MEMIRIPKAN DIRI ITU JUGA KREATIF LHO.

Iklan Blue Bird di The Jakarta Post ini mungkin ditujukan untuk ekspatriat dan turis asing. Intinya jangan sampai keliru. Jangan asal biru.

Hak Blue Bird untuk melakukan itu. Bahwa ada kompetitor yang akan tersengat maka urusannya silakan diperpanjang sampai pengadilan, sambil masing-masing mengerahkan opini publik.

Bisa saja ada wilayah abu-abu yang padat debat. Misalnya warna biru tidak bisa monopoli. Mahkota (lampu di atas atap mobil) toh tidak mirip seratus persen.

Mungkin bagi si pemirip soalnya adalah ini: “Salah sendiri kenapa mata sampeyan itu rabun, dari jarak dua ratus meter, malem-malem, ndak bisa membedakan merek taksi.” Mirip pemelesetan merek untuk parodi. Sama-sama berniat mengecoh, hanya beda di kandungan guyon. Tapi sama-sama mengecoh, argo kuda jelas kriminal.

Soal mirip-miripan ini sudah lama. Mungkin sudah sepuluh tahun President Taxi berganti nama Prestasi dan mengubah warna merah dan jingga (atau kuning tua?) ke biru.

Itulah sebabnya saya menghargai perusahaan taksi yang berani beda dalam mewajahi armadanya. Misalnya TaxiCab (lho nama kok dobel?) yang secara visual seperti paduan Lipton Tea dan taksi (luar) nagri.

Begitu pula dengan Express yang berani berputih diri. Hal serupa berlaku untuk TransCab yang berkuning mangga dengan sajian TV di dalam.

Sayang belum ada taksi yang mau memiripkan diri dengan Silver Bird. Coba kalau ada, dengan Mercy betulan yang sekelas, bertarif lama pula, kayaknya bukan masalah.

Memiripkan diri dalam hal logo dan sejenisnya itu kreatif atau tidak?

Bisa juga kreatif, dalam arti daripada repot mendingan menumpang merek lain yang lebih mapan.

Maka di luar urusan taksi, Bakpia Pathuk 75 akhirnya berganti logo. Sejauh saya tahu belum ada kompetitor yang mengekor.

Bagaimana dengan Dagadu? Ini sih keterlaluan. Versi palsunya ada di mana-mana, bahkan dengan logo versi lama pun berani. Kilah pembajak, kabarnya, justru bermula dari penghargaan: Dagadu Djokja itu mirip gudeg yogya atau bakpia Pathuk. Kebanggaan kota dan warganya. Siapa pun boleh bikin.

Perkara beginian bisa dibawa-bawa ke urusan “hak orang kecil untuk mencari nafkah”. Maka suatu hari ketika Dagadu melambungkan balon promosi di atas Malioboro Mall, balon itu mengempis. Kabarnya ditembus pelor senapan angin.

Tagged with:
 

22 Responses to Buru Biru bukan Baru

  1. emyou INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    Saya perna dikasi tau sala satu sopir senior di Blue Bird (di tanda pengenalnya ada dua bintang di atas foto), kalo uda terlanjur salah panggil taksi, dikira blue bird ternyata tipuan, bilang aja mo bayar pake voucher. Karena cuma Blue bird group yang nerima voucher. Calon penumpang gak merasa tertipu, si sopir taksi tiruan pun gak bisa ngamuk coz emang dia ga bisa dibayar pake voucher.

  2. Brahmasta INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    Ada banyak jalan melakukan pembenaran..

  3. bubba UNITED STATES Internet Explorer Windows says:

    mustinya headline iklannya diganti, “not all tarif lama is actually tarif lama”

    soalnya sering kejadian naik tarif lama tapi bayar harga blue bird

    diambu!

  4. K'ndie INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    Kreatif bisa jadi dalam mengakali pasar, Paman.. Tapi bukan berarti berani menghadapi pasar (dlm kasus ini). Akhirnya kadang pasar yang jadi korban.

    Maafkan daku yang bergombal dengan Silly tentang Paman. :D

    Salam kenal Paman!

  5. Sigit SINGAPORE Mozilla Firefox Mac OS says:

    Nggak cuma warnanya, tapi font-nya juga sama terkadang.

  6. andra INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    kreatif, tapi nggak produktif..

    dan..

    saya jarang2 naek taksi..

  7. dwee INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    sama kayak di kompas minggu…

    kenapa ga naik dian? sapa tau ketemu farhan… :)
    gara2 ada acara taxi celebrity, eh…keluar juga taxi yang pake nama celebrity….

  8. edratna INDONESIA Mozilla SeaMonkey Windows says:

    Memang repot, di Jakarta banyak taksi berseliweran, tapi tak semua taksi nyaman dan aman.

  9. Taufik INDONESIA Netscape Navigator Mac OS says:

    menariknya di jakarta, istilah “taksi” pelan2 sudah mulai berubah menjadi “blue bird” seperti halnya pasta gigi menjadi “odol” atau “pepsodent”.

  10. dhany INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    produk yang mirip-2 tak hanya di rokok ya…??

  11. Kardjo INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    Beware! Tidak semua blogger gundul
    Beware! Tidak semua orang gundul menjadi blogger

    nuhuunn….

  12. Abihaha INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    kan bisnis endonesa sekarang dengan filosofi sopir angkot.
    Boleh menggak-menggok, rem, brenti, srempet, setor upeti, terobos rambu, poko’e semua yang sa’penak udel dll. Yang penting (merasa) halal.
    Wong nggak nyolong, nggak ngerampok, nggak mateni, nggak wadon, nggak korupsi dan nggak-nggak lainnya yang dimaknai denotatif thok.

  13. Pitra INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    yang paling sering menipu ya Indo Taksi itu.. asli dari jauh mirip. sampe logonya pun kalo dari jauh nggak keliatan berbeda dgn Blue Bird.

  14. lexi INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    Usul untuk kompetitor taksi blue bird supaya bikin iklan tandingan. Teks iklannya kira-kira begini: TETANGGA SEBELAH RIBET SOAL WARNA MULU. KAMI MEMBERI JAMINAN RASA AMAN, NYAMAN DAN MURAH!

  15. Rafki RS UNITED KINGDOM Mozilla Firefox Windows says:

    Kalau ada yang niru-niru (follower) itu merupakan bukti si burung biru betul-betul sudah jadi pemimpin. Tapi di mana letak kreatifitas si follower?

  16. mpokb INDONESIA Opera Windows says:

    mana yg perlu dikoreksi? pemasang atau perancang iklan? imho, nggak ada taksi yg benar2 bagus. sopir blue bird juga banyak yg nggak becus. ada yg melakukan pelecehan seksual verbal pada penumpang perempuan, ada juga yg nggak tahu jalan, bolak-balik tanya ke penumpang. seleksinya gimana sih?

  17. yuki tobing HUNGARY Mozilla Firefox Windows says:

    Lucu, haha, lagian kenapa juga semua pake biru coba. Setuju ama Dony, patenkan warnanya. :lol:

  18. Affan INDONESIA Flock Windows says:

    Taksi favorit saya di jkt sekarang bukan Blue Bird, tapi Express! Karena punya fitur yang bernama “Tarif Lama” :) Taksi2 lain yang punya fitur serupa saya juga suka. Enak sih enak naik Blue Bird, cuma begitu mbayar argo nya itu yang agak2 gimana…

  19. Dony INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    Mungkin Blue Bird bisa mempatenkan warna birunya, lengkap dengan distribusi warna dari masing2 CMYK, hehe.
    Btw, kenapa ya taksi di Amrik warnanya kuning?

  20. Layaknya gudang gambar, dji sam sam gitu ya paman. Tp saya lebih suka dengan dagathel (dagadu), diadobol (diadora) dan adundas (adidas). Kreatip abis.
    Url saya sengaja lho paman, biar dapat kawos. :d

  21. Layaknya gudang gambar, dji sam sam gitu ya paman. Tp saya lebih suka dengan dagathel (dagadu), diadobol (diadora) dan adundas (adidas). Kreatip abis.

  22. Tedy INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    tadi pagi di Kompas juga ada tuh iklan Bluebird yang serupa. Gerah juga rupanya Bluebird banyak dibajak ciri khasnya sama operator lain. Biasanya saya kalau malam di jalan nyegat taksi juga sering hampir salah panggil taksi. makanya saya lebih senang telepon pesan taksi daripada salah nyegat taksi di pinggir jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.