Nota Valentino/Valentina
TENTANG YANG TERLIHAT HARI INI…

Dan bahkan Kompas pun sejak kemarin memasang tema Valentin(e) di halaman classified ads-nya. Saya lupa, apakah tahun lalu koran serius itu juga memasang tema hari kasih sayang.
Begitulah adanya, Saudara-Saudari sebangsa dan se(per)blogan. Valentin(e) jadi perayaan banyak orang. Dulu, akhir 70-an, gemanya belum terlalu merata. Hanya majalah remaja metropolitan (misalnya Gadis) yang membahanakannya.

Sekarang? Warung di sebuah tikungan gang pun ber-Valentin(e). Menjual permen Rp 3.000-an. Laris, kata Mas Warung yang hari itu juga ber-pink-ria. Pagi tadi dia jaga warung dengan sepatu rata berwarna dasar perak berhias bunga, kaos kaki putih bergaris jambon, kaos merah jambu, dengan jins yang dilipat ke atas menjadi celana 7/8.
Pelanggannya dia panggil “say” atau “sayang”. Beberapa dia panggil “cinta”. Lalu datanglah cowok tegap yang pita suaranya mulai berubah, memberikan sebatang cokelat hadiah. Mas Warung merangkul lalu menciumi (semoga hanya pipinya). Si anak meronta dalam tawa, “Sakit, sakit, nggak mau.”
Saya tersentak, jengah, sepersekian detik bingung, sepersekian detik lebih singkat agak gusar, membayangkan anak laki-laki 11 tahunan yang berbulu mata lentik itu anak saya.
Jika itu terjadi siapkah saya? Akankah saya lupa usia dan abai raga, mendadak menjadi petinju (padahal belum ikut executive boxing camp di Senayan), untuk menyelesaikan persoalan melalui punch demi melindungi anak ingusan?
Saya menyetir pelan, menyusuri jalan konblok. Di ujung sana, di bawah pohon, seratus meter dari warung itu, seorang cewek SMP mencium pipi teman cowoknya yang juga berseragam sekolah. Tangan si cewek menggenggam bingkisan kecil. Saya tersenyum sendirian.
16 Responses to Nota Valentino/Valentina
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Dering Telepon Landline February 10, 2012Suatu hari fixed-line kantor berdering berkali-kali. Mirip kantor betulan! Binis adalah krang-kring. Seperti dalam film lama. Tetapi kini orang kantoran makin sering berponsel. Langsung ke tujuan. Tarif lebih murah. Di rumah pun telepon kabel tak seaktif dulu. Selain untuk memesan gas dan air galonan, telepon untuk interlokal. Mungkin semakin jarang keluarga […]antyo
- Dering Telepon Landline February 10, 2012
Cicitcuit!- RT @cho_ro: Jadi social smoker itu karena gak ada obat mati gaya. masalahnya dari social smoker ke pecandu itu tinggal selangkah ~ @pamanTyo February 10, 2012 glennypy6 (Glenny Jonathan)
- RT @cho_ro: Jadi social smoker itu karena gak ada obat mati gaya. masalahnya dari social smoker ke pecandu itu tinggal selangkah ~ @pamanTyo February 10, 2012 hollowayzr4 (Holloway Wharton)
Recent Posts
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
- Salah Sendiri Kenapa Ndak Bisa Basa Énggris! :(
- Mencari Zebra di Zebra Cross
- Nyanyian dari Dapur
- Semangat Startup, Kelambanan si Mapan, Kebebalan Karyawan
- Apa Kabar Bloggers Indonesia?
- Masker Jakarta
- Pemomong Anak dan Keluarga Muda
- Blog Foto yang Bertutur
- Orang Tua Ngebom Tembok
Archives
Random Posts
Tertarik kepada Ketertarikan Orang Lain
October 3, 2006 by AntyoKADANG KITA JADI KORBAN. KADANG KITA MEMANFAATKAN KERUMUNAN.
Bocah yang duduk di bangku depen itu berdiri. Orang dewasa di sebelahnya, mungkin ayahnya, menyusul berdiri. Penumpang di belakang mereka juga berdiri. Penumpang di baris sebelah, dalam bus yang sama, segera berdiri.
Secara estafet penumpang lainnya berdiri, sementara bus terus melaju. Mereka yang berdiri [...]
Recent Comments
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
Recent Trackbacks
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
- gak daftar, gak kursus, tapi dapat Sertifikat: Iwan Abdurrahman
- Kepingan Kakap Paling Pojok: Polisi Tidur
- NGENDONESIA: Yang Namanya Korupsi
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (132)
- Lihat Baca Dengar (87)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (398)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





