Tembaaakkkkk!
BEKU! ATAU KUTIUP OTAKMU! *)

Gambar ini saya dapatkan dari koran pembungkus belanjaan. Saya lupa nama korannya, pokoknya city paper, edisi awal Desember.
Bagus. Benar. Memang menembak itu melatih konsentrasi dan (mestinya) kontrol diri. Di tangan orang yang kurang matang, lagi pula mengidap trigger happy, beceng dan pelor bisa amat sangat berbahaya banget.
Dalam beberapa kasus, senjata api (senpi, kata polisi) juga menjadi penebal nyali. Di tangan pengecut loyo yang tak mampu berkelahi seperti saya, mungkin saja pistol atau senapan akan menjadikan saya belagu. Bukan menjadi berani melainkan nekat atau malah ngawur.
Lantas akankah polisi pamong praja, sebagai “binaan” dari Dinas Tramtib (lihat Tupoksi, fungsi i), dibekali senjata api? Saya belum mempelajari payung hukumnya. Lagi pula berita dalam foto memang sangat ringkas (kalau panjang dan komplet bukan itu namanya).
Tapi tanpa senjata api saja mereka bisa keras. Demi ketertiban, atas nama hukum.
Bagus, bagus. Tapi jika bicara penegakan hukum, mestinya konsisten. Saya tak bicara solusi, maka (misalkan saja) untuk menertibkan pedagang kaki lima berlakukanlah cara tegas yang di segala waktu dan cuaca. Rujukannya: kalau di trotoar depan Balai Kota (dan tentu Istana Negara) tak ada tukang tambal ban dan tenda pecel lele — dan tiada gembel tiduran, apalagi pelacur jalanan — maka di semua tempat mestinya begitu.
Gimana, Ndan? Lapan anem? Krskkkkkvvvvxxxxx! Kunyuk satu masuk. Krsssskkkkk. Tiitttt.
*) Terjemahan harfiah dari adegan pilem eksyen
25 Responses to Tembaaakkkkk!
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012Ada saja cara membangun suasana spasial kedai agar tetamu mendapatkan kesan mendalam. Misalnya ala modiste, dengan mesin jahit dan baju baru terpajang. Lho, bukannya kalau kita bertandang dan makan di tempat tetangga atau saudara yang pe... […]postyorous menerous »»»
- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012
Cicitcuit!- @PamanTyo Paman, kenapa di Crome blognya paman contains malware ya? May 24, 2012 metropulutan (Kom. Bloger Salatiga)
- @memethmeong banyak hal nggak terduga kok tentang pakdhe @mbilung | @imanbr @ndorokakung @pamantyo May 23, 2012 mbakdos (Agatha N. Ardhiati)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Kawin Muda, Kawin Tua
May 1, 2009 by AntyoSELAIN NASIB DAN PILIHAN, APA LAGI?
Maka sinyo itu pun bertanya soal pacaran dan perkawinan, “Mana yang lebih egois(tis), cowok atau cewek, Mas Paman?” Jawaban saya: cewek cenderung lebih egoistis. Kenapa?
Cewek cenderung kejar setoran, ingin menikah selagi masih subur, dan sadar bahwa semakin tua akan semakin sempit pasarnya, sehingga ujung-ujungnya cowok diminta mengalah, [...]
Recent Comments
Eka» Jadi inget waktu masih kecil.. =( Sekarang udah jarang banget perahu othok2 ini.. hiks hiks.. =(
MY.O.Bz» ayo kunjungi situs kami yg akan memberi segala informasi yg anda butuhkan.. blog terdasyat di tahun 2012… yg paling penting akan diajarkan bagaimana mencari uang dengan blogspot secara GRATIS!! sekali lagi GRATIS!! kunjungi dan buktikan situs kami.. anda bisa mencotoh bagaimana...
obat alami jantung» bagus sekali artikelnya pak , semoga artikelnya bermanfaat bagi semua orang dan berguna :) sukses selalu iyah pak .
motorselow» wah memang mereka kepalanya sudah dari batu. gitu juga hatinya. ngatasin nya ya dengan air dari kehangatan kita
Cara Bisnis Pulsa» Kusimpan buat nambah pegetahuan..
