Anak Blog
paman tyo

PAMAN TYO. Antyo Rentjoko, Tyo, Masé. Ayah dari dua putri dan suami dari satu istri. Bermukim di Pondokgede, Jawa Barat. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tanpa mengenal tenggat. » KONTAK



berbagi





google
yahoo
bing

Payudara Blablabla

Sabtu, 12 April 2008 @ 11:06 | Selingan

MULAI ADA TESTIMONI YANG BER-”SAYA”.

iklan payudara diah permatasari

Nah, saya mulai saru? Terserah opini Anda. Payudara bisa menjadi obrolan saru tapi bisa juga jadi bincang sewajar anggota tubuh yang lain. Maka marilah kita mulai dari iklan ini. Modelnya Diah Permatasari.

Apanya yang menarik? Anda (pria) mau bilang, “Yang menarik itu ya, ehm…” Baiklah, saya tegaskan: yang menarik itu ya iklannya.

Sudah lama iklan-iklan tentang perawatan dan pembentukan payudara bertebaran. Biasanya iklan macam itu muncul melalui iklan kelas iklan kolom, dari salon resik di koran serius sampai segala ramuan ajaib padat janji pejal sugesti di koran ajaib.

iklan payudara diah permatasari

Iklan dari salon atau klinik kecantikan biasanya hanya merupakan satu dari sejumlah layanan. Sedangkan iklan “obat” (apanya yang sakit?), dari minyak sampai krim, biasanya tidak menampilkan testimoni dari orang yang bernama — terlepas dari nama tenar atau nama biasa.

Kalau pun ada foto, ya foto entah siapa. Jadi intinya adalah membicarakan “payudara Anda” (konsumen) dengan sugesti melalui payudara entah siapa.

iklan pelangsing badan dan pemontok payudara

Sekian lama hal itu berlangsung. Pembicaraan tentang payudara, bukan dalam konteks ASI dan pencegahan kanker, masih menyimpan kekikukan. Maklumlah, meski sama-sama anggota tubuh, penampilan keseharian payudara memang tak di luar seperti halnya tangan (siku) dan kaki (lutut).

Tentu tidak bisa gebyah uyah begitu saja. Ada soal konteks: tentang siapa oleh siapa, kapan dan di mana. Belasan tahun lalu ketika majalah Dewi menobatkan Tamara Blezinsky sebagai wanita berpayudara terindah toh tak ada gonjang-ganjing.

Ketika iklan salon-salon pelangsingan kelas mahal makin terasa seragam, hanya modelnya yang berbeda (tentu sesama seleb), maka penajaman pun diperlukan. Salah satu hasilnya adalah model dikesankan yang berbicara tentang “payudara saya”. Bukan payudara entah siapa.

Ada 34 komentar | trackback | Depan

ahmadsahidah

#34

efrientina | 26 03 2010 @ 11.57.29

Aku udah hampir satu tahun cobain, tetep aja rata gak ada perubahan.. Xixixixixi

Mmmmm gitu ya? :)
/tyo/


#33

racheedus | 29 03 2009 @ 13.03.57

Betul, Paman. Pencuri bagaimanapun pasti disalahkan, dalam keadaan apapun. Dalam hukum manapun, pencurian pasti dilarang. Tapi, jika pemilik rumah dengan sengaja membiarkan pintu rumahnya terbuka, sehingga sang pencuri masuk, orang-orang juga mungkin bilang, “Lagian, bego amat, sih, masak pintu rumah kok dibiarkan terbuka?! Jelas aja pencuri bisa masuk!”


#32

joe | 25 03 2009 @ 0.19.43

wah, gak ku-ku deh…


#31

racheedus | 24 03 2009 @ 23.36.37

Payudara indah adalah magnet yang sangat kuat untuk mengotori pikiran orang (lelaki). Juga merupakan daya dorong yang kuat bagi lelaki iseng yang berada di dekat perempuan berpayudara indah yang melambai-lambai untuk melemasnya (cedal mode on). Kayaknya perempuan yang berpayudara indah itu ingin menyampaikan kepada semua orang yang melihatnya, payudaraku indah dan kencang. Tapi, begitu ada lelaki iseng yang menyentuh si bukit kembar itu, perempuan pun berteriak: “Kurang ajar!” Tapi, sebenarnya, yang kurang ajar siapa, sih, Paman?

Hwaduh! Taruh kata seorang wanita memang bahagia dan bangga dengan payudaranya, apakah ada alasan bagi lelaki untuk menyentuhnya dalam situasi apapun di luar persetujuan si pemilik payudara?
/tyo/


#30

deni oktora | 13 03 2009 @ 7.40.35

oh…payudara…


#29

123 | 03 06 2008 @ 16.48.50

http://www.goldindonesia.com


#28

sickle knife | 30 05 2008 @ 7.23.08

kenaapa payudara berbentuk kaya gitu ya paman??

kenapa ga bentuknya kotak atau segitiga??


#27

teeeeeee | 19 05 2008 @ 14.28.40

kenapa perempuan ingin menjual dirinya sendiri sbg pelacur??


