<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kecerdikan Pemerintah: Biarin Macet di Jalan, Sesak di Parkiran</title>
	<atom:link href="http://blogombal.org/2008/04/12/kecerdikan-pemerintah-biarin-macet-di-jalan-sesak-di-parkiran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogombal.org/2008/04/12/kecerdikan-pemerintah-biarin-macet-di-jalan-sesak-di-parkiran/</link>
	<description>catatan ringan angin-anginan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 May 2012 06:25:26 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: Norman Harsya</title>
		<link>http://blogombal.org/2008/04/12/kecerdikan-pemerintah-biarin-macet-di-jalan-sesak-di-parkiran/comment-page-2/#comment-278430</link>
		<dc:creator>Norman Harsya</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 02:25:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/2008/04/12/kecerdikan-pemerintah-biarin-macet-di-jalan-sesak-di-parkiran/#comment-278430</guid>
		<description>&quot;BERTEDUH. Namanya juga kehujanan, wajar kalau berteduh. Terowongan dan kolong jembatan bisa jadi pilihan.&quot;

Saya berharap jangan melegitimasi kesewenangan dengan alasan wajar berteduh kan hujan. Memang wajar berteduh, tapi kita kan manusia, bukan hewan, yang gak berakal. Kalo tahu musim hujan, ya siapkanlah jas hujan, kalo berteduh, ya jangan yang bikin macet. Yang sering kelihatan, motor berteduh di tengah jalan di bawah jembatan, gak cuma pegendaranya, maunya sama motor2nya berteduh. Kalo mau mikir, motornya parkir berderet di pinggir jalan, pengendaranya bisa berteduh di bawah jembatan, bukan di tengah jalannya. Yang selama ini kelihatan, motornya gak mau kehujanan juga, dibawalah dengan motor2nya ke bawah jembatan, kalo tempatnya sudah gak ada, makin ke tengah, akhirnya habis badan jalan, akhirnya mobil gak bisa lewat lagi. 
Jangan perbedaan rejeki dipake sebagai alasan kecemburuan, dengan meligitimasi kesewenangan. Betul mobil gak kehujanan, jadi bisa jalan terus, motor kehujanan, bisa terus kalo pake jas hujan, atau berhenti berteduh, tapi jangan menutup jalan, carilah cara yang seminimal mungkin bikin masalah baru. Tolong bersihkan hati dari kedengkian, belum tentu yang kaya itu dari hasil haram, dan belum tentu yang gak kaya itu juga hartanya bersih. Bisa jadi keadaan kita yang gak kaya ini justru kondisi terbaik yang diberi Tuhan pada kita. Mudah2an kalo kita mulai dengan ketulusan dalam hidup ini, gak ada lagi saling berprasangka buruk pada orang lain. Yang kaya akan welas asih pada yang miskin, yang miskin juga sayang pada yang kaya, yang menengah juga enak, gak disirikin yg miskin krn dianggap kaya dan gak dilecehkan yang kaya karena dianggap miskin. Kita kan manusia Pak, bukan hewan, mestinya kita tunjukkan dong kalo kita berakal. Saya sering heran jalam sekarang ini, baik kalangan kaya sampe miskin, benar2 dikuasai angkara murka. Kayaknya ini yang membuat kegelapan selimuti nurani. Jalam dulu banyak yang pada gak sekolah, tapi masih punya akal untuk mikir ana yang baik dan buruk. Jaman sekarang, meski sekolah tinggi, banya yang gak mampu bedain. Apa ini tanda2 jaman ya, tanda2 kepunahan sebuah bangsa?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;BERTEDUH. Namanya juga kehujanan, wajar kalau berteduh. Terowongan dan kolong jembatan bisa jadi pilihan.&#8221;</p>