Recent Trackbacks
- agcgoblog.info: Mainan Jadul,Perahu Kaleng Othok-othok
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





ah, betahnya di sini..makasih ya ommm
bro di tuh latihan nembak bakalan buat acara pasar malem ato sirkus, nah disana kan ada stand buat tembak sasaran yang hadihanya boneka
Jadi keinget Parto…. kok parto bisa bebas ya, eneg tiap kali liat wajahnya….
Aih, koran bekas bungkus ikan asin can be an inspiration? You are emang bener a real writer Paman :-), salut berat ane!
kita khan udah punya pistol masing-2
…
ngapai repot
kepada macan garong..
kepada macan garong..
dengan kuda binal betina disini..
dengan kuda binal betina disini..
wadueh…males bener dah kalo sampe satpol pp punya senpi..
makin blagu aja tu .. hmm
Wuaw cara pengungkapan yang unik. Saya suka itu. Salam.
lapan anam, cerita yang sampeyan utarakan kemarin ternyata ada gambarnya, miris, lapan anam, krrsssskkk.
Sempet pol PP dikasi beceng mah Indo jadi Wild West…eh Wild East.
Dikasi wewenang aja udah rusuh apalagi beceng. Mati tuh orang-orang miskin kaki lima.
ini hanya untuk sekedar refreshing aja kan :D kalau sampai punya senjata beneran kita musti siap rompi anti peluru setiap saat kita pake… tuk menghindari peluru nyasar tentunya :P
kalo cuman mau melatih konsentrasi dan menahan emosi kayaknya nggak perlu pakai senjata api deh..
itu kan jadi kayak provokasi saja, biar tramtib berpikir untuk menghendaki senjata api sebagai kelengkapan tugas..
ujung-ujung nya nanti duit lagi! dari mana dapet senjata kalo bukan dari pajak!
dasar kapitalis GILA!
Paman tyo nie ane baru aja blog walking.., n nemuin nie situs yang keren n ngocok abis serta very informatif.., catatan ringan angin2xan
yang diincer kepala, yang kena kaki. giliran ngincer kaki, yang kena kaki punya orang laen. parah…
Rakyat Sipil megang senjata api? wah mantap kalo gitu negara ini, udah mau jadi negara koboi. Yihaaaaaa…..
*ternak kuda ah, sapa tau ntar “koboi2″ indonesia butuh kuda*
lha paman.. itu gelandangan, tukang tambal ban sama lapak pecel lele di depan Istana Negara itu bukannya malah memang “disuruh mangkal” to? :D
duh, kalo wamil diberlakukan, apa jadinya, pam? aye kagak kebayang..
daripada buang duit buat pelor, untuk melatih konsentrasi dan emosi ya mending main catur. btw, itu yg nerjemahin si suptepar yak?
86 siap!
waks… yang tambal ban, jangan dong….
Soalnya kadang2 aku butuh kalau motor sudah 2 minggu gak dipakai.
O..siap laksanakan perintah kumendan…ini lapan anam udah mau di lapan tujukan :D
Perasaan dulu sempat heboh kan ada komandan satpol PP yang berangasan sok jago main tembak pas penggusuran. bikin malu aja !
Mendingan duit amunisinya buat ongkos mereka fitness, liat tu perutnya buncit2 hehe..
Kkkrrkkk, musang satu masuk. Paman Tyo, beneran pengoleksi barang kuno tulen ya, koran bekas belanjaan bisa jadi sumber inspirasi, krrkkkkkk hebat musang satu, keluar. Tiitttt..
“Freeze, or I blow up your brain!” jadi aneh kalo di Indonesia-kan :D :D
wah, keren ya. gayanya itu lho gak nguati…
lha kok yang ikutan kelihatannya dah tua2. lha yang biasanya gepuk-gepukan kan yang muda-muda, kenapa mereka enggak maen bedhil-bedhilan sekalian. oh, ya jadi ingat sebuah teori psikologi. bukannya nambah konsentrasi, bisa juga nambah SADIS