#26

zooooooo | 19 05 2008 @ 14.26.03

ibu temen saya beli BH yg harganya lebih dari kehormatannya


#25

zooooooo | 19 05 2008 @ 14.24.02

nanaonan maneh teh


#24

andra | 03 05 2008 @ 12.16.32

he…! memang yang satu ini membuat kita selalu kepingin… he…


#23

6118UCK | 29 04 2008 @ 15.05.58

Pernah saya pinjam BH istri saya trus saya tangkupin dipantat saya, kirain mirip ternyata tetep aja tidak menggugah selera hahaha…


#22

edratna | 18 04 2008 @ 6.20.06

Kayaknya iklan itu hanya laku dengan para seleb (artis) deh…itupun saya kira tak semua melakukannya.


#21

sluman slumun slamet | 18 04 2008 @ 0.21.44

mau buka bisnis baru ya paman? salon kemarin mau dikembangkan juga untuk terapi pengencangan payudara ya?
:d


#20

stey | 16 04 2008 @ 16.17.11

Kenapa Diah?
Karena cuma Diah Permatasari yang lagi ga ada job hari ketika iklan ini dibuat..:))


#19

andekhi | 16 04 2008 @ 9.24.40

kenapa diah permatasari yah?? tanya ken–napa…


#18

mas kopdang | 15 04 2008 @ 14.46.03

payu itu artinya laris..
dara itu artinya wadon..

jadi,
buat para gadis dan ibu-ibu yang masih ingin laris-manis maka indahkanlah payudara-nya..


#17

nonadita | 14 04 2008 @ 16.09.45

kenapa kalau target iklannya perempuan, jelas2 disebutkan nama organnya, ya payudara lah, vagina lah

tapi kalau target iklannya laki-laki, cuma disebut: pengobatan alat vital

jiyaahhh… jantung juga alat vital kalee!!


#16

aji | 14 04 2008 @ 11.33.09

payu dara?

manuk dara ne wes payu pakde?

hehehehehe


#15

masboi | 14 04 2008 @ 5.00.56

ada juga lagu padang yang ngetrend: ‘kutang barendo’. btw, BH (beha) itu kepanjangannya apa sih? btw, tampaknya secara tidak langsung paman (dan juga iklan ini) sedang menggalakkan ‘Kampanye ASI’ (Air Susu Itu).


#14

dhany | 14 04 2008 @ 2.49.37

lagu campursari yang lagi ngetrend judulnya “TALI KUTANG”
udah pernah denger..??


#13

lexi | 13 04 2008 @ 20.40.23

Orang selama ini salah kaprah, paman. Payudara itu sebetulnya khusus untuk perawan (dara). Kalau kayak Diah yang sudah punya anak dua, namanya payubunda. Kalau untuk Tamara yang udah cerai sama Rafly, namanya payujanda. Dan, maaf, kalau udah lanjut alias turun banget itu payunenek…


#12

kwak kwik kwek | 13 04 2008 @ 16.31.47

Ngomong-ngomong, kenapa organ yang dua itu dinamain payu dan dara ya Pamane?


#11

anno' | 13 04 2008 @ 11.24.56

gak cocok klo diah y…..wekekekke


#10

Amrul | 13 04 2008 @ 10.54.39

jadi harusnya….

payudara sapa yang di iklankan yah ??

hehehe…


#9

arya | 13 04 2008 @ 8.19.49

besok2 bahas ttg anggota tubuh laki2 yg sering dijadikan bahan promosi itu ya paman? tentunya yang ada kaitannya sama mak-mak erot. hehehe.
kan sama saja dgn payudara, itu bagian tubuh yg normal dimiliki setiap lelaki.


#8

nita | 13 04 2008 @ 0.09.00

vacum payudara? rada berdebu kali’ payudaranya jadi perlu dibersiin pakai vakum kliner:P


#7

Sampara | 12 04 2008 @ 22.33.18

Ngomong soal payudara iih gak ada habisnya. Tapi anggota tubuh wanita yang satu ini memang merupakan mahkota bagi wanita

Dari : http://www.sampara.com


#6

gambarpacul | 12 04 2008 @ 18.02.20

waaaaa……wedang bayiii!


#5

Blog Kenthir | 12 04 2008 @ 17.28.56

Payudara ?
Hmm…saya suka yang ukuran antara 36-40… (hihihi…)


#4

my_sayang | 12 04 2008 @ 15.42.54

Payudara dikaitin sama keindahan wanita… Payudara dikaitin sama agama musti di tutup rapet…Payudara dikaitin sama nafsu lelaki…
Padahal sebagai pemilik payudara, saya cuman berpikir Payudara idealnya harus sehat, jadi urusan indah, membangkitkan sahwat, dan agamis itu nomor keberapa gitu…. yg penting sehat.


#3

evelynpy | 12 04 2008 @ 12.04.39

Well nggak pernah percaya akan iklan begituan meski artis atau siapapun modelnya.
Masalahnya meski nantinya akan mengalami masa tua aku tetep bangga kok dengan apa yang dikasi sama yang diatas


#2

yus aja | 12 04 2008 @ 11.54.59

kenapa 2 benjolan milik perempuan itu diberi nama payudara? Payu = laku. Dara = sebangsa burung. Berarti payudara itu laku, laris, dan disuka para ‘burung’.


#1

احمد شهيدة | 12 04 2008 @ 11.15.54

Perempuan telah jadi korban dari kebebasan yang diperjuangkan oleh feminis. Coba kalau pake ‘kain’ penutup yang agak longgar, kan tidak perlu orang tahu ‘kelebihan’ perempuan.

Jadi, agama telah benar menyarankan agar tutup dadamu.