Malaikat Buruk Rupa dan Iblis Rupawan
GODAAN DAN PELUANG UNTUK NYOLONG.
Malaikat sering digambarkan cantik dan tampan (apakah mereka berkelamin?). Iblis sering dicitrakan bermuka buruk — malah bertaring, bertanduk, berekor.
Nyatanya, teman sejati kita adalah si buruk rupa: selalu tahu dan pintar soal yang enak dan gampang. Artinya, teman baik kita itu sebetulnya keren lagi rupawan/wati.
Teman baik hati itu mendampingi saya. Tepat di depan dua kotak CD titipan major label (@ Rp 75.000) di sebuah kedai kopi. Tiada yang mempedulikan CD itu.
Pramusaji kelelahan melayani serbuan pembeli di Rest Area 57, di tepi jalan tol Jakarta-Cikampek (Karawang Timur) itu. Pembeli berjubel dan berebut layanan.
Kemarin sore arus ke luar dari Jakarta membuat jalan tol macet. Tempat perhentian dipenuhi mobil malang melintang dan orang yang lalu lalang. Toilet diantre panjang dan menjadi semakin jorok.
Semua lelah. Agus, penjaga SPBU, mengeluh belum sempat makan siang. Sajian di Excelso salah melulu. Tampang pramusaji sudah bete semua. Kasir Alfamart kerepotan, terpojok oleh antrean dan jubelan.
Di Alfamart, teman keren rupawan juga mendampingi. Kalau mau, ambil saja makanan kecil atau atau tisu basah atau apalah yang tak kentara, lalu melenggang keluar. Tiada yang peduli.

Sejumlah pembenar telah tersedia. Di kedai kopi bisa kita embat CD sambil menggerundel, “Salah sendiri pesenan salah mulu, pakai lama lagi, padahal udah bayar. Ada bonus CD apa salahnya?”
Bahwa CD yang diambil itu misalnya bukan kegemaran, karena merupakan album Jack Johnson dan Diamonds III (kompilasi hits, dobel keping), itu soal lain. Sama seperti menyikat wafer dari Alfamart, misalnya.
Di minimarket kita bisa ambil barang, bahkan yang tak kita perlukan, tanpa membayar. Lantas kita meyakinkan diri, “Kalau nanti ditagih akan saya transfer, berikut bunga dan denda. Buat apa ngantre dua puluh menit?”
Bahwa yang kena denda hilang barang oleh juragan adalah para pramusaji dan karyawan toko, kita bisa berupaya untuk melupakan. Bisa kita juga menghibur dari, “Orang lain merampas hak rakyat triliunan rupiah dibiarkan, kenapa saya yang cuma segitu dioprak-oprak?”
Apakah semua orang yang kelelahan di sana dihampiri oleh teman baik hati pembisik jalan pintas? Saya tak tahu. Kata orang bijak, marah-marah tak keruan pun merupakan hasil hasutan eblis di tengah stres.
Ingin saya bertanya kepada seseorang bercelana khaki bersih, berkaos polo putih, memakai kopiah berenda putih-krem, baju hangat disampirkan di pundak, yang berjingkat di atas pelataran parkir basah bekas hujan agar sandal hotelnya tetap bersih.
Sayang saya tak kenal dia secara pribadi. Akan aneh jika tiba-tiba saya mengajukan pertanyaan tak penting seputar syaiton dalam hati kita.
“Orang itu kiai, penyair, dari Rembang. Dia mertuanya si…,” kata saya kepada anak saya.
