Hemat Energi (Kalau Bayar Sendiri)
LEBIH KUAT MANA: KAMPANYE ATAU MENGALAMI SENDIRI?

Hemat energi, hemat biaya. Itu kata kampanye. Semua orang mengamini dalam lingkup pengetahuan umum. Soal praktik, itu lain perkara. Lha iya, wong bergantung pada siapa yang menanggung biaya.
Seorang suami selama bertahun-tahun berkewajiban membayar biaya air minum, telepon, dan listrik. Keluhan bahwa tagihan cenderung naik, bukan hanya karena tarif tetapi juga konsumsi di keluarganya, selalu ditanggapi si nyonya dengan, “Oh ya? Masa sih, Pa? Habis gimana lagi dong, Pa…”
Suatu kali sang suami disekolahkan ke negeri lain. Segala tagihan rutin diurus nyonya. Konsumsi telepon dan terutama listrik turun, tinggal 70 persen dari biasanya.
Tanggapan suami ketika dilapori istri — dengan menirukan “Oh ya? Masa sih, Ma?” — berbuah cubitan karena dianggap meledek.
Ada cerita lain. Di sebuah perusahaan, seorang kepala unit yang beberapa kali pindah lokasi gedung dianggap rewel oleh bagian teknik. Penyebabnya, dia selalu minta penambahan saklar.
Dengan begitu, lampu di ruang rapat yang tak terpakai, dan juga di ruang lain, dapat dipadamkan. Sebelumnya semua panel saklar ditaruh terpusat. Dua meja butuh terang, yang menyala seluruh ruang.
Tak pernah terukur seberapa banyak penghematan yang telah dicapai, karena tagihan setiap bulan tetap, angkanya konstan, ditentukan oleh anggaran tahunan.
Mas Tespen Bawatang bilang, “Buat apa kita irit tapi selisih hasil penghematan nggak jadi duit buat kita?”
Mestinya dia menanya bagian keuangan, supaya tahu bahwa bonus dan THR lancar karena penghematan. :D
Mas Karyawanto Sesukahati bilang, “Mau boros mau ngirit, tagihan juga tetap, lagian bukan kita yang bayar kan, Bos?”
Kalau mendengar itu, orang keuangan mungkin akan bilang, “Mulai besok gaji sampeyan dipotong buat bayar listrik. Mau?” Lha iyalah, lebih gampang menyunat gaji ketimbang kasih kompensasi.
Maka lihatlah, yang namanya penghematan hanya kentara kalau ada kampanye dan imbauan — apalagi ada rencana pengawas konsumsi energi di setiap instansi.
Setelah itu semuanya kembali kepada kebiasaan. Kalau merasa tak ikut bayar, buat apa mematikan lampu dan AC yang tak terpakai?
Tapi Mas Opisboi sebuah kantor pernah kebablasan. Setiap menjelang pulang dan mengunci kantor dia cabut colokan kulkas dan dispenser, lalu mematikan AC di ruang dokumentasi foto (plus server).
Bukan salah dia. Tak ada prajurit bodoh, begitu kabar dari tangsi. Yang ada hanyalah komandan yang bego.
Sang komandan pun membela diri, “Bukan bego! Kurang ajar kamu ya! Cuma nggak sempet aja ngurusin remeh-temeh gituan. Tau?”

© Foto gerobak: entah. | © Foto meteran listrik: blogombal.org
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Komedi Senayan Tengah Malam February 4, 2012Berita paling konyol pekan ini: pemasangan 177 kursi (@ Rp 24 juta) dalam ruang rapat senilai Rp 20 miliar milik Banggar DPR dilakuan menjelang pergantian hari hingga dini hari dengan pengamanan ekstra. Setiap kursi baru masuk, sehingga pintu harus dibuka, lampu ruang sudah padam. Artinya para politisi dan birokrat di DPR itu masih punya rasa […]antyo
- Komedi Senayan Tengah Malam February 4, 2012
Cicitcuit!- Five Roles of An Online Investigation Team » http://t.co/6VFaC7wO | cc: @hedi @PamanTyo @orsuy @ndorokakung February 4, 2012 bangaip (Syarief Hidayatullah)
- @leksa @pamantyo kebanyakan yg belanja org2 yg jualan makanan sekitar mega kuningan. asal tegal, purwokerto sama kuningan :D February 4, 2012 aralle (alle)
Recent Posts
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
- Salah Sendiri Kenapa Ndak Bisa Basa Énggris! :(
- Mencari Zebra di Zebra Cross
- Nyanyian dari Dapur
- Semangat Startup, Kelambanan si Mapan, Kebebalan Karyawan
- Apa Kabar Bloggers Indonesia?
- Masker Jakarta
- Pemomong Anak dan Keluarga Muda
- Blog Foto yang Bertutur
- Orang Tua Ngebom Tembok
- Nasib Koran dan Penjajanya
Archives
Random Posts
Ketika “Lancar” Terpasang, Kemacetan pun Datang
March 31, 2008 by AntyoSISTEM INFORMASI LALIN DI REPUBLIK KEBATINAN.
Saat menyalip sebuah mobil, ekor pandangan mata kiri saya menangkap petugas jalan tol sedang memasang tulisan “Lancar” di tepi jalan.
Isian itu seperti kotak info kantor pemerintah: “Kepala Dinas | Ada”. Kalau diubah menjadi “Kepala Dinas | Amrin Membolos”. Ya, serupa papan daftar nomor nyanyian dan ayat [...]
Recent Comments
Fauzi Enigma Web» waduh. miris. budaya “sebagian̶ 1; masyarakat yang serba instan. pengen ini pengen itu tapi tidak mau menanggung bebannya. Sedih melihat orang-orang seperti itu
Fauzi Enigma Web» Ampun. seumur-umur gue ga pernah milih. Dari gw mulai dapet KTP sampai nyaris kepala 3 ini. Dan kayaknya gak bakalan kalau para pemimpin kita masih sibuk mengurusi perut dan nafsunnya ketimbang memihak rakyat. mbuh
wafaa» kalau bingung gak usah milih :D
vhyan» kllo syya sii pillih yg adill dan jujur sajja.. hehe..
Alex» Rekam jejaknya juga selama ini bertabur-tabur, Paman. Bersama kawan-kawan kami pernah coba bikin blog mulut pejabat dengan iktikad merekam jejak mereka yang sedang menjabat, untuk arsip jika kelak mereka mau naik lagi. Tapi ya susah. Hehe. Yang terlibat sedikit masih. Sistemnya sederhana:...
Recent Trackbacks
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
- gak daftar, gak kursus, tapi dapat Sertifikat: Iwan Abdurrahman
- Kepingan Kakap Paling Pojok: Polisi Tidur
- NGENDONESIA: Yang Namanya Korupsi
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (132)
- Lihat Baca Dengar (86)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (398)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





Coba cek ini deh, apakah kita sudah hemat energi juga?
salam kenal
wah asik pak, tulisan bapak serius tapi mengundang tawa, gampang dicerna
kalau berkenan mampir ke blog saya
http://lentrasystems.blogspot.com/
salam
—
Mengundang tawa? Duh. :D
/tyo/
keren nih pak tulisan. emang sih upaya paling gampang dilakukan ya berhemat. dari diri sendiri tentunya. mengubah kebiasaan salah satunya. dan itu yg paling sulit dilakukan sepertinya, karena kita sudah biasa begitu, jadi kalau mesti begini ya sulit lah.
capjay deh..
Saving energy, saving money.
Jika dilakukan terhadap steam system yg umumnya byk kebocoran brp byk uang yg bs dihemat. Sy tahu caranya…
Peluang Karir “Study Potensi Energi”
Salam kenal semuanya…
Barangkali ada yang berminat.. saya informasikan peluang karir di Perusahaan Konsultan untuk semua group member disini terutama yang Ahli atau lulusan bidang Energi / Mekanikal atau yang relevant termasuk Konversi Energi, Perencanaan energi, Pembangkit Tenaga Listrik, Sistem tenaga Listrik. Kebetulan saya dimintai tolong untuk mencari & mengkoordinir tenaga kerja seperti yang saya sebutkan diatas. Bagi yang beminat silahkan kirim data-data yg diperlukan ke n.mydata@gmail.com sebagai berikut :
CV, Copy Ijazah (S1), SKA/Sertifikat Keahlian (diutamakan), Copy KTP, NPWP (jika ada)
Segera akan saya daftarkan..
“hemat energi, hemat biaya”
“hemat biaya, ga usah pake apa2″
kyknya jargon ini yng harusnya di terapkan di indonesia…he..he..salam kenal
Ya…hemat lagi…hemat lagi…
dah susah suruh berhemat….gak disuruh aja sudah hemaat….
Nih gratis…Rahasia meninggikan badan…
- gratis akses internet…
http://www.tiphit.wordpress.com
Ada desa yg sudah mandiri energi di dekat Parungkuda Sukabumi. Masyarakat menggunakan kincir air sederhana untuk membangkitkan listrik untuk keperluan sehari-hari. Ini terjadi karena listrik PLN belum masuk ke desa tsb. Mungkin karena infrastruktur belum memungkinkan, jadi tiang2 PLN belum bisa dipasang.
Karena pada ulangtahun ke-75 nanti PLN akan menjadikan 100% Indonesia teraliri listrik, maka desa mandiri energi tersebut dipaksa untuk memakai listrik PLN. Inisiatif warga yg menggunakan listrik murah, hemat, dan ramah lingkungan tsb harus dimusnahkan dulu demi suatu ambisi. Belum lagi beban puncak pemakaian listrik yg akan semakin berat.
Artikel di blog ini sangat bagus dan berguna bagi para pembaca. Agar lebih populer, Anda bisa mempromosikan artikel Anda di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. Telah tersediaa plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
http://www.infogue.com
http://energi.infogue.com/hemat_energi_kalau_bayar_sendiri_
koq bisa meteran listrik baris gitu ya paman? baru liat
kesian sapinya :(