Hari Valentine bikin orang kalap belanja karena banyak diskon. Emang buatan tukang dagang supaya dagangannya laku aja heheheh
klo fatwa mui udah keluar ttg valentine,,kompas masih pasang tema valentine lagi pa ngga yach?
ini namanya ‘festive’ pakdhe, bangsa kita punya ‘festive’ paling banyak sedunia. agar ekonomi berkembang, ‘untung’ jadi mudah diraih… HIDUP KAPITALIST!
Saya juga seneng Valentino Rossi, Paman..
:D
sekalinya valentine, jaman SMA cuma dikasih bunga aja :)
skrg pengen coklat ngak ada yang kasih :((
bagi saya,
cinta itu datang tiap hari..
tidak hanya ditengah februari saja :)
kok masih dirasasin aja, wong si Valen udah pulang tadi, naik angkot nomor delapan..:-)
[...] Gara-gara posting saya mengenai Perayaan Valentine day disini, dan bonus artikel yang di attach Idola saya di artikel Paman ini (thanks ya Paman)…. membuat blog ini dikunjungi banyak orang, dan meninggalkan beberapa comment. Mohon maaf, dengan segala hormat, comment yang terlalu menjurus ke SARA dan seks, terpaksa saya delete, untuk menjaga respect saya pada blogger yang lain, dan tentu saja biar blog ini tetap netral… [...]
Ngucapin hepi VAlentine Pakdhe..arghh salah..saya toh ga ngrayain, cuma mo bilang selamat merayakan cinta..
valentine yang menyedihkan :((
I love you om…hehehe. Dah sembuh kan?
Alhamdulilah,
Valentine gak dilarang di Indonesia tercinta… (gak kayak di Saudi Arabia).
Selamat menikmati nuansa pink di hari valentine!
Ya ampun… kenapa musti ngotot ni hari sih cuma buat bilang sayang… sampe orang pada demo karena katanya hari cinta itu bukan kultur kita lah segala.
pa kabare mase…
Emang Valentine itu apaan Mas’e? Saya lagi bingun soalnya ELPIJI mahal jadi gak kepikiran. :D
gak pengen nulis soal elpiji yang langka mas’e?
pertamax di hari valentin (e)
saya mah tiap hari merayakannya paman. namanya kasih sayang kalo cuman sehari aja ya kurang
Wah… saya tersanjung paman, tulisan saya dijadikan bonus di artikel ini. Makasih… makasih… makaih…
Anyway… satu sisi saya setuju bahwa siapapun, tua muda kaya miskin pejabat karyawan, sejatinya mempergunakan moment ini untuk berbagi kasih sayang… bukan dalam bentuk Passion… tapi AFFECTION!!!…
Ini yang membuat saya prihatin melihat anak2 ingusan jaman sekarang, malah mempergunakan kesempatan hari Valentine ini untuk melakukan (maaf) Free Sex.. Jadi saya tidak heran juga kalo melihat banyak orang yang PROTES, ANTI VALENTINE DAY, bahkan beberapa orang melihat valentine ini sebagai “FUCKlentino days”… Sungguh sayang… karena di AS pun perayaan hari berbagi kasih ini tidak diperingati dengan party yang WAH seperti disini, namun dijadikan kesempatan bagi amsing2 pasangan untuk memperbaiki dan menghangatkan relationship mereka.
Ah, maaf paman, comentar saya kok jadi kepanjangan begini…
Sekali lagi makasih paman sudah mampir dan meninggalkan “angpaw’ di blog saya…
nice to know you paman.
-sil-