23 Responses to Malaikat Buruk Rupa dan Iblis Rupawan
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012Ada saja cara membangun suasana spasial kedai agar tetamu mendapatkan kesan mendalam. Misalnya ala modiste, dengan mesin jahit dan baju baru terpajang. Lho, bukannya kalau kita bertandang dan makan di tempat tetangga atau saudara yang pe... […]postyorous menerous »»»
- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012
Cicitcuit!- @PamanTyo Paman, kenapa di Crome blognya paman contains malware ya? May 24, 2012 metropulutan (Kom. Bloger Salatiga)
- @memethmeong banyak hal nggak terduga kok tentang pakdhe @mbilung | @imanbr @ndorokakung @pamantyo May 23, 2012 mbakdos (Agatha N. Ardhiati)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Bahaya Kerja
January 3, 2008 by AntyoJANGAN MASUK SENDIRIAN.
Mungkin inilah yang namanya seni merawat warisan. Di Salatiga, PLN mengubah warna semua gardu ANIEM warisan Belanda sesuai identitas korporat. Boleh jadi agar sosok si gardu, sebagai tetenger (landmark), tetap kentara seiring kesesakan kota.
Seperti halnya di kota lain, gardu-gardu itu juga sudah mengalami gonta-ganti warna sesuai selera penguasa setrum lokal [...]
Recent Comments
Romi Julio Rahman» sangat memukau sekali artikel anda
Eka» Jadi inget waktu masih kecil.. =( Sekarang udah jarang banget perahu othok2 ini.. hiks hiks.. =(
MY.O.Bz» ayo kunjungi situs kami yg akan memberi segala informasi yg anda butuhkan.. blog terdasyat di tahun 2012… yg paling penting akan diajarkan bagaimana mencari uang dengan blogspot secara GRATIS!! sekali lagi GRATIS!! kunjungi dan buktikan situs kami.. anda bisa mencotoh bagaimana...
obat alami jantung» bagus sekali artikelnya pak , semoga artikelnya bermanfaat bagi semua orang dan berguna :) sukses selalu iyah pak .
motorselow» wah memang mereka kepalanya sudah dari batu. gitu juga hatinya. ngatasin nya ya dengan air dari kehangatan kita
Recent Trackbacks
- agcgoblog.info: Mainan Jadul,Perahu Kaleng Othok-othok
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





Sdr Rafki RS,
Yang namanya Iblis itu nyata, kalau anda sebagai seorang muslim,iblis pernah menampakan wujud aslinya didepan rasululah dan para sahabat.Seandainya tidak ada Rasul, tentunya para sahabat ketakutan dengan rupa iblis tersebut.
Juga didalam Alqur’an, diceritakan pembangkangan iblis terhadap perintah Allah yang langsung disampaikan oleh Allah karena kesombongan si Iblis tadi, dia merasa lebih hebat dari Adam, juga nilai ibadahnya sudah memenuhi ruang antara langit dan bumi, makanya dia sombong.
ada acara apa to paman?bingung..
Semacam pengutil penuh kejujuran ?
Rasanya yang seperti itu banyak di kantin sekolah saya. hanya saja kondisinya tidak seperti itu, memanfaatkan keadaan tatkala penuh sesak, dan tralala. :D
Beauty and the Beast. Yanag mana setan dan malaikat juga susah. Soale kadang berubah si buruk rupa menjadi guanteng dan baek lagi :-)
kalau iblis jelek mana mau manusia mengidolakannya pak de?
Waduh kalau ada setan cantik ya Red Devil namanya. hehehehe..
Waduh kalau saya sih nggak berani ngutik atau nyolong ditempat ramai begituan biar kata itu cd band fav saya.
Soalnya memang dari lahir bukan bawaan tukang ngutil sih.. lagian kasih karena ulah kita orang lain kena imbasnya disuruh mengganti barang yang kita ambil. kan kasian !
sendal jepit sajah suka ada yang ngembat di masjid…..
tapi paman gak tergoda kan?
:d
Menurut saya iblis dan malaikat itu cuma kiasan yang di sampaikan Tuhan untuk menggambarkan apa yang kita ada pada kita.
Iblis itu kiasan untuk nafsu dan malaikat itu kiasan untuk akal fikiran. Iblis sebenarnya bisa dikendalikan oleh malaikat jika si malaikat terus menerus dilatih untuk memperkuat diri. Tapi kebanyakkan dari kita terlalu memperturutkan kemauan sang iblis (nafsu) sehingga sang malaikat (akal) menjadi lemah.
