Teroris Mendukung Cagub Jabar
IKLAN DUKUNGAN POLITIK, REZEKI BAGI MEDIA.

Te(r)rorist memasang iklan di halaman depan koran Galamedia. Isinya seruan, tepatnya “intruksi” (bukan instruksi) agar anggota memilih duo Da’i (Danny dan Iwan) dalam Pilgub Jabar.
Iklan itu tampaknya bukan semata seruan internal pengurus, melainkan bukti dukungan korps terhadap kandidat.
Siapa yang membayar pembelian ruang halaman, apakah si pemasang atau si kandidat, saya belum mencari tahu. Demikian pula siapa penanggung biaya iklan dukungan lainnya di koran-koran, misalnya yang menampilkan Solihin G.P. (Mang Ihin), bekas gubernur Jabar.

Mobilisasi dukungan itu biasa. Biasa melalui tokoh, bisa pula melalui organisasi. Ketika kita mengenal pilkada, yang menjadikan pemilih mencoblos langsung, maka mobilisasi lebih kentara.
Sebelumnya mobilisasi hanya melalui partai untuk pemilu, dalam hal ini Golkar, sekalian sebagai tangga ke karier politik.
Maka wajar saja jika dulu nyanyiannya sama: “Kami bukan onderbouw Golkar, tapi menyalurkan aspirasi politik kami ke…” Halah, gitulah pokoknya. Ujung-ujungnya fungsionaris organisasi jadi pengurus Golkar, kemudian jadi anggota DPR, dan seterusnya. Kaderisasi yang bagus sih, mempertipis kutu loncat dan anak kos partai. :D
Omong-omong soal iklan dukungan politik, itu juga berarti rezeki bagi media dan (mungkin) penyalurnya. Iklan ucapan selamat kepada bupati, walikota, dan gubernur baru, misalnya. Ada yang berupa iklan sporadis, ada pula yang rombongan dalam satu paket.
Siapa yang sebetulnya membayar? Hehehe…
20 Responses to Teroris Mendukung Cagub Jabar
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012Ada saja cara membangun suasana spasial kedai agar tetamu mendapatkan kesan mendalam. Misalnya ala modiste, dengan mesin jahit dan baju baru terpajang. Lho, bukannya kalau kita bertandang dan makan di tempat tetangga atau saudara yang pe... […]postyorous menerous »»»
- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012
Cicitcuit!- @PamanTyo Paman, kenapa di Crome blognya paman contains malware ya? May 24, 2012 metropulutan (Kom. Bloger Salatiga)
- @memethmeong banyak hal nggak terduga kok tentang pakdhe @mbilung | @imanbr @ndorokakung @pamantyo May 23, 2012 mbakdos (Agatha N. Ardhiati)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Kemesraan Sesama Pria
August 18, 2008 by AntyoMAKA ANAK-ANAK PUN BICARA TENTANG MUTILASI.
Selagi bersantap ringan sendirian sambil sesekali klak-klik laptop, lelaki itu dihampiri oleh pramusaji yang menyodorkan sebuah pesan. Oh, sebuah surat, ditulis pada bagian belakang nota pesanan makanan dan minuman. Isinya ajakan perkenalan. Lalu pramusaji itu, pemuda 21 tahunan, menjauh. Ketika dipanggil dan ditanya siapa si pengirim surat, maka [...]
Recent Comments
Romi Julio Rahman» sangat memukau sekali artikel anda
Eka» Jadi inget waktu masih kecil.. =( Sekarang udah jarang banget perahu othok2 ini.. hiks hiks.. =(
MY.O.Bz» ayo kunjungi situs kami yg akan memberi segala informasi yg anda butuhkan.. blog terdasyat di tahun 2012… yg paling penting akan diajarkan bagaimana mencari uang dengan blogspot secara GRATIS!! sekali lagi GRATIS!! kunjungi dan buktikan situs kami.. anda bisa mencotoh bagaimana...
obat alami jantung» bagus sekali artikelnya pak , semoga artikelnya bermanfaat bagi semua orang dan berguna :) sukses selalu iyah pak .
motorselow» wah memang mereka kepalanya sudah dari batu. gitu juga hatinya. ngatasin nya ya dengan air dari kehangatan kita
Recent Trackbacks
- agcgoblog.info: Mainan Jadul,Perahu Kaleng Othok-othok
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