<p>Saya berharap jangan melegitimasi kesewenangan dengan alasan wajar berteduh kan hujan. Memang wajar berteduh, tapi kita kan manusia, bukan hewan, yang gak berakal. Kalo tahu musim hujan, ya siapkanlah jas hujan, kalo berteduh, ya jangan yang bikin macet. Yang sering kelihatan, motor berteduh di tengah jalan di bawah jembatan, gak cuma pegendaranya, maunya sama motor2nya berteduh. Kalo mau mikir, motornya parkir berderet di pinggir jalan, pengendaranya bisa berteduh di bawah jembatan, bukan di tengah jalannya. Yang selama ini kelihatan, motornya gak mau kehujanan juga, dibawalah dengan motor2nya ke bawah jembatan, kalo tempatnya sudah gak ada, makin ke tengah, akhirnya habis badan jalan, akhirnya mobil gak bisa lewat lagi.<br />
Jangan perbedaan rejeki dipake sebagai alasan kecemburuan, dengan meligitimasi kesewenangan. Betul mobil gak kehujanan, jadi bisa jalan terus, motor kehujanan, bisa terus kalo pake jas hujan, atau berhenti berteduh, tapi jangan menutup jalan, carilah cara yang seminimal mungkin bikin masalah baru. Tolong bersihkan hati dari kedengkian, belum tentu yang kaya itu dari hasil haram, dan belum tentu yang gak kaya itu juga hartanya bersih. Bisa jadi keadaan kita yang gak kaya ini justru kondisi terbaik yang diberi Tuhan pada kita. Mudah2an kalo kita mulai dengan ketulusan dalam hidup ini, gak ada lagi saling berprasangka buruk pada orang lain. Yang kaya akan welas asih pada yang miskin, yang miskin juga sayang pada yang kaya, yang menengah juga enak, gak disirikin yg miskin krn dianggap kaya dan gak dilecehkan yang kaya karena dianggap miskin. Kita kan manusia Pak, bukan hewan, mestinya kita tunjukkan dong kalo kita berakal. Saya sering heran jalam sekarang ini, baik kalangan kaya sampe miskin, benar2 dikuasai angkara murka. Kayaknya ini yang membuat kegelapan selimuti nurani. Jalam dulu banyak yang pada gak sekolah, tapi masih punya akal untuk mikir ana yang baik dan buruk. Jaman sekarang, meski sekolah tinggi, banya yang gak mampu bedain. Apa ini tanda2 jaman ya, tanda2 kepunahan sebuah bangsa?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jessica</title>
		<link>http://blogombal.org/2008/04/12/kecerdikan-pemerintah-biarin-macet-di-jalan-sesak-di-parkiran/comment-page-2/#comment-209769</link>
		<dc:creator>jessica</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2008 08:31:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/2008/04/12/kecerdikan-pemerintah-biarin-macet-di-jalan-sesak-di-parkiran/#comment-209769</guid>
		<description>Seluruh siswi Santa Ursula tidak diizinkan membawa kendaraan sendiri ke sekolah, meskipun sudah punya SIM. Mobil2 yang membuat mace itu yang antar/ jemput. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Seluruh siswi Santa Ursula tidak diizinkan membawa kendaraan sendiri ke sekolah, meskipun sudah punya SIM. Mobil2 yang membuat mace itu yang antar/ jemput. :)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ebong</title>
		<link>http://blogombal.org/2008/04/12/kecerdikan-pemerintah-biarin-macet-di-jalan-sesak-di-parkiran/comment-page-2/#comment-166256</link>
		<dc:creator>ebong</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 03:23:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/2008/04/12/kecerdikan-pemerintah-biarin-macet-di-jalan-sesak-di-parkiran/#comment-166256</guid>
		<description>ya rame rame naik speda aja.
sdh panas, macet, jalannya berlubang.
Indonesia KU.
Coba tanya teman di pedesaan tentang jakarta. apa jawaban meraka.
Jakarta adalah.