So,iblis dan malaikat itu ada di diri kita masing-masing. Kitalah tuan dari keduanya.
sapa aja om. gus mus itu baik sekali lho. sudah biasa bertemu orang yang aneh-aneh, macam om ini lah :p
If angel is standing beside you, you have to choose whether to follow him or ignore him. Even if the devil’s not around. :P
Tetep aja pilihan yang menentukan seberapa benarnya jalan hidup manusia. Sotoy deh saya :D
Hmm godaan ada dimana-mana…. kalaupun pemilik tak tahu, Tuhan tetap tahu dan malaikat mencatat.
Kasihan ya pelayannya, jika dia yang kena sangsi harus membayar barang yang dicolong pencuri tadi….semoga pencurinya baca blog ini dan sadar kembali.
lha, iblis sekarang emang cantik. itu si “the devil wears prada”. bandingin sama malaikat-malaikat “hell’s angels” yang konon mau men-dor mick jagger, syereemm!
Lain kali kalo ketemu lagi ama orang-berkopiah-berenda-putih-krem bercelana-khaki-kemeja-putih-bersandal hotel yang bersih, yang ternyata adalah kyai-penyiar-dari-rembang yang mertuanya si Anu… segera baca mantra pengusir Iblis nan Rupawan aja paman…
Kalo Paman gak tahu mantranya, sini saya bilangin…
*komat-kamit melafalkan mantra pengusir setan rupawan* :D
wew.. godaan yang bener2 berat paman!!!
Mencuri walaupun hanya permen karet, kalau ketangkap akan ada di record seumur hidup. Tidak bisa dapat kerja bagus kalau ada yang memeriksa background check. Malu tujuh turunan. Tidak ada untungnya sama sekali.
Saya pernah melihat antrian panjang. Orang yang dibelakang sudah tidak sabar menunggu, lalu dia menyerobot langsung ke depan memberikan uang $5 dollar untuk permen karet yang hanya $1 dollar lalu langsung meninggalkan toko. Nah itu baru namanya mendapatkan layanan “premium”.
wah…keputusannya ada di Bpak, mo nyolong or….Kabuuurrr :)
bener paman. iblis penggoda jaman sekarang, biasanya rupawan atau rupawati. manis dan atau ganteng, dan yang enak-enak. itulah yang membuat orang tertarik dan kepincut.
paman, paskahan? saya mah pas-pasan saja…
pilihan kan tetep di tangan paman tho?
“Sayang saya tak kenal dia secara pribadi. Akan aneh jika tiba-tiba saya mengajukan pertanyaan tak penting seputar syaiton dalam hati kita…”
Saya bertanya-tanya dalam hati, andai paman jadi menemui orang itu dan bertanya soal iblis dan malaikat dalam hati, apakah orang itu akan cuek atau malah mengajak paman duduk ngobrol sambil menikmati wedang kopi dan sepotong serabi? Saya kira dia akan menjawab paman meski tanpa kopi, apalagi serabi.
Konon untuk menyampaikan soal itulah, antara lain, Tuhan mengutus rasul dan nabi. Dan, hampir pasti, penyair asal Jombang itu tentu pengikut setia sang nabi. Saya yakin, dia akan mnyediakan waktu mendiskusikan dengan paman topik penting tadi, meski misalnya datangnya kiamat kurang dari sehari.
Tetapi jika ternyata dia cuek aja waktu Paman tanyai, yach kesimpulannya hanya satu: saya keliru…
eh kalo malaikatnya malaikat maut, males ah. mending ikutan ndoyok sama para eblis itu, hehe.
wah tau gitu, saya titip Jack Johnson itu pada panjenengan ya…
malah poto2nya aja yang ada :|
lha waktu itu malaikat ndak mbisiki apa2 to pak?