TANDA TIDAK MAMPU, JATUHNYA IRI! KASIAN YA ORANG MCAM ITU
saya bos rongsok cibolerang mendukung penuh atas perjuangan Pak Tatan dalam memimpin terorist jabar… sukses selalu,, AllahuAkbar!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
galamedia koran apa tuh paman?
dipabrik saya byk orang2 yg bawa koran2 aneh, trus minta duit karena sudah memberitakan salah seorang juragan disitu :D
Rorongsokan? ada organisasinya? Weleh-weleh, apa cagub Dani-Iwan itu dianggap berasosiasi dengan barang rongsokan gitu ya? Ndak ngerti saya…
berarti calonnya itu rongsokan ya paman?
:D
aye pasti kagak milih siapa2.. lha kartu pemilih aja kagak kebagian. milih gubernur gombal surombal aja dah..
gimana kalo memasang iklan pilkada di blog? bloggernya bisa kaya ndak tuh, paman?
ada url-nya nggak paman? saya tanya mbah gugel, katanya salah ketik.
Pragmatis itu apa ya?
melarang (jangan) untuk tidak terpengaruh hal-hal pragmatis adalah sesuatu yang menarik dari iklan itu.
Andai para pemulung itu baca koran, andai mereka paham arti intruksi dan “jangan terpengaruh hal2 pragmatis”, apa lantas mereka bisa betul-betul bebas dari sikap pragmatis itu? Saya kira ada pradoks dalam intruksi itu.
Para pemulung hampir pasti tidak terdaftar sebagai pemilih di kota-kota besar Jabar, di mana mereka memulung. Kalau beruntung, mereka terdaftar sesuai KTP di desa masing-masing. Untuk nyoblos mereka harus pulang 1-2 hari ke desa. Mereka hrs bayar ongkos angkutan PP dan kehilangan penghasilan Rp 100 rb/hari, anggap saja totalnya Rp 250 rb/pemulung. Kalo ada 10.000 pemulung, TERORIST (atau siapalah)harus menyediakan dana Rp 2,5 m. Di sinilah paradoksnya, paman. Kalo Terorist membayari para pemulung Rp 250 rb/orang untuk nyoblos pada hari-H, maka intruksi “jangan bersikap pragmatis” justru malah tidak jalan.
Tetapi, yach, sudahlah. Iklan macam milik terorist ini memang selalu penuh paradoks.
dan sapa yang sebetulnya nrimo bayaran? :p
instruksinya ditujukan untuk kalangan pemulung dan pengumpul sampah daur ulang.
tapi apa mereka ngerti istilah ‘hal2 pragmatis’?
wong saya aja ndak mudeng
Hah capek ngeliatnya. Disfungsi organisasi tuh…jadi inget jaman nyokap saya waktu msh jadi PNS…disuruh milih Golkar….
Yang mbayar ya Da’i, Om…
Minta tulung liwat segelintir orang supaya temmpat si segelintir orang itu beraktivitas mendukung dirinya…
Ya, lumayan la..ada uang dukungan mengalir…
Yang mbayar siapa ? Tanyakan pada rumput yg bergoyang saja Paman…
Menurut isu yg beredar untuk periode berikutnya katanya Paman nyalon jadi Cagub JaBar…betul to Paman ? trus Cawagub-nya siapa…Ndorokakung po ?
(saya percaya je…soalnya duit Paman kan ndak “meteran” lagi tapi sudah “glondongan”….hehehe !)
Kaderisasi yang bagus sih, mempertipis kutu loncat dan anak kos partai. :D …..jd pengen katawa.
bukan saya pak de!…
hiks…moga² gak ada utang yang gak tau siapa yang harus mbayar aja..tukang sablon dah capek² e taunya gak dibayar karena si calon gak menang pilkadal
Intruksi Fungsionaris Terorist: agar anggota cari tahu siapa itu yg membayar biaya iklan/kampanye, agar Paman Tyo mempostingnya lebih lengkap!!!
Kita juga dukung Paman Tyo jadi Bupati Bekasi !!!
ttd
Amrozi (teroris)
pilkada(l): panen rejeki juga buat para pengrajin sablon dan tukang reklame