1. Panas
2. Macet
3. Mahal
4. Sombong
5. Dan Noraaaaa
hahaha itu mah kata saya ya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ya rame rame naik speda aja.<br />
sdh panas, macet, jalannya berlubang.<br />
Indonesia KU.<br />
Coba tanya teman di pedesaan tentang jakarta. apa jawaban meraka.<br />
Jakarta adalah.<br />
1. Panas<br />
2. Macet<br />
3. Mahal<br />
4. Sombong<br />
5. Dan Noraaaaa<br />
hahaha itu mah kata saya ya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Eka Yudha P</title>
		<link>http://blogombal.org/2008/04/12/kecerdikan-pemerintah-biarin-macet-di-jalan-sesak-di-parkiran/comment-page-2/#comment-165312</link>
		<dc:creator>Eka Yudha P</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 10:29:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/2008/04/12/kecerdikan-pemerintah-biarin-macet-di-jalan-sesak-di-parkiran/#comment-165312</guid>
		<description>Paman, keponakanmu di Surabaya ini masih mesam mesem saja paman, hal seperti itu relatif tidak dijumpai di Surabaya, semoga ndak nular dech Paman.... Amin amin amin.. biar kebiasaan misuh Arek Suroboyo gak makin hebat lagee...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Paman, keponakanmu di Surabaya ini masih mesam mesem saja paman, hal seperti itu relatif tidak dijumpai di Surabaya, semoga ndak nular dech Paman&#8230;. Amin amin amin.. biar kebiasaan misuh Arek Suroboyo gak makin hebat lagee&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iwan Awaludin</title>
		<link>http://blogombal.org/2008/04/12/kecerdikan-pemerintah-biarin-macet-di-jalan-sesak-di-parkiran/comment-page-2/#comment-158541</link>
		<dc:creator>Iwan Awaludin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 07:28:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/2008/04/12/kecerdikan-pemerintah-biarin-macet-di-jalan-sesak-di-parkiran/#comment-158541</guid>
		<description>Makanya, biarin aja harga BBM naik 30%. Biar pada kapok punya mobil sendiri. Makin sedikit yang pengen pake mobil pribadi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Makanya, biarin aja harga BBM naik 30%. Biar pada kapok punya mobil sendiri. Makin sedikit yang pengen pake mobil pribadi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: akmal</title>
		<link>http://blogombal.org/2008/04/12/kecerdikan-pemerintah-biarin-macet-di-jalan-sesak-di-parkiran/comment-page-2/#comment-157820</link>
		<dc:creator>akmal</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 09:47:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/2008/04/12/kecerdikan-pemerintah-biarin-macet-di-jalan-sesak-di-parkiran/#comment-157820</guid>
		<description>kalo solusi dari kita masing-masing kanyaknya gak akan selesein masalah secara keseluruhan, yang ada paling mensiasati kondisi kemacetan yang makin menjadi2. Misalnya:
