Sisir atawa Obat Ganteng
ANDA ATAU SUAMI ANDA JUGA BAWA?

Di atas sebuah Metromini yang melaju, sebuah sisir hijau pupus terloncat keluar dari saku pantalon hitam seorang pria. “Obat gantengnya jatuh, Mas!” kata si kernet. Penumpang lain menahan senyum.
Saya juga tersenyum. Tapi tiba-tiba saya hampir tertawa sendiri. Misalkan obat ganteng itu tercabut dari celana saya tentu lebih seru. Lebih menggemparkan daripada iklan bonus poin Telkomsel yang menggambarkan pria gundul mendapatkan hadiah sisir.
Sudah, sudah, nanti saja diteruskan. Saya tahu Anda ingin berpuas-puas menyalurkan hasrat sadistis (atas nama humor) dengan menyerang fisik orang lain. Tenang, ada kotak komentar. Tidak saya tutup kok. Saya tahu bagaimana memanjakan tabiat buruk Anda, dengan risiko saya dicap masokistis :D
Saya tak tahu seberapa banyak pria (berambut) yang selalu mengantongi sisir. Sekali lagi: mengantongi. Bukan membawa dalam tas.
Setiap kali ke kamar kecil gedung atau mal, selalu ada saja yang sedang asyik menyisir di depan cermin wastafel. Ada yang remaja, ada yang bangkotan. Tapi yang berambut ala Giring Nidji biasanya cuma menyisir dengan jari. Sedangkan yang dreadlock rastamania tak merapikan rambutnya (karena sudah rapi — sama dengan alasan orang pelontos).
Suatu kali seorang mbak tiba-tiba hilang selera ketika mengetahui idamannya selalu mengantongi sisir. “Jadul jayus,” katanya. “Najong,” kata temannya.
Lebih parah lagi, sebagaina pengantong sisir itu jarang membersihkan obat gantengnya. Berminyak, kehitaman, bau pula.
Boleh tahu apakah Anda (pertanyaan untuk pria), atau pasangan Anda (pertanyaan untuk wanita), masih mengantongi sisir? Bagaimana bentuknya, apa warnanya, bersihkah?
© Ilustrasi: thebodyshop.com
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Dering Telepon Landline February 10, 2012Suatu hari fixed-line kantor berdering berkali-kali. Mirip kantor betulan! Binis adalah krang-kring. Seperti dalam film lama. Tetapi kini orang kantoran makin sering berponsel. Langsung ke tujuan. Tarif lebih murah. Di rumah pun telepon kabel tak seaktif dulu. Selain untuk memesan gas dan air galonan, telepon untuk interlokal. Mungkin semakin jarang keluarga […]antyo
- Dering Telepon Landline February 10, 2012
Cicitcuit!- RT @cho_ro: Jadi social smoker itu karena gak ada obat mati gaya. masalahnya dari social smoker ke pecandu itu tinggal selangkah ~ @pamanTyo February 10, 2012 glennypy6 (Glenny Jonathan)
- RT @cho_ro: Jadi social smoker itu karena gak ada obat mati gaya. masalahnya dari social smoker ke pecandu itu tinggal selangkah ~ @pamanTyo February 10, 2012 hollowayzr4 (Holloway Wharton)
Recent Posts
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
- Salah Sendiri Kenapa Ndak Bisa Basa Énggris! :(
- Mencari Zebra di Zebra Cross
- Nyanyian dari Dapur
- Semangat Startup, Kelambanan si Mapan, Kebebalan Karyawan
- Apa Kabar Bloggers Indonesia?
- Masker Jakarta
- Pemomong Anak dan Keluarga Muda
- Blog Foto yang Bertutur
- Orang Tua Ngebom Tembok
Archives
Random Posts
5.039 Kotak Pos
February 11, 2008 by AntyoMESTINYA WARISAN KANTOR POS BERLANJUT KE BLOG.
Saat masih bocah di Salatiga, yang ketika itu cuma sembilan kelurahan, saya menganggap kotak pos itu keren, mencerminkan penyewanya terpelajar dan modern.
Siapa penyewanya? Orang-orang asing. Maka saya pun membayangkan kalau sudah besar akan menyewa kotak pos. Snobisme yang ndesit, memang. Sama snobnya dengan membayangkan punya “alamat [...]
Recent Comments
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
pasang iklan baris gratis tanpa daftar» artikelnya bagus,,,thank’ s ya , salam kenal & bai yang mau Pasang Iklan Baris Gratis | Pasang Iklan Online
Recent Trackbacks
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
- gak daftar, gak kursus, tapi dapat Sertifikat: Iwan Abdurrahman
- Kepingan Kakap Paling Pojok: Polisi Tidur
- NGENDONESIA: Yang Namanya Korupsi
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (132)
- Lihat Baca Dengar (87)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (398)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





Begini aja udah ganteng hehehe
keren…
Jadi inget komiknya Benny & Mice beberapa tahun lalu …
Obat ganteng buat kalangan bawah adalah sisir
Obat ganteng buat kalangan atas adalah handphone canggih *meskipun yang punya nggak bisa pake*
salam kenal,
saya punya tapi tidak dikantongi, tinggalkan saja dirumah, toh rambut panjangnya cuman 5 cm, hehehe
tapi “obat ganteng” itu tetap kotor dan bau, serta berminyak :-)
wakakakakaka. sejak SD sampai hari gini saya gak pernah sisiran. waktu SD di bilang sama guru saya ke sekolah gak mandi. sekarang mau sisiran di marahin istri. katanya nanti keritingnya rusak. jadi deh sisiran ala mas ganteng tahun 80-an, pake lima jari saja….
trembelane, mau ikut komentar sudah dapet nomer delapan puluh enam. macam antrian dokter kulit saja…
kalau mau masuk gedung tempat saya bekerja kan harus meliwati body scan dulu ya pakdhe, saya pernah melihat om om turun dari alphard dan menaruh isi kantung disebelah mesin scanner itu: handphone, dompet, dan… sisir!!
bubar dah karisma…
paman..kok pacar saya ga pernah sisir yah?duuhh..
Lho, saya malah sering ngingetin suwami agar tak lupa mengantongi sisir kalo ke kantor. Yg jadul saya dong? :P
Tanpa mengurangi rasa hormat sama pengantong sisir, saya beranggapan : Mit amit ah, najong :D …
*peace*
saya malah dikira duda kalo ngantongin yang begituan..
suami n abang saya plg anti sisir. Pagi aja sisiran. lucu jg liat cowok2 sukanya selipin tuh sisir di belakang saku, sengaja lagi dipamerin biar keliatan ujungnya..norak abis!
kuno tapi kata wong jowo ” ben stil kang “
cowok cowok begini saya mah sedia sisir trus kemana pergi. hehehe.. huhu..
selama rambut masih di kandung badan,
dan masih terletak di atas kepala (bukan di pangkal juluran kepala), maka sisir semestinya diperlakukan sebagaimana ekskutif membawa blackberry: Menambah percaya diri…
waaaaah….
saya juga nyisir mulu, terutama kalo rambut lagi acak2an (ya iyalah!)
dan hasilnya…muka saya pun nambah ganteng :D
tak semua orang merasa dirinnya ganteng…
contohnya saya…