEMBONCENG.

naik ojek

Ojek adalah inisiatif warga dalam penyediaan transpotrasi di kota maupun desa. Tak perlu pelat kuning. Bahkan kadang tak perlu pelat nomor. Kalau hanya mengangkut seorang, ojek sudah menggeser delman dan becak. Keberadaan ojek adalah antara diakui dan diabaikan oleh negara.

Ojek motor bermula dari sepeda, kemudian mesin menggantikan kayuhan — sementara yang kereta angin masih bertahan.

naik ojekOjek adalah favorit saya untuk menembus kemacetan. Menjadi masalah ketika hujan tiba, tak merata pula, sehingga ketika tiba di tempat kering saya sudah basah kuyup.

Bagaimana dengan naik motor sendiri atau membonceng teman?

Beda. Di atas ojek kita adalah penumpang. Membayar. Sebisanya ikut mengatur pengemudi. Dengan instruksi, jawilan, dan bila perlu memukul pengendara jika lutut kita dibentur-benturkan ke mobil.

naik ojek

Menyangkut bayaran, saya pernah selalu kena pungut lebih mahal dari tarif normal setiap kali pulang ke rumah. Alasan para ojekers, “Situ kan kaya. Tuh, motornya cuma diparkir di teras, tapi naik ojek terus.” Percuma menjelaskan bahwa itu skuter rusak, yang bannya kempis, sehingga untuk didorong ke bengkel pun berat — bahkan ditawarkan pun tak ada yang sudi membeli.

Sama seperti naik taksi, menumpang ojek berarti menjadi navigator. Bedanya dengan sopir taksi, sebagian besar tukang ojek hanya mengenal wilayah mangkalnya dalam radius lima kilometer. Mereka hapal kelokan kesebelas dari gang sempit yang berawal di belakang masjid dan berujung di pinggir rel — sepanjang masih termasuk orbitnya.

naik ojek

Seorang nona, calon reporter asal Kupang, alumna universitas di Australia, yang tak kenal Jakarta, pernah naik ojek dari Plumpang di Utara ke Kebonjeruk di Barat. Pengendara dan pembonceng harus sering berhenti untuk menanyakan arah. Entahlah apakah si tukang ojek bisa kembali ke pangkalannya dengan lancar jaya.

Di Pondokgede, seorang tukang ojek sudah merasa menguasai ujung dunia karena dia tahu persis mana batas Ujungaspal dari masa ke masa. Tapi ketika saya menjawab barusan naik bus dari Slipi, dia menanggapi, “Slipi? Jauh juga, yak? Itu kan di Priok sono noh… Eh, apa di Kota, yak?”

naik ojek

Tahu atau tak tahu kawasan, tukang ojek akan semampunya menggeber tunggangannya. Tak soal rantai akan lepas. Tak peduli jari-jari roda sudah mengendur. Berlagak lupa bahwa rem sudah tipis. Potong sana-sini. Selap-selip. Melindas trotoar. Melompati polisi tidur. Mengabaikan polisi berdiri. Bila perlu melawan arus.

naik ojek

Menjadi penumpang dari kendaraan pelanggar hukum itu ada enaknya. Kesalahan bisa kita timpakan ke pengendara. Itu bukan sikap mendua, melainkan pragmatik dan realistik. :D

Hanya orang naif kebangetan yang mengandaikan bagaimana jika pengojek beroperasi dengan Ducati MTS 1100-08. Ini pasti sebangsa anak steril dari keluarga multimiliarder yang bercerita di depan kelas, “Si Budi anak kaya. Papanya kaya, mamanya kaya, opanya kaya, omanya kaya, sopirnya kaya, tukang kebunnya kaya. Semuanya kaya.”

naik ojek

 

35 Responses to Ojek! Wuzzzzzz!

  1. di share ya di efbe ku….. (sekalian admin ikut jadi penggemar ya )

  2. KaMpReT berkata; metadatanya….

  3. r INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    aku pemakai setia jasa ojeg… tapi untuk seminggu pertama di jkt ajah, setelah hapal rute2 ala tukang ojeg, ya gantian aku yang ngojeg :P
    tapi klo ujhan… aku nggak jadi tukang oujhecg… soalnya becheck :lol:

  4. Perkenalkan,nama saya:Ricky,saya ingin menawarkan kerja sama,jika anda berminat,harap hubungi saya di nomor telepon:08567272981.Atas perhatiannya,saya ucapkan terima kasih.

  5. Perkenalkan,nama saya:Ricky,saya ingin menawarkan kerja sama,jika anda berminat,harap hubungi saya di nomor telepon:08567272981.Atas perhatiannya,saya ucaokan terima kasih.

  6. Wati MALAYSIA Mozilla Firefox Windows says:

    Salam kenal om Tyo, di Indonesia emang banyak tukang ojek, tp di Malaysia g ada. Gimana kalau tukang ojek di Indonesia di ekspor ke sini ha ha

  7. Dony A INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    Baca posting ini, kayaknya saya lebih cocok jadi ojekker daripada blogger ;)

  8. dhany INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    jahat amat tukang jepretnya
    tuh wajahnya pak ojek dikemanakan…
    mbok ya sekali-kali di close up dong

  9. Dee MALAYSIA Mozilla Firefox Windows says:

    hehehe, aku pernah ngojek lho paman, pake sepeda motor yamaha L2S buatan tahun 1976

  10. fahmi! INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    haha… tambah asik ae paman iki :D tak pelajari tekniknya ya paman, matur suwun :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.