1. Gunakan kendaraan seperlunya (lah kalo perlunya tiap hari gimana?)
2. Berangkatlah sebelum jalan macet, kalo perlu mandi di kantor (jam berapa?)
3. Pelajari pola kemacetan, hindari melewati jalan berpotensi macet (emang ada jalan yang gak kena macet?)
4. dst. bisa diterusin.. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo solusi dari kita masing-masing kanyaknya gak akan selesein masalah secara keseluruhan, yang ada paling mensiasati kondisi kemacetan yang makin menjadi2. Misalnya:<br />
1. Gunakan kendaraan seperlunya (lah kalo perlunya tiap hari gimana?)<br />
2. Berangkatlah sebelum jalan macet, kalo perlu mandi di kantor (jam berapa?)<br />
3. Pelajari pola kemacetan, hindari melewati jalan berpotensi macet (emang ada jalan yang gak kena macet?)<br />
4. dst. bisa diterusin.. :)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fg</title>
		<link>http://blogombal.org/2008/04/12/kecerdikan-pemerintah-biarin-macet-di-jalan-sesak-di-parkiran/comment-page-2/#comment-152974</link>
		<dc:creator>fg</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 02:50:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/2008/04/12/kecerdikan-pemerintah-biarin-macet-di-jalan-sesak-di-parkiran/#comment-152974</guid>
		<description>kalo hujan yg lain neduh tapi saya babar blas, lepek bodo amat. kapan lagi ngerasain jalanan tanpa motor zigzag. ciprat-ciprat dikit dari mobil sebelah malah makin seru. :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo hujan yg lain neduh tapi saya babar blas, lepek bodo amat. kapan lagi ngerasain jalanan tanpa motor zigzag. ciprat-ciprat dikit dari mobil sebelah malah makin seru. :D</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: lina</title>
		<link>http://blogombal.org/2008/04/12/kecerdikan-pemerintah-biarin-macet-di-jalan-sesak-di-parkiran/comment-page-1/#comment-152408</link>
		<dc:creator>lina</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 04:47:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/2008/04/12/kecerdikan-pemerintah-biarin-macet-di-jalan-sesak-di-parkiran/#comment-152408</guid>
		<description>indonesia...indonesia..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>indonesia&#8230;indonesia..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: guntur</title>
		<link>http://blogombal.org/2008/04/12/kecerdikan-pemerintah-biarin-macet-di-jalan-sesak-di-parkiran/comment-page-1/#comment-150882</link>
		<dc:creator>guntur</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Apr 2008 13:23:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/2008/04/12/kecerdikan-pemerintah-biarin-macet-di-jalan-sesak-di-parkiran/#comment-150882</guid>
		<description>Hmm...ada benernya juga ya. Pemerintah sengaja membuat kondisinya seancur selebur semungkin supaya masyarakat bisa belajar dan mencari solusi sendiri alias swa-solusi.
Trus gunanya pemerintah apa donk? Memperkeruh suasana biar tambah ringsek sekalian dengan harapan swa-solusi terakselerasi.
Masa siy gitu? Hihihihi...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hmm&#8230;ada benernya juga ya. Pemerintah sengaja membuat kondisinya seancur selebur semungkin supaya masyarakat bisa belajar dan mencari solusi sendiri alias swa-solusi.<br />
Trus gunanya pemerintah apa donk? Memperkeruh suasana biar tambah ringsek sekalian dengan harapan swa-solusi terakselerasi.<br />
Masa siy gitu? Hihihihi&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: edratna</title>
		<link>http://blogombal.org/2008/04/12/kecerdikan-pemerintah-biarin-macet-di-jalan-sesak-di-parkiran/comment-page-1/#comment-150708</link>
		<dc:creator>edratna</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Apr 2008 23:17:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/2008/04/12/kecerdikan-pemerintah-biarin-macet-di-jalan-sesak-di-parkiran/#comment-150708</guid>
		<description>Benerin dulu fasilitas umumnya, baru naikkan tarif parkir, nanti yang punya mobil mikir untuk bawa mobil ke kantor.

Karena banyak sebetulnya, mobil cuma diparkir dari pagi sampai malam lagi saat si majikan pulang kantor. Tapi karena fasilitas umum kurang memadai, maka majikan tadi yg terpaksa bawa mobil terus.

Kalau perginya dekat-dekat (area Jkt Selatan), saya dan anak saya lebih suka naik taksi BB</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Benerin dulu fasilitas umumnya, baru naikkan tarif parkir, nanti yang punya mobil mikir untuk bawa mobil ke kantor.</p>
<p>Karena banyak sebetulnya, mobil cuma diparkir dari pagi sampai malam lagi saat si majikan pulang kantor. Tapi karena fasilitas umum kurang memadai, maka majikan tadi yg terpaksa bawa mobil terus.</p>
<p>Kalau perginya dekat-dekat (area Jkt Selatan), saya dan anak saya lebih suka naik taksi BB</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

