Surat Siap Pakai (Model Lama)
SEPERTI PIAGAM, UNTUK MENCARI PEKERJAAN.

Template atau desain siap pakai, itu hal biasa. Begitu juga untuk aplikasi pengolah kata. Tapi ketika mendapati formulir lamaran kerja riwayat hidup di toko, berbahan kertas HVS 60 gram, saya takjub juga. Kok masih ada sih?
Ralat: kata “masih ada” itu pun sebetulnya sok tahu saja. Sebelumnya, seumur-umur, saya belum pernah melihat. Maka saya menduga, barang gituan sudah ada sejak dulu.
Harga eceran formulir itu Rp 600 per lembar. Harga per kantong (plastik), isi 10 lembar, adalah Rp 4.000. Siapa saja pemakainya? Orang HRD mana saja yang dikirimi?
Bagi saya keberadaan kedua formulir itu bukan sesuatu yang menggelikan maupun layak dilecehkan. Dia ada (atau pernah dan masih ada) karena dibutuhkan.

Formulir itu bagian pinggir dari potret ketenagakerjaan kita. Hanya pinggir karena tak menjadi bagian dari peta “pengayau kepala” (head hunter), ekspo lowongan kerja, dan web lowongan kerja.
Pinggiran itu, boleh jadi, bagian dari mayoritas pencari kerja yang belum kenal e-mail dan belum punya blog untuk dicantumkan dalam data diri.
Mereka mayoritas yang apa boleh buat masih membutuhkan surat kelakuan baik, mengurusnya dari RT, RW, kelurahan, hingga kantor polisi. Ada risiko macam ini: baru akan mendaftar untuk sebuah lowongan saja ditanyai banyak orang.
Mereka juga dalam posisi yang tak ingin dianggap sok, misalnya mengoreksi kata “daftar” di depan “riwayat hidup”. Bukankah “daftar riwayat hidup” berari sekumpulan berkas riwayat yang berbeda-beda, yang bisa saja milik lebih dari seorang?

Mereka, meskipun sudah dewasa, masih berkemungkinan dimintai surat izin bekerja dari orangtuanya. Mereka juga berada dalam situasi yang tak mau repot seandainya mempersoalkan gambar Garuda Pancasila.
Atau, ya atau… saya yang berlebihan dalam menafsir? Jangan-jangan kedua formulir itu adalah barang tak laku karena memang sudah tak dibutuhkan lagi.
NB: Anda pernah membuat surat lamaran dengan tulisan tangan? Saya mengalami. Kenapa dulu ada perekrut yang bikin syarat aneh ya? :D
23 Responses to Surat Siap Pakai (Model Lama)
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Setelah Dibuka February 11, 2012Oh kepiting asap. Sedap sekali. Kalau kepiting Asep mah bikinan si mamang. Nama kedai sari laut mengingatkan kepada kolesterol: HDL. Permalink | Leave a comment » […]postyorous menerous »»»
- Setelah Dibuka February 11, 2012
Cicitcuit!- waaa ada @PamanTyo di #JMR2012 http://t.co/shFojsWC http://t.co/RhkskxFC February 10, 2012 enricoha (enrico halim)
- mestinya sebagai menkes ya fontal sama rokok. aspek ekonomis itu urusannya menteri perindustrian. ~ @PamanTyo February 10, 2012 cho_ro (Pernah Move On)
Recent Posts
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
- Salah Sendiri Kenapa Ndak Bisa Basa Énggris! :(
- Mencari Zebra di Zebra Cross
- Nyanyian dari Dapur
- Semangat Startup, Kelambanan si Mapan, Kebebalan Karyawan
- Apa Kabar Bloggers Indonesia?
- Masker Jakarta
- Pemomong Anak dan Keluarga Muda
- Blog Foto yang Bertutur
- Orang Tua Ngebom Tembok
Archives
Random Posts
Imitasinya Andry
October 13, 2006 by AntyoORISINAL, DARI PABRIK PUNYA.
Toko ini menjual bando, penjepit rambut, dan pernik lain berbahan plastik. Kenapa bernama “imitasi”, memangnya tiruan dari apa? Tidak meniru emas maupun berlian. Asal berbahan plastik, menurut para grosir aksesoris di Kota, china town-nya Jakarta, adalah “imitasi”. Entah apa kata Andry yang satunya lagi.
Recent Comments
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
Recent Trackbacks
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
- gak daftar, gak kursus, tapi dapat Sertifikat: Iwan Abdurrahman
- Kepingan Kakap Paling Pojok: Polisi Tidur
- NGENDONESIA: Yang Namanya Korupsi
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (132)
- Lihat Baca Dengar (87)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (398)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





ngeliat formatnya koq jadi inget orba dan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila ya.. :)
kalo ngelamar jadi dokter, blangko itu gak bisa dipake ya paman. Kan dokter musti acak-acakan tulisannya, makin tidak terbca makin keren dokternya
persi pdf-nya ada gak paman?
Weehh…jadul banget, paman..
Bukannya rekrutmen CPNS hingga saat ini harus dikirimi tulisan tangan, Angkel?
Malah harus pake tangan kanan lagi..
Hehehe..
dulu, waktu di pabrik lama, saya pernah liat orang ngirim lamaran pake form ini. Memang biasanya berasal dari level pendidikan atau jaman tertentu sih
wuih! vintage banget blangko riwayat hidupnya. cocok kalo dilampiri dengan sertifikat P4 ya pakdhe?
Sampeyan mau melamar kerja lagi ya? Perlukah? :D
yang penting bukan sah saja. yang penting diterima kerja ya kan? kalau untuk formalitas saja jangan2 ini masi bisa. :P
bikin surat lamaran dikasih bekgron garuda pancasila aaaahhh..
Temen kosku masih ada yang pake model ginian lo paman…
yang penting “sah”
setuju dengan Fiz….! semuanya kembalikan ke tempoe dulue
Warnanya kok mirip kertas ‘rokok linting’ ya??? Gak papa yang penting usaha…
Ndak semua paham menulis lamaran kerja kok pakdhe, saya pernah buka lowongan minta minimal SMA, ya yang masuk form ini semua.
Malah beberapa melampirkan ijazah asli!! Sudah gitu dikabari suruh ambil lagi ya tidak perduli tuh.
Kerjaan gw yang sekarang ni waktu itu gw nglamarnya juga dipersyaratkan pake tulisan tangan. Bener2 bikin pegel coz harus sempurna, gak boleh salah sedikitpun. Jadinya kecoret dikit ganti kertas, salah dikit harus ulang lagi dari depan. Bener2 ga efektif dan mendukung penebangan hutan buat bikin itu lembaran2 kertas. Untungnya gw diterima.
Saya jadi khawatir karena tulisan tangan saya rada-rada ngaco… Makanya saya langsung down pas ujian praktek Bahasa Indonesia semasa SMA dulu, bikin suat lamaran pake tulisan tangan. Tapi ndak pake formulir kayak gini sih.
tahun 94, saya sudah pake komputer buat ngetik lamaran, waktu itu programnya WS, ngetiknya dari puskom kampus, pake DOS(blm pake windows)yg disc programnya segede piring makan…jd ga mengalami ngisi formulir seperti ini, meski banyak dijual di tempat fotocopy sekitar kampus…
orang endonesah kadang aneh2 juga
ada yang kreatifnya luwar biyasa
ada yang pengennya instant kayak gini
karena saya termasuk wong ndeso, jadi sangat familiar sekali dengan bentuk2 template semacam ini.
Memudahkan bagi mereka yang malas nulis-nulis bertele-tele.
saya malah baru tau ada formulir kayak gitu. dulu lamaran kerja saya semua wajib tulis tangan, plus wajib pakai pas foto, plus penampilan harus menarik….heheheheh
ada perekrut yg mensyaratkan surat lamaran harus ditulis tangan mungkin karena sang perekrut itu mampu membaca kepribadian orang dari tulisannya.
hehe, ada temanku pernah ngasih tau kalo orang yg nulis “g” dan “y” dg lengkungan ke bawahnya sangat panjang ke bawah itu orang yg libidonya tinggi *whoa!*
:D
diisinya pake mesin ketik manual ya Paman? hehehe..