Anak Blog
paman tyo

PAMAN TYO. Antyo Rentjoko, Tyo, Masé. Ayah dari dua putri dan suami dari satu istri. Bermukim di Pondokgede, Jawa Barat. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tanpa mengenal tenggat. » KONTAK


berbagi



Menitipkan Anak ke Panti

Senin, 24 Desember 2007 @ 23:51 | Keluarga

APA BOLEH BUAT, DIA TAK IKUT LIBURAN.

demotKasihan juga. Dia makin jarang dapat perhatian dari kami. Anak-anak kurang waktu — atau bosan? — berguling-guling dengannya lagi, apalagi mengajak jalan-jalan. Tali leher cap Frogz itu jarang terpakai. Saya pun jarang bercengkerama dengannya. Bentuk perhatian maksimal kalau Alpo habis.

Kemudian kami sekeluarga berlibur, tepatnya mudik. Dan lagi-lagi dia kami titikan ke Jungle, klinik hewan di Kalimalang. Kami pondokkan dia di sana selama kami pergi.

Tak sampai hati juga rasanya. Memang di sana banyak teman, dan semoga teman-teman itu menyenangkan. Tapi meninggalkan dia di sana sepertinya mempertegas ketegaan kami.

demot minipinscher

Natal tahun lalu dia, namanya Demot (minpin), tak kami titipkan. Bersama Pocky (tekkel), teman serumah, mereka kami bawa mudik. Repot juga. Karena stres mereka jadi galak, sering berantem.

Ketika kami pindah tujuan, dari Salatiga ke Yogya, kedua anak itu kami titipkan di klinik tempat Tito pernah jadi dokter jaga, dekat Gembira Loka.

Liburan Juli lalu kami cuma punya Demot. Pocky sudah dirawat oleh penaksirnya. Saat itu Demot juga kami titipkan di Jungle selama dua minggu. Ketika dijemput untuk diajak pulang, dia girang sekali.

Karena sayang maka kami kangen-kangenan, lalu dia kembali terabaikan. Semoga bukan semakin terabaikan. Manusia memang menyebalkan.

Ada 11 komentar | trackback | Depan

#11

stey | 27 12 2007 @ 23:47:41

anjing saya masih setia mengikuti setiap perjalanan keluarga kami kemanapun..dan dia menikmati lho om..


#10

koeaing! | 27 12 2007 @ 16:10:16

Watricht !
Ada iang diandjingkeun disinih poen….

Koeaingdiandjingkeunsiah!


#9

jalansutera | 27 12 2007 @ 9:04:11

kalo dibawa juga bikin refot. lebih baek ditinggal sajah di tempat penitipan.


#8

dhany | 26 12 2007 @ 15:34:06

kaciaaa…n..!!


#7

Mihael Ellinsworth | 26 12 2007 @ 15:30:19

Maka dari itu saya takut punya hewan peliharaan. :(


#6

diki | 25 12 2007 @ 18:46:40

selamat tahun baru paman….


#5

aprikot | 25 12 2007 @ 10:53:02

saya juga jd terpaksa nitipin si Takao ama tetangga krena ditinggal pulang 10 hri, habis di pangalengan ga ada panti penitipan sich


#4

edratna | 25 12 2007 @ 8:18:34

Hmm..kalau punya binatang kesayangan, berliburpun jadi kangen ya….

Selamat merayakan Natal dan Tahun Baru…semoga oleh-oleh ceritanya makin seru.


#3

kw | 25 12 2007 @ 7:14:39

kasian demot. dia suka kangen juga ya kalau di tinggal?
buat paman sekeluarga, selamat merayakan natal, mudah-mudahan harinya menceriakan. :)


#2

Kardjo | 25 12 2007 @ 1:17:36

Byuh..byuh.. ndak kurang aneh nama ‘anak-anak’ itu??


#1

Totoks | 25 12 2007 @ 0:42:47

apa gak pernah ditawarin, kiranya mau ikut gak dia paman.
buat paman tyo selamat natal dan tahun baru, damai dihati damai dibumi :D