Bahaya Kerja
JANGAN MASUK SENDIRIAN.

Mungkin inilah yang namanya seni merawat warisan. Di Salatiga, PLN mengubah warna semua gardu ANIEM warisan Belanda sesuai identitas korporat. Boleh jadi agar sosok si gardu, sebagai tetenger (landmark), tetap kentara seiring kesesakan kota.
Seperti halnya di kota lain, gardu-gardu itu juga sudah mengalami gonta-ganti warna sesuai selera penguasa setrum lokal dan mungkin birokrat kota. Pernah putih, pernah krem, pernah entah apa lagi, yang pasti sering menjadi tempat menempel poster tanpa izin dan zonder setor pajak.
Apanya lagi yang berubah? Tulisan peringatan berupa lempeng timah itu sudah tiada. Mungkin lempeng itu dicongkel orang sehingga akhirnya sampai ke kolektor barang antik. Jika benar, itu masih mendingan dibanding lempeng dicor ulang.
Yang saya maksud adalah lempeng yang ada tulisannya “Levens gevaar” dan aksara Jawa “sing ngemek mati” (yang menyentuh [akan] mati) itu. Kartunis G.M. Sudarta pernah memasukkan lempeng klasik itu dalam karyanya.
Apa pun bahasa yang dipakai intinya adalah memperingatkan publik. Nah, setelah lempeng raib digantilah dengan lempeng alumunium untuk kalangan internal.
Namanya juga untuk kalangan sendiri, maka keterbacaan pun tidak penting. Bukankah bekerja secara aman itu bagian dari prosedur? Maka di semua gardu setrum di Salatiga, lempeng itu dicat serupa warna tembok dan pintu.
Jika (tapi semoga tidak) suatu hari ada pekerja kesetrum, maka atasannya akan mencari berkas tes mata saat seleksi pegawai dulu. Setelah itu baru mengubungi rumah sakit dan kepala pengontrol gardu.
Setelah juragan mendengar, maka dia akan menanya desainer grafis soal tipografi, terutama readability dan legibility.
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Komedi Senayan Tengah Malam February 4, 2012Berita paling konyol pekan ini: pemasangan 177 kursi (@ Rp 24 juta) dalam ruang rapat senilai Rp 20 miliar milik Banggar DPR dilakuan menjelang pergantian hari hingga dini hari dengan pengamanan ekstra. Setiap kursi baru masuk, sehingga pintu harus dibuka, lampu ruang sudah padam. Artinya para politisi dan birokrat di DPR itu masih punya rasa […]antyo
- Komedi Senayan Tengah Malam February 4, 2012
Cicitcuit!- Five Roles of An Online Investigation Team » http://t.co/6VFaC7wO | cc: @hedi @PamanTyo @orsuy @ndorokakung February 4, 2012 bangaip (Syarief Hidayatullah)
- @leksa @pamantyo kebanyakan yg belanja org2 yg jualan makanan sekitar mega kuningan. asal tegal, purwokerto sama kuningan :D February 4, 2012 aralle (alle)
Recent Posts
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
- Salah Sendiri Kenapa Ndak Bisa Basa Énggris! :(
- Mencari Zebra di Zebra Cross
- Nyanyian dari Dapur
- Semangat Startup, Kelambanan si Mapan, Kebebalan Karyawan
- Apa Kabar Bloggers Indonesia?
- Masker Jakarta
- Pemomong Anak dan Keluarga Muda
- Blog Foto yang Bertutur
- Orang Tua Ngebom Tembok
- Nasib Koran dan Penjajanya
Archives
Random Posts
Silakan Minum. Bisa Gratis, Boleh Bayar
January 16, 2008 by AntyoDICARI: RUANG TUNGGU KELURAHAN YANG OKE.
Ruang tunggu yang luas, dengan beberapa sofa yang terkelompok tanpa sekat. Minuman tinggal pesan. Mau kapucino, kopi, teh limau, soda, semuanya ada. Gratis.
Nama ruang tunggu itu Premier Lounge, milik sebuah perusahaan teknologi informasi di Jakarta. Cara memesannya ya biasa saja, tak perlu sok canggih pakai PDA seperti sebuah [...]
Recent Comments
Fauzi Enigma Web» waduh. miris. budaya “sebagian̶ 1; masyarakat yang serba instan. pengen ini pengen itu tapi tidak mau menanggung bebannya. Sedih melihat orang-orang seperti itu
Fauzi Enigma Web» Ampun. seumur-umur gue ga pernah milih. Dari gw mulai dapet KTP sampai nyaris kepala 3 ini. Dan kayaknya gak bakalan kalau para pemimpin kita masih sibuk mengurusi perut dan nafsunnya ketimbang memihak rakyat. mbuh
wafaa» kalau bingung gak usah milih :D
vhyan» kllo syya sii pillih yg adill dan jujur sajja.. hehe..
Alex» Rekam jejaknya juga selama ini bertabur-tabur, Paman. Bersama kawan-kawan kami pernah coba bikin blog mulut pejabat dengan iktikad merekam jejak mereka yang sedang menjabat, untuk arsip jika kelak mereka mau naik lagi. Tapi ya susah. Hehe. Yang terlibat sedikit masih. Sistemnya sederhana:...
Recent Trackbacks
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
- gak daftar, gak kursus, tapi dapat Sertifikat: Iwan Abdurrahman
- Kepingan Kakap Paling Pojok: Polisi Tidur
- NGENDONESIA: Yang Namanya Korupsi
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (132)
- Lihat Baca Dengar (86)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (398)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





Mas, lucu banget sih blognya, aduh sampai kepingkel-pingkel nih bacanya. apalagi commentnya mas Hadi soal yang ngecetnya borongan….
Wuaha..ha..ha… Lucu!
boleh kesetrum asal ada temannya…
sepertinya tidak ada kata kata empiris “kesetrum” di plat itu, mungkin itu adalah anjuran perusahaan pada karyawannya kalau bekerja itu jangan sendirian. ndak enak. kalau kelamaan kerja sendirian di dalam gardu kan bisa gila pakdhe…
hahaha! gw kira itu kerjaan orang iseng! makanya disamarkan biar gak ketauan.
Larangan itu boleh jadi lahir karena ada kasus petugas yang masuk sendirian ke gardu, lalu kesetrum, dan mati. jenazahnya kan ndak segera ketahuan. Tetapi, peringatan itu, seperti banyak peringatan yang dibuat BUMN/departemen, sangat multitafsir, paman. Bagi saudara kita orang Samin, misalnya, itu bisa diartikan masuk sendirian untuk tidur (tidak kerja) ya boleh aja. Atau, bahkan, indekos di situ…
Wah kalau dari jarak deket keliatan, tapi apakah yakin jarak jauh keliatan?
Ntar yang masuk bukan tukang pln lagi…
tapi…..
sepasang sejoli :lol:
Kayanya yang nge-cet dibayar borongan, jadi sret..sret..sret, beres! Curiga ngecetnya pake rol. :)
ugh
tahun lalu tak sempat ke salatiga
mudah-mudahan tahun ini dapat ke sana dan memotret ;)
aya-aya wae … :mrgreen:
yang di jalan diponegoro, sebelah SMP Bibi itu, dipakai kerja jualan pecel, asal ga sendirian ya . . . :))
Mungkin lempeng itu dicongkel orang sehingga akhirnya sampai ke kolektor barang antik.->nglirik escoret..hehe..
eniwei uncle Tyo mampir salatiga tho?saya juga pas disalatiga lho om..ga bilang2,kan bisa saya ajak kopdar,hehe..*berharap mode on*
itu kan kerjaan tukang cat aja..
hehhehe
warnanya biru pula… bikin sakit mata :P
….Godverdomme zig ! “ndoelit modjar poen…”!
Toekang setroem
Kalo senirian ndak boleh…
Tapi kalo berdua juga ndak boleh..karena yang ketiga adalah setan